Minggu, 20 September 2026
21:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Oligarki

bentuk pemerintahan dikendalikan kekuasaan hukum dengan bantuan sekelompok oknum kecil maupun individu, keluarga, golongan elit, dan lain-lainnya

Oligarki adalah bentuk pemerintahan di mana kekuasaan politik dan ekonomi dikendalikan oleh sekelompok kecil individu atau golongan elit. Istilah "oligarki" berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu "oligos" yang berarti "sedikit" dan "arkhein" yang berarti "memerintah".[1][2][3] Dalam konteks modern, oligarki sering merujuk pada penguasaan oleh sekelompok kecil orang atau entitas yang memiliki kekuatan signifikan atas sumber daya, ekonomi, dan kebijakan negara.

Sejarah

Konsep oligarki pertama kali dijelaskan oleh filsuf Yunani, Aristoteles, dalam karyanya "Politika". Ia membedakan antara oligarki, monarki (kekuasaan satu orang), dan demokrasi (kekuasaan rakyat).[4] Menurut Aristoteles, oligarki terjadi ketika kekuasaan dijalankan oleh kelompok kecil yang memerintah demi kepentingan pribadi mereka, bukan demi kepentingan masyarakat luas.

Di berbagai belahan dunia, bentuk oligarki dapat ditemukan di berbagai periode sejarah. Di Athena kuno, misalnya, kekuasaan sering kali berada di tangan segelintir elit yang kaya. Begitu juga dengan Kekaisaran Romawi yang dalam banyak hal dikuasai oleh keluarga-keluarga bangsawan yang berpengaruh.

Ciri-ciri

Oligarki dapat dikenali melalui beberapa ciri umum, antara lain:

  1. Kekuasaan Terkonsentrasi: Kekuasaan politik dan ekonomi hanya dipegang oleh sekelompok kecil orang yang memiliki pengaruh besar.
  2. Kesenjangan Sosial: Oligarki sering kali menimbulkan atau memperparah kesenjangan ekonomi dan sosial dalam masyarakat, di mana kekayaan dan pengaruh lebih banyak terpusat pada kelompok elit.
  3. Kepentingan Pribadi: Para oligark sering menggunakan kekuasaan mereka untuk melindungi dan memperluas kepentingan pribadi atau golongan mereka, bukan untuk kesejahteraan umum.
  4. Korupsi: Sistem oligarki sering kali rentan terhadap korupsi, di mana kekuasaan dan kekayaan disalahgunakan untuk keuntungan pribadi.

Oligarki dalam Perspektif Politik dan Ekonomi

Oligarki sering kali dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Dalam sistem demokrasi, kekuasaan seharusnya dibagi secara lebih merata dan setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara untuk memengaruhi kebijakan. Namun, dalam oligarki, hanya segelintir orang yang memiliki kendali nyata atas pemerintahan, sering kali melalui cara-cara yang tidak transparan.

Dalam ekonomi, oligarki sering dikaitkan dengan kapitalisme kroni, di mana individu-individu kaya dan berkuasa menggunakan hubungan pribadi dan politik mereka untuk mendapatkan keuntungan bisnis, memperlemah persaingan, dan mengendalikan pasar.

Contoh Oligarki dalam Sejarah dan Dunia Modern

Oligarki dapat ditemukan di berbagai negara dan periode sejarah, baik dalam konteks pemerintahan, ekonomi, maupun politik:

  • Athena Kuno: Meskipun dikenal sebagai pelopor demokrasi, Athena pada beberapa periode berada di bawah kekuasaan oligarki, di mana segelintir elit yang kaya mendominasi kebijakan negara.
  • Republik Venesia: Pada masa kejayaannya, Venesia dikuasai oleh keluarga-keluarga bangsawan yang memiliki kekuasaan besar dalam pemerintahan dan perdagangan.
  • Rusia: Pada era pasca-Uni Soviet, Rusia mengalami fenomena oligarki, di mana segelintir individu kaya mengendalikan sebagian besar kekayaan dan sumber daya negara. Oligark-oligark Rusia sering kali memiliki hubungan erat dengan pemerintahan dan menggunakan pengaruh mereka untuk mempertahankan kekuasaan ekonomi dan politik.
  • Amerika Serikat: Meskipun AS dikenal sebagai negara demokrasi, beberapa kritikus berpendapat bahwa sistem politik dan ekonomi di AS memperlihatkan ciri-ciri oligarki, terutama dengan pengaruh besar yang dimiliki oleh korporasi dan individu kaya dalam proses politik.
  • Indonesia: Sembilan Naga

Lihat pula

Referensi

  1. "ὀλίγος", Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek-English Lexicon, on Perseus Digital Library
  2. "ἄρχω", Liddell/Scott.
  3. "ὀλιγαρχία". Liddell/Scott.
  4. Winters (2011) p. 26-28. "Aristotle writes that 'oligarchy is when men of property have the government in their hands... wherever men rule by reason of their wealth, whether they be few or many, that is an oligarchy, and where the poor rule, that is a democracy'."

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Lihat entri oligarchy di kamus bebas Wikikamus.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Oligarchy.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan