Rabu, 23 September 2026
02:44 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Protoplanet

planet berukuran seperti bulan/embrio planet yang berukuran lebih besar

Protoplanet atau purwaplanet adalah planet berukuran seperti bulan, atau embrio planet yang berukuran lebih besar, yang terdapat dalam cakram protoplanet. Mereka dianggap terbentuk dari planetisimal berukuran beberapa kilometer, yang secara gravitasi saling tarik-menarik dan bertabrakan. Menurut teori pembentukan planet, orbit-orbit protoplanet sedikit berpotongan satu sama lain sehingga terjadilah tabrakan berdampak besar dan selanjutnya secara bertahap membentuk planet-planet yang dominan.

Dalam kasus Tata Surya, diperkirakan bahwa tabrakan antar planetisimal menciptakan beberapa ratus embrio planet. Embrio tersebut mirip dengan Pluto, dengan massa sekitar 1022 sampai 1023 kg dan berdiameter beberapa ribu kilometer. Selama sekitar 100 Ma mereka terlibat tabrakan berdampak besar satu sama lain. Kejadian yang jelas mengenai bagaimana embrio-embrio planet bertabrakan untuk membentuk planet tidaklah diketahui, tetapi diperkirakan bahwa tabrakan awal akan membuat embrio "generasi" pertama digantikan oleh embrio generasi kedua, yang jumlahnya lebih sedikit tetapi ukurannya lebih besar. Pada gilirannya tabrakan selanjutnya akan menciptakan generasi ketiga yang lebih sedikit lagi tetapi berukuran lebih besar dari embrio sebelumnya. Akhirnya hanya akan tertinggl segelintir embrio yang tersisa, yang kemudian bertabrakan dan akhirnya membentuk kumpulan planet-planet yang sebenarnya.

Referensi

Topik utama
120px-PDS_70.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukuran
dan jenis
Kebumian
Bergas
Jenis lainnya
Pembentukan
dan evolusi
Sistem
Bintang induk
Pendeteksian
Kelaikhunian
Katalog
Daftar
Lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan