Rabu, 23 September 2026
11:27 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis
Basal

Basal

Batuan beku yang terbentuk dari solidifikasi magma

250px-BasaltUSGOV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bongkahan basal

Basal[1] (bahasa Inggris:basalt) adalah batuan beku yang ekstrusif, yang dibentuk dari pemadatan magma yang terjadi di permukaan Bumi. Biasanya basal berwarna abu-abu atau hitam, karena pembekuannya cepat di permukaan bumi. Basal juga terbentuk di Bulan, Mars, Venus, dan bahkan di asteroid Vesta.Basal merupakan salah satu batuan paling umum di Bumi.[2][3][4]

Definisi dan karakteristik

Basal terdiri dari kandungan utama yaitu oksida silikon, besi, magnesium, kalium, aluminium, titanium, dan kalsium. Dalam ilmu geologi, batuan beku biasanya diklasifikasikan berdasarkan kandungan mineralnya. Salah satu metode penting dalam klasifikasi ini adalah dengan melihat persentase volume relatif dari kuarsa (SiO₂), feldspar alkali, plagioklas, dan feldspatoid, yang dikenal sebagai diagram QAPF. Sebuah batuan beku bertekstur halus (afanitik) disebut basal jika mengandung kurang dari 10% feldspatoid, kurang dari 20% kuarsa, dan plagioklas menyusun minimal 65% dari total feldsparnya. Berdasarkan kriteria ini, basal berada dalam kelompok basal/andesit pada diagram QAPF. Basal juga dapat dibedakan dari andesit karena memiliki kandungan silika yang lebih rendah, yaitu di bawah 52%.[5][6][7]

Etimologi

Kata "basal" berasal dari basaltes dalam bahasa Latin Akhir, yang merupakan bentuk salah tulis dari basanites, istilah Latin untuk "batu yang sangat keras". Istilah ini sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno basanites, yang diturunkan dari kata basanos, yang berarti "batu uji". Dalam bidang petrologi modern, istilah "basal" digunakan untuk menyebut batuan yang berasal dari lava dengan komposisi tertentu. Penggunaan istilah ini menjadi umum sejak Georgius Agricola memperkenalkannya dalam bukunya De Natura Fossilium pada tahun 1546. Ia menamai batuan vulkanik hitam di bawah kastel Uskup Meissen di Stolpen sebagai "basal", karena ia mengira batu tersebut sama dengan "basaniten" yang dijelaskan oleh Plinius Tua dalam karya Naturalis Historiae pada tahun 77 Masehi.[8]

Galeri

  • Basal Skoria di Museum Geologi
    Basal Skoria di Museum Geologi

Catatan kaki

  1. "Basal". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. Oxford English Dictionary: basalt
  3. basalt Diarsipkan 2006-04-27 di Wayback Machine.definition - Dictionary - MSN Encarta. 2009-10-31.
  4. Yourdictionary.com
  5. Le Bas, M. J.; Streckeisen, A. L. (1991-09). "The IUGS systematics of igneous rocks". Journal of the Geological Society (dalam bahasa Inggris). 148 (5): 825–833. doi:10.1144/gsjgs.148.5.0825. ISSN 0016-7649.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. "Classification of Igneous Rocks". web.archive.org. 2011-09-30. Diakses tanggal 2025-05-18.
  7. Philpotts, Anthony Robert; Ague, Jay J. (2009). Principles of igneous and metamorphic petrology (Edisi 2nd ed). Cambridge, UK: Cambridge university press. ISBN 978-0-521-88006-0.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan
  8. Tietz, Olaf; Buchner, Joerg (2018-12-28). "The origin of the term 'basalt'". Journal of Geosciences. 63 (4): 295–298. doi:10.3190/jgeosci.273. ISSN 1802-6222.

Pranala luar

Wikisource memiliki teks artikel Ensiklopedia Britannica 1911 mengenai Basalt.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan