Arifah Fauzi | |
|---|---|
| Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesiake-11 | |
| Mulai menjabat 21 Oktober 2024 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Wakil | Veronica Tan |
| Pendahulu | I Gusti Ayu Bintang Darmawati |
| Ketua Umum Muslimat NUke-7 | |
| Mulai menjabat 15 Februari 2025 | |
| Pendahulu | Khofifah Indar Parawansa |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Arifatul Choiri Fauzi 28 Juli 1969 (umur 57) Bangkalan, Jawa Timur, Indonesia |
| Suami/istri | Ngatawi Al-Zastrow |
| Almamater | UIN Sunan Kalijaga Universitas Indonesia |
| Pekerjaan | Ketua umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdatul Ulama Politisi Aktivis |
| Kabinet | Kabinet Merah Putih |
Arifatul Choiri Fauzi (lahir 28 Juli 1969) adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Periode 2025-2030.[1] Arifah sendiri aktif di organisasi keagamaan dan politik, ia anggota Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia.[2] Pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024, Arifah menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.[3]
Kehidupan awal dan pendidikan
Arifah Fauzi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta, termasuk di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah As Syafiiyah Jatiwaringin. Ia melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Dakwah IAIN Yogyakarta, lulus pada 1994.
Arifah Fauzi meraih gelar Magister Komunikasi dari Universitas Indonesia berkat beasiswa Ford Foundation pada tahun 2002.
Menjadi menteri
Arifah menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih usai dirinya menemui Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara.[4] Ia bersama 49 orang lainnya datang ke kediaman Prabowo pada 14 Oktober 2024.[5]
Kontroversi
Menanggapi kecelakaan tabrakan kereta api Bekasi Timur 2026, Arifah Fauzi sebagai menteri mengusulkan kereta khusus wanita dipindahkan ke tengah rangkaian. Pernyataan ini mengundang kecaman dari berbagai pihak karena alih-alih memberikan solusi, tetapi menyakiti perasaan korban dan keluarga yang masih berduka. Setelah bergulirnya kontroversi, Arifah meminta maaf.[6]
Kehidupan pribadi
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2025, total kekayaan Arifatul Choiri Fauzi tercatat mencapai Rp12.588.476.672 atau sekitar Rp12,58 miliar . Jumlah tersebut berasal dari berbagai aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan, kas, hingga harta bergerak lainnya.[7][8]
Referensi
- ↑ "Arifah Fauzi: Pentingnya budaya tabayun hadapi narasi hoaks". antaranews.com. Diakses tanggal 18 Oktober 2024.
- ↑ "Sosok Arifah Fauzi Tokoh Muslimat NU, Masuk Kabinet Prabowo?". tirto.id. Diakses tanggal 18 Oktober 2024.
- ↑ "Daftar Lengkap Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran di Pilpres 2024". cnnindonesia.com. Diakses tanggal 18 Oktober 2024.
- ↑ "Dipanggil ke Kertanegara, Tokoh NU Arifah Fauzi Masuk Kabinet Prabowo?". kompas.com. Diakses tanggal 18 Oktober 2024.
- ↑ "Lengkap! Daftar Calon Menteri & Wakil Menteri Kabinet Prabowo". cnbcindonesia.com. Diakses tanggal 18 Oktober 2024.
- ↑ "Kontroversi Usulan Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ↑ "Mengintip Harta Kekayaan Arifatul Choiri Fauzi Menteri PPPA, Punya Hutang Rp315 Juta - Tajuk Nasional". 2026-04-29. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ↑ "Kekayaan Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA yang Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah". suara.com. Diakses tanggal 2026-04-30.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: I Gusti Ayu Bintang Darmawati |
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia 21 Oktober 2024–sekarang |
Petahana |
Kabinet Merah Putih (2024–2029) | |
|---|---|
| |
| |
| |
| |
| |
| |
Menteri bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |
Pejabat setingkat menteri: | |
| |
Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |