Minggu, 27 September 2026
23:59 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Basri Hasanuddin

Basri Hasanuddin

akademisi, birokrat, diplomat Indonesia

Untuk pengertian lain, lihat Hasanuddin (disambiguasi).
Basri Hasanuddin
Prof._Basri_Hasanuddin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Duta Besar Indonesia untuk Iranke-15
Masa jabatan
21 Agustus 2003 –1 Oktober 2006
PresidenMegawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
PendahuluSoegijono
PenggantiIwan Wiranataatmadja
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Indonesiake-11
Masa jabatan
26 November 1999 –23 Agustus 2000
PresidenAbdurahman Wahid
PendahuluHamzah Haz
PenggantiJusuf Kalla
Rektor Universitas Hasanuddinke-9
Masa jabatan
1989–1997
PendahuluProf. Dr. Ir. Fachrudin
PenggantiProf. Dr. Ir. Radi A. Gany
Informasi pribadi
Lahir6 November 1939 (umur 86)
Suami/istriRasdiana (wafat 2013)[1]
Andi Suryani Syamsuddin (m. 2017)[2]
PendidikanUniversitas Hasanuddin
University of the Philippines
Pekerjaan
  • Akademisi
  • birokrat
  • Guru besar
  • Profesor
  • Diplomat

Basri Hasanuddin (lahir 6 November 1939) adalah akademisi, birokrat dan diplomat berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan guru besar/profesor dari Universitas Hasanuddin. Basri pernah menjabat sebagai salah satu menteri koordinator di Kabinet Persatuan Nasional[3] era presiden Abdurrahman Wahid dan Duta Besar Indonesia untuk Iran, dilantik oleh presiden Megawati Soekarnoputri. Selain itu, ia pernah juga menjabat sebagai Rektor Universitas Hasanuddin dari 1989 hingga 1997.[4][5]

Dia adalah salah satu pencetus terbentuknya provinsi Sulawesi Barat.[6] Pendidikan terakhirnya adalah S3 di University of the Philippines, Filipina.

Referensi

  1. ↑ "Mantan Rektor Unhas Prof Basri Hasanuddin Akhiri Masa Duda". TribunNews. 1 April 2017. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Sahabat Jusuf Kalla yang Mantan Menteri Ini Menikah di Usia 76 Tahun". Grid.id. 28 April 2017. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Sugiyanta, Jaka (30 November 1999). "Foto: Sertijab Menko Kesra dan Taskin". AntaraFoto. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Sang Maha Guru Besar Basri Hasanuddin". Desember 2022. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  5. ↑ "Menatap Zaman Lewat Cermin Masa Lalu, Warisan dan Wawasan Prof Basri Hasanuddin untuk Unhas". Unhas TV. 23 Juli 2025. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  6. ↑ Saleh, Nur Asmi (10 November 2025). Umar, Muhammad Yusuf (ed.). "Prof Basri Hasanuddin Optimis Sulbar Capai Ekonomi 7%". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 11 Januari 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Hamzah Haz
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Indonesia
1999–2000
Diteruskan oleh:
Jusuf Kalla
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Soegijono
Duta Besar Indonesia untuk Iran
2003–2006
Diteruskan oleh:
Iwan Wiranataatmadja
Jabatan akademik
Didahului oleh:
Fachrudin
Rektor Universitas Hasanuddin
1989–1997
Diteruskan oleh:
Radi A. Gany
Menko Polsoskam: Wiranto, Soerjadi Soedirdja (plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar •Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah •Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin •Mendagri: Soerjadi Soedirdja •Menlu: Alwi Shihab •Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar (plt.) •Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud •Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli •Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro •Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan •Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih •Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman •Menhub: Agum Gumelar, Budhi Muliawan Suyitno •Meneksla (bernama Menteri Kelautan dan Perikanan sejak perombakan I): Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri •Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi •Menkes (bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial sejak perombakan I): Achmad Sujudi •Mendiknas: Yahya Muhaimin •Menag: Muhammad Tholchah Hasan •Menkimpraswil: Erna Witoelar •Menristek/Kepala BPPT: Muhammad A. S. Hikam •Menkop UKM: Zarkasih Nur •Menteri LH: Alexander Sonny Keraf •Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid •Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardhika •Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, M. Rozy Munir •Mennegpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela •Menneg PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto •Menneg Pemwan: Khofifah Indar Parawansa •Mennegham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M. Saad,  •Menneg Transduk (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi •Menneg PAN: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid (plt.), Anwar Suprijadi •Menneg Maskem (dibubarkan pada perombakan I): Anak Agung Gde Agung •Menmud Perpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo •Menmud Rekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto •Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman (plt.), Marsillam Simanjuntak •Panglima TNI : Widodo A. S. •Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan