Selasa, 20 Oktober 2026
10:42 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau

Ahmad Hanafiah

ulama dan pejuang asal Sukadana, Lampung

Bagikan:

KH Ahmad Hanafiah adalah seorang ulama dan pejuang asal Sukadana, Lampung. Selama hidupnya, KH. Ahmad Hanafiah berjuang melalui organisasi dan partai politik. Ia terlibat dalam organisasi Syarekat Dagang Islam dan Partai Masyumi. Ia merupakan salah satu penggagas Laskar Hizbullah. Ia gugur pada 1947 di medan pertempuran.[1]

Pada 2023, ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional Indonesia bersama dengan Ida Dewa Agung Jambe, Bataha Santiago, M Tabrani, Ratu Kalinyamat dan Abdul Chalim.[2]

Kehidupan

K.H. Ahmad Hanafiah memiliki nama lengkap Ahmad Hanafiah (Al Fiah) bin KH. Muhammad Nur. Ia lahir pada 1905 dengan latar belakang keluarga santri. Ayahnya, Muhammad Nur, merupakan seorang ulama di Sukadana, Lampung. Ia mendalami ilmu agama dari orang tuanya dan menyelesaikan Alquran pada usia 5 tahun. Ia lulus sekolah Gouvernment di Sukarta pada 1916. Setelah itu ia menempuh pendidikan di pesantren Jamiatul Chair di Jakarta (1916-1919) dan di Kelantan, Malaysia pada 1925-1930. Ahmad Hanafiah kemudian melanjutkan kuliah di Mekkah, Arab Saudi (1930-1936). Selama di sana ia menjadi Ketua Himpunan Pelajar Islam Lampung.[3]

Sejak tahun 1920, Ahmad Hanafiah mengajar agama di Sukadana. Ia lalu menjadi pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas pada 1942-1945. Selain sebagai tokoh agama, Hanafiah juga menjadi Ketua Syarekat Dagang Islam di Kawedanan Sukadana.[3]

Pada masa penjajahan Jepang, Hanafiah diangkat menjadi anggota Sa-ngi-kai Keresidenan Lampung. Selama periode 1945-1946, ia menjadi Ketua Komite Nasional Indonesia Kawedanan Sukadana. Ia menjabat sebagai Ketua Partai Masyumi dan Pimpinan/Panglima Laskar Hizbullah Kawedanan Sukadana. Kemudian, ia menjadi wedana Kawedanan Sukadana. Pada 1946-1947 ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Keresidenan Lampung. Terakhir, ia menjabat sebagai Wakil Kepala sekaligus Kepala Bagian Islam pada Kantor Keresidenan Lampung saat tinggal di Tanjung Karang.

Karya

Ahmad Hanafiah menyusun dua buah kitab yang berjudul Hujjah dan Tafsir Ad Dohri. Kitab-kitab tersebut dicetak dan disebarluasakan kepada murid-muridnya serta masyarakat Lampung.

Kematian

Ahmad Hanafiah gugur dalam pertempuran untuk merebut Kota Baturaja dari tangan Belanda. Ia meninggal dunia pada malam 17 Agustus 1947 di Kemerung, Baturaja, Sumatera Selatan.[3]

Referensi

  1. ↑ Kanafi, Ruth Intan Sozometa (2022-07-27). AS, Erafzon Saptiyulda (ed.). "Lampung usulkan KH Ahmad Hanafiah jadi pahlawan nasional". ANTARA News. Diakses tanggal 2022-09-07.
  2. ↑ "6 Tokoh di Indonesia Bakal Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Ada KH Ahmad Hanafiah asal Lampung". Pikiran Rakyat.
  3. 1 2 3 Drs. Effendi, M. Hum (2016-07-09). "KH. AHMAD HANAFIAH Sosok Ulama Pejuang Kemerdekaan Asal Lampung". Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam (dalam bahasa Inggris). 12 (2): 18–29. doi:10.24042/tps.v12i2.834. ISSN 2655-6057.
Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir ·Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara ·Kasman Singodimedjo ·Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja ·Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi ·Soeharto  · Soekarni ·Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto ·Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Kemerdekaan
Revolusi
Pergerakan
Sastra
Seni
Pendidikan
Integrasi
Pers
Pembangunan
Agama
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan