Minggu, 18 Oktober 2026
15:48 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kembang goyang

Kembang goyang

perhiasan yang dipasang di rambut atau sanggul

Bagikan:
250px-Javanese_Surakarta_Bride.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengantin Jawa gaya Solo Basahan mengenakan tujuh kembang goyang

Kembang goyang (kata serapan dari bahasa Jawa:ꦏꦼꦩ꧀ꦧꦁꦒꦺꦴꦪꦁ, translit. kêmbang goyang) adalah perhiasan yang dipasangkan di rambut atau sanggul (konde) dan dapat bergerak-gerak apabila digerakkan karena memiliki pegas yang dipasangkan padanya. Hiasan kembang goyang dibuat dari logam (kuningan, tembaga, perak, atau emas) dan kadang-kadang diberi hiasan batu permata. Perhiasan ini populer dikenakan dalam pakaian adat atau busana upacara tradisional masyarakat Indonesia.

Kembang goyang lazim dikenakan sebagai bagian aksesoris hiasan untuk pengantin atau penari, ini kerap digunakan pada busana adat Jawa, Sunda, dan Bali.

Ikon rintisan

Artikel bertopik perhiasan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Bentuk
Pembuatan
Orang
Proses
Alat
Bahan
Logam mulia
Aloi logam mulia
Logam/aloi dasar
Batu permata mineral
Batu permata organik
Istilah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan