Sabtu, 10 Oktober 2026
23:43 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Awan molekul

Awan molekul

Jenis awan antarbintang

Bagikan:
500px-The_Flying_Saucer_protoplanetary_disc_around_2MASS_J16281370-2431391_%28eso1604a%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bintang muda 2MASS J16281370-2431391 di awan molekul Rho Ophiuchi

Awan molekul (kadang disebut Perawat Bintang atau Daerah Pembentuk Bintang bila terjadi pembentukan bintang) adalah jenis awan antarbintang yang sangat padat, dingin, dan mengandung debu dan gas dalam bentuk molekul Hidrogen. Awan molekul bersuhu kurang lebih 10 Kelvin dan berkepadatan di atas 102 partikel/cm3.[1]

Karena awan molekul itu dingin dan gelap, mereka biasanya tidak memancarkan cahaya sendiri (kecuali ada benda langit bercahaya disekitarnya) dan tampak gelap ketika diamati dengan teleskop biasa. Dengan menggunakan gelombang Inframerah, struktur dan aktivitas awan molekul dapat diamati dengan mudah.[2]

Keberadaan

Galaksi Bimasakti setidaknya memiliki 1000-2000 awan molekul berukuran raksasa, termasuk awan-awan molekul kecil yang banyak. Keberadaan awan molekuler/nebula gelap adalah penyebab tertutupnya inti galaksi Bimasakti tertutup.[3]

  1. ↑ "Molecular Cloud | COSMOS". astronomy.swin.edu.au. Diakses tanggal 2019-03-10.
  2. ↑ "Cool Cosmos". coolcosmos.ipac.caltech.edu. Diakses tanggal 2019-03-10.
  3. ↑ "Molecular cloud | astronomy". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-10.
Topik utama
120px-PDS_70.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukuran
dan jenis
Kebumian
Bergas
Jenis lainnya
Pembentukan
dan evolusi
Sistem
Bintang induk
Pendeteksian
Kelaikhunian
Katalog
Daftar
Lainnya
Molekul
Diatomik
60px-Nitrous-oxide-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail



60px-Ethanol-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail



60px-Buckminsterfullerene-perspective-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Triatomik
Empat
atom
Lima
atom
Enam
atom
Tujuh
atom
Delapan
atom
Sembilan
atom
Sepuluh
atom
atau lebih
Molekul
terdeuterasi
Belum
dikonfirmasi
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan