Kamis, 05 November 2026
18:21 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Kalung

Kalung

Bagikan:
250px-WLA_hmns_Garnet_and_Diamond_necklace_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalung berlian dan garnet (batu delima)

Kalung adalah benda atau barang berupa perhiasan yang dikenakan melingkari leher. Kalung mungkin merupakan salah satu jenis perhiasan paling awal yang dikenakan oleh manusia.[1] Kalung sering digunakan dalam seremonial, agama, menyimpan kekuatan magis, atau dalam ritual penguburan. Namun kadang digunakan juga sebagai simbol kekayaan dan status, karena kalung umumnya terbuat dari logam dan batu mulia.

Komponen utama kalung adalah pita, rantai, atau tali yang melingkari leher. Bagian ini sering kali dibuat dari logam mulia seperti emas, perak, dan platinum. Kebanyakan kalung memiliki taklik yang digantungkan atau dimasukkan ke dalam kalung itu sendiri. Taklik ini biasanya berupa liontin, loket, jimat, salib, serta bahan berharga dan semi mulia seperti berlian, mutiara, rubi, emerald, garnet, dan safir. Di zaman modern, kalung juga dibuat dengan berbagai jenis bahan lain. Kadang-kadang kalung digolongkan juga sebagai pakaian, bukan perhiasan.

Sejarah

250px-Neolithic_talc_necklace_-_PRE.2009.0.237.1.IMG_1833-black.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalung talk dari zaman neoltikum

Kalung pada zaman Prasejarah

Manusia pada zaman prasejarah sering menggunakan bahan-bahan alami seperti bulu, tulang, kerang, dan bahan tanaman untuk membuat kalung, tetapi pada Zaman Perunggu perhiasan logam telah menggantikan perhiasan pra-logam.[2] Kalung pertama kali digambarkan dalam patung dan seni Timur Tengah Kuno, pada masa itu kalung terbuat dari logam mulia dengan batu inset dibuat di Eropa.

250px-Broad_collar_necklace_of_Wah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kalung manik-manik kerah lebar Mesir milik dinasti Wah ke-12 dari makamnya di Theban

Fungsi kalung

Kalung telah digunakan sepanjang sejarah oleh laki-laki dan perempuan. Digunakan untuk menandai berbagai perbedaan di banyak kebudayaan. Pada beberapa kebudayaan, kalung dapat menandakan status dan kelas sosial penggunanya.

Kalung juga digunakan sebagai identitas penggunanya, seperti kalung yang digunakan oleh tentara Amerika Serikat disebut sebagai dog tags. Kalung ini mulai digunakan sejak perang dunia ke dua. Indentitas pemakai diletakkan pada liontin yang terbuat dari lempengan aluminium. Identitas yang dituliskan adalah nama, jabatan, resimen atau korps dari sipemakai.[3]

Referensi

  1. ↑ Davenport, Cyril (1902). "Journal of the Society for Arts, Vol. 50, no. 2595". The Journal of the Society of Arts. 50 (2595): 769–780. doi:10.2307/41335652. JSTOR 41335652.
  2. ↑ Gerlach, Martin (1971). Primitive and Folk Jewelry. New York: Dover Publications. ISBN 0-486-22747-2.
  3. ↑ Dog Tags Diarsipkan 2008-09-17 di Wayback Machine diunduh tanggal 21 Juli 2008

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Necklaces.
Wiktionary logo
Lihat entri necklace di kamus bebas Wikikamus.
Bentuk
Pembuatan
Orang
Proses
Alat
Bahan
Logam mulia
Aloi logam mulia
Logam/aloi dasar
Batu permata mineral
Batu permata organik
Istilah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan