Jumat, 30 Oktober 2026
06:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Demokrasi deliberatif

Demokrasi deliberatif

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
250px-Rally_to_Restore_Sanity-_Deliberative_Democracy_Now%21_%285130166257%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Demokrasi deliberatif merupakan bentuk demokrasi yang menekankan proses diskusi, pertukaran gagasan, dan pertimbangan bersama oleh masyarakat sebelum mencapai keputusan politik. Foto ini menampilkan Rally to Restore Sanity and/or Fear, sebuah demontrasi politik di Amerika Serikat yang mengangkat tema demokrasi dan partisipasi masyarakat. Foto tersebut dibuat oleh Ryan Dimma dari Occoquan, Amerika Serikat.

Demokrasi permusyawaratan, demokrasi deliberatif, atau demokrasi diskursif adalah ragam demokrasi yang menjadikan deliberasi sebagai elemen utama dalam proses pengambilan keputusan. Dalam sistem ini, legitimasi undang-undang bukan berasal dari pemungutan suara, tetapi dari deliberasi yang dilakukan secara bebas tanpa tekanan dari pihak lain. Apabila pengambil keputusan tidak dapat mencapai kesepakatan, pemungutan suara dapat dilaksanakan.

Istilah "demokrasi deliberatif" pertama kali dicetuskan oleh Joseph M. Bessette dalam karyanya yang diterbitkan pada tahun 1980, Deliberative Democracy: The Majority Principle in Republican Government.[1]

Referensi

  1. ↑ Folami, Akilah N. (2013). "Using the Press Clause to Amplify Civic Discourse beyond Mere Opinion Sharing" (PDF). Temple Law Review. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 23 Oktober 2014. Diakses tanggal 23 Oktober 2014.

Bacaan lanjut

  • Landemore, HÉLÈNE (2017). "Deliberative Democracy as Open, Not ( Just) Representative Democracy". Dædalus, the Journal of the American Academy of Arts & Sciences.
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan