Selasa, 20 Oktober 2026
01:47 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Etilena glikol

Etilena glikol

senyawa kimia

Bagikan:
Etilena glikol
Wireframe model of ethylene glycol
120px-Ethylene-glycol-3D-vdW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ball and stick model of ethylene glycol
Ball and stick model of ethylene glycol
Sample of ethylene glycol
Nama
Nama IUPAC
1,2-etanadiol
Nama lain
Glikol

Etilen alkohol
Hypodicarbonous acid

Monoetilena glikol
Penanda
Model 3D (JSmol)
Singkatan MEG
Referensi Beilstein 505945
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
Nomor EC
Referensi Gmelin 943
KEGG
MeSH Ethylene+glycol
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C2H6O2/c3-1-2-4/h3-4H,1-2H2 checkY
    Key: LYCAIKOWRPUZTN-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/C2H6O2/c3-1-2-4/h3-4H,1-2H2
    Key: LYCAIKOWRPUZTN-UHFFFAOYAD
  • C(CO)O
Sifat
C2H6O2
Massa molar 62,07 g·mol−1
Penampilan cairan bening
Densitas 1.1132 g/cm³
Titik lebur −129 °C (−200 °F; 144 K)
Titik didih 1.973 °C (3.583 °F; 2.246 K)
Miscible
Kelarutan larut pada hampir semua pelarut organik
Viskositas 1.61 × 10−2 N*s / m2[1]
Bahaya
Bahaya utama Berbahaya pada hewan dan anak kecil.
Berbahaya (Xn)
Frasa-R R22 R36
Frasa-S S26 S36 S37 S39 S45 S53
Titik nyala 111 °C (231.8 °F) (closed cup)
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Artikel ini bukan mengenai Propilena glikol atau Dietilena glikol.

Etilena glikol (Nama IUPAC: 1,2-etanadiol) adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan mentah dalam pembuatan fiber poliester, industri pabrik, serta polietilena tereftalat (PET) yang digunakan pada botol plastik. Sudah lama senyawa ini dipakai untuk bahan campuran pendingin mesin, karena titik bekunya sangat rendah dan titik didihnya lebih tinggi daripada air. Senyawa ini tak berwarna dan tak berbau.

Sifat racun

Etilena glikol cukup beracun dengan LDLO = 786 mg/kg untuk manusia.[2] Bahaya utama terletak pada rasa senyawa ini yang manis. Karena itu, anak-anak dan hewan sering tak sengaja mengonsumsinya melebihi dosis maksimal yang diperbolehkan. Ketika terhirup, etilena glikol teroksidasi menjadi asam glikolat dan kemudian menjadi asam oksalat, yang bersifat racun. Etilena glikol dan produk sampingnya yang beracun akan menyerang sistem saraf pusat, jantung dan ginjal serta dapat bersifat fatal jika tidak segera ditangani.[3]

Produk antibeku yang digunakan pada kendaraan mengandung propilen glikol sebagai pengganti etilena glikol karena lebih aman, disebabkan rasanya yang tidak enak.[4]

Saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia telah melarang penggunaan etilena glikol dan dietilena glikol sebagai pelarut obat baik bagi orang dewasa maupun bagi anak-anak.[5]

Referensi

  1. ↑ Elert, Glenn. "Viscosity". The Physics Hypertextbook. Diakses tanggal 2007-10-02.
  2. ↑ Safety Officer in Physical Chemistry (November 23, 2009). "Safety (MSDS) data for ethylene glycol". Oxford University. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-12-14. Diakses tanggal Desember 30, 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ethylene glycol. National Institute for Occupational Safety and Health. Emergency Response Database. August 22, 2008. Retrieved December 31, 2008.
  4. ↑ Pieter Klapwijk (Januari 27, 2010). "Ethylene Glycol Poisoning". The Rested Dog Inn. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-26. Diakses tanggal Oktober 11, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Mengenal Etilen Glikol dan Dietilen Glikol serta Dampaknya". Alodokter. 2022-10-19. Diakses tanggal 2025-02-15.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan