Sabtu, 03 Oktober 2026
22:45 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Batu kendan

Batu kendan

batu bagus momen

Bagikan:
Batu kendan
250px-ObsidianOregon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batu kendan yang ditemukan di Oregon
Umum
KategoriMineral
Identifikasi
Kekerasan skala Mohs5–6[1]

Batu kendan[2] atau batu kaca[3] (bahasa Inggris:obsidian) adalah kaca vulkanik alami yang berupa batuan beku ekstrusif.[4][5] Batu kendan terbentuk dari ekstrusi lava felsik yang mendingin cepat tanpa bertumbuhnya hablur.

Kaca vulkanik ini dimanfaatkan sebagai alat pemotong pada zaman dahulu dan pisau bedah pada zaman modern.[6][7][8] Obsidian juga memiliki fungsi ornamental dan sebagai batu permata.[9]

Referensi

  1. ↑ Peter Roger Stuart Moorey (1999). Ancient mesopotamian materials and industries: the archaeological evidence. Eisenbrauns. hlm. 108–. ISBN 978-1-57506-042-2.
  2. ↑ Stevens, Alan M.; Tellings, A. Ed Schmidgall (2004). A Comprehensive Indonesian-English Dictionary (dalam bahasa Inggris). Ohio University Press. ISBN 978-0-8214-1584-9.
  3. ↑ Stevens, Alan M.; Tellings, A. Ed Schmidgall (2004). A Comprehensive Indonesian-English Dictionary (dalam bahasa Inggris). Ohio University Press. ISBN 978-0-8214-1584-9.
  4. ↑ Rafferty, John P. (Agustus 2011). Rocks. The Rosen Publishing Group. hlm. 97–. ISBN 978-1-61530-492-9.
  5. ↑ I-science I' 2006 Ed. Rex Bookstore, Inc. pp. 127–. ISBN978-971-23-4399-5.
  6. ↑ Brian Cotterell; Johan Kamminga (1992). Mechanics of pre-industrial technology: an introduction to the mechanics of ancient and traditional material culture. Cambridge University Press. hlm. 127–. ISBN 978-0-521-42871-2.
  7. ↑ David Wescott (1999). Primitive Technology: A Book of Earth Skills.
  8. ↑ Supplier of modern obsidian surgical scalpels with information on use
  9. ↑ Manutchehr-Danai, Mohsen (9 Maret 2013). Dictionary of Gems and Gemology (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. ISBN 9783662042885.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Obsidian.
Bentuk
Pembuatan
Orang
Proses
Alat
Bahan
Logam mulia
Aloi logam mulia
Logam/aloi dasar
Batu permata mineral
Batu permata organik
Istilah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan