Kamis, 05 November 2026
00:01 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Taman kanak-kanak

Taman kanak-kanak

lembaga prasekolah dengan pendekatan pendidikan tradisional berbasis bermain

Bagikan:
Bagian dari seri
Pendidikan di Indonesia
120px-Logo_of_Ministry_of_Education_and_Culture_of_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Seal_of_the_Ministry_of_Religious_Affairs_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Logo_of_the_Ministry_of_Social_Affairs_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi
Kementerian Agama
Kementerian Sosial
Pendidikan doktoral (Doktoral dan Pascadoktoral)
250px-Parent%27s_day_at_Eirfan%27s_Kindergarten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Murid taman kanak-kanak di Jepang.
250px-Little_school_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Murid taman kanak-kanak di Indonesia.

Taman Kanak-Kanak (TK) adalah jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam bentuk pendidikan formal yang bersedia untuk anak berumur 6 tahun ke bawah. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Lama masa belajar seorang murid di TK biasanya tergantung pada tingkat kecerdasannya yang dinilai dari rapor per semester. Secara umum untuk lulus dari tingkat program di TK selama 2 (dua) tahun,[1] yaitu:

  • TK 0 (nol) Kecil (TK kecil) selama 1 (satu) tahun
  • TK 0 (nol) Besar (TK besar) selama 1 (satu) tahun

Pada tahun 2016,[update] menempuh pendidikan TK adalah tidak wajib untuk menempuh sekolah dasar (SD).[2] Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), tidak disebutkan bahwa ijazah TK sebagai syarat wajib untuk masuk SD.[3] Oleh karena itu, untuk masuk SD, seseorang tidak wajib menempuh pendidikan pada jenjang TK.[3]

Pembelajaran di TK

250px-Little_Genie_Kindergarten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taman kanak-kanak di Johor, Malaysia.

Di TK, siswa diberi kesempatan untuk belajar dan diberikan kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan usia pada tiap-tiap tingkatannya. Siswa diajarkan mengenai hal berikut ini:

Kurikulum TK:

  1. agama
  2. budi bahasa
  3. berhitung
  4. membaca (mengenal aksara dan ejaan)
  5. bernyanyi
  6. bersosialisasi dalam lingkungan keluarga dan teman-teman sepermainannya, dan
  7. berbagai macam keterampilan lainnya.

Tujuan belajar di TK adalah meningkatkan daya cipta anak-anak dan memacu mereka untuk belajar mengenal berbagai macam ilmu pengetahuan melalui pendekatan nilai budi bahasa, agama, sosial, emosional, fisik, motorik, kognitif, bahasa, seni, dan kemandirian.[butuh rujukan] Semua dirancang sebagai upaya mengembangkan daya pikir dan peranan anak dalam hidupnya.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Masuk TK saat Anak Usia 4 atau 5 Tahun? Cek Aturan SPMB 2025". Kompas. Diakses tanggal 18 Mei 2025.
  2. ↑ Hasanah, Sovia (30 November 2016). "Perlukah Ijazah TK Untuk Mendaftar Masuk SD?". hukumonline.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-05. Diakses tanggal 29 Mei 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Azizah, Ulvia Nur. "Syarat Masuk SD 2025 Apakah Harus Ada Ijazah TK? Ini Ketentuan Terbaru SPMB". detikjateng. Diakses tanggal 2025-05-18.

Bacaan lanjutan

  • Cryan, J. R.; Sheehan, R.; Wiechel, J.; Bandy-Hedden, I. G. (1992). "Success outcomes of full-day kindergarten: More positive behavior and increased achievement in the years after". Early Childhood Research Quarterly. 7 (2): 187–203. doi:10.1016/0885-2006(92)90004-i.
  • Elicker, J.; Mathur, S. (1997). "What do they do all day? Comprehensive evaluation of a full-day kindergarten". Early Childhood Research Quarterly. 12 (4): 459–480. doi:10.1016/S0885-2006(97)90022-3.
  • Fusaro, J. A. (1997). "The effect of full-day kindergarten on student achievement: A meta-analysis". Child Study Journal. 27 (4): 269–277. Diakses tanggal September 30, 2013.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Gullo, D. F. (1990). "The changing family context: Implications for the development of all-day kindergarten." Young Children, 45(4), 35–39. EJ 409 110.
  • Housden, T., & Kam, R. (1992). "Full-day kindergarten: A summary of the research." Carmichael, CA: San Juan Unified School District. ED 345 868.
  • Karweit, N. (1992). "The kindergarten experience." Educational Leadership, 49(6), 82–86. EJ 441 182.
  • Koopmans, M. (1991). "A study of longitudal effects of all-day kindergarten attendance on achievement." Newark, NJ: Newark Board of Education. ED 336 494..
  • Morrow, L. M., Strickland, D. S., & Woo, D. G.(1998). "Literacy instruction in half- and whole-day kindergarten." Newark, DE: International Reading Association. ED 436 756.
  • Olsen, D., & Zigler, E.(1989). "An assessment of the all-day kindergarten movement." Early Childhood Research Quarterly, 4(2), 167–186. EJ 394 085.
  • Puleo, V. T.(1988). "A review and critique of research on full-day kindergarten." Elementary School Journal, 88(4), 427–439. EJ 367 934.
  • Towers, J. M. (1991). "Attitudes toward the all-day, everyday kindergarten." Children Today, 20(1), 25–28. EJ 431 720.
  • West, J., Denton, K., & Germino-Hausken, E.(2000). "America's Kindergartners[pranala nonaktif permanen]" Washington, DC: National Center for Educational Statistics
  • McGill-Franzen, A. (2006). "Kindergarten literacy: Matching assessment and instruction in kindergarten." New York: Scholastic.
  • WestEd (2005). "Full-Day Kindergarten: Expanding Learning Opportunities." Diarsipkan 2007-01-06 di Wayback Machine San Francisco: WestEd.
  • Schoenberg, Nara (September 4, 2010). "Kindergarten: It's the new first grade". Chicago Tribune. Diakses tanggal Juni 26, 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kindergarten.
Wiktionary logo
Lihat entri kindergarten di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan