Rabu, 21 Oktober 2026
20:57 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Sunawar Sukowati

Sunawar Sukowati

pengacara dan politisi Indonesia

Bagikan:
Sunawar Sukowati
250px-Sunawar_Sukowati.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Negara Bidang Pengawasan Proyek-proyek Pemerintah Indonesiake-1
Masa jabatan
10 Juni 1968 –11 September 1971
PresidenSoeharto
PenggantiWidjojo Nitisastro & dirinya sendiri
Menteri Negara Kesejahteraan Rakyat Indonesiake-5
Masa jabatan
28 Maret 1973 –29 Maret 1978
PresidenSoeharto
PendahuluIdham Chalid
PenggantiSurono Reksodimedjo
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia
Masa jabatan
16 Oktober 1980 –12 Januari 1986
PendahuluSanusi Hardjadinata
PenggantiSoerjadi
Informasi pribadi
Lahir(1922-09-06)6 September 1922
Meninggal12 Januari 1986(1986-01-12) (umur 63)
Partai politikPartai Demokrasi Indonesia
Partai Nasional Indonesia
AnakEdwin Sunawar Sukowati
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada
Universitas Padjadjaran
PekerjaanPengacara

Dr. Sunawar Sukowati, S.H (06 September 1922 – 12 Januari 1986) adalah pengacara dan politikus berkebangsaan Indonesia. Dia adalah mantan Menteri Negara Bidang Pengawasan Proyek-proyek Pemerintah atau yang kini dikenal dengan Kepala Bappenas yang menjabat pada 10 Juni 1968 hingga 9 September 1971.[1] Kemudian, ia menjadi Menteri Negara Pengawasan Operasional Pembangunan[2] dan kemudian menjadi Menteri Negara Kesejahteraan Rakyat pada 28 Maret 1973 hingga 29 Maret 1978.[3][4]

Pendidikan

Pemikiran

Menurut Sunawar Sukowati pada masa Asas tunggal Pancasila Orde Baru:

Negara Republik Indonesia tidak mencampuradukkan masalah ketatanegaraan dengan masalah keagamaan. Karena itu dalam negara yang berfalsafah Pancasila ini, tidak boleh ada yang alergi untuk menyebut negara Republik Indonesia menganut faham sekularisme. Faham sekularisme yang memisahkan masalah keagamaan dengan masalah kenegaraan dapat ditemui dalam pidato kenegaraan Presiden Soeharto. Kepala negara secara tegas menyatakan Pancasila bukan agama. Untuk ini Partai Demokrasi Indonesia harus berani menegaskan bahwa negara Republik Indonesia adalah 'Secular State'![5]

Pada tahun 1983, beliau memicu kontroversi laten dengan memberi tahu rekan-rekannya di fraksi Partai Demokrasi Indonesia bahwa negara Pancasila, seperti yang disebutkan dalam pidato presidensial Soeharto, adalah negara sekuler. Dia berpendapat bahwa pandangan ini disimpulkan dari fakta bahwa Indonesia bukan negara agama, dan otoritas agama dipisahkan dari otoritas negara.[6] Pendapat beliau disetujui oleh K.H Hasbullah Bakry dan Abdurrahman Wahid.[7]

Karier

Wafat

250px-Prof_Dr_Soenawar_Soekowati-TMPNU_Kalibata%2C_Jakarta_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Sunawar Sukowati di Taman Makam Pahlawan Kalibata

Sunawar Sukowati meninggal dunia di Bogor pada hari Minggu malam, 12 Januari 1986 karena terkena serangan jantung. Ia dimakamkan pada hari Selasa di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.[10]

Referensi

  1. ↑ Kepustakaan Presiden Republik Indonesia. "Cabinet Personnel: Sunawar Sukowati". Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Diakses tanggal 2 Februari 2016.
  2. ↑ "Presiden Soeharto Menginstruksikan Menteri Negara Pengawasan Operasional Pembangunan". data:blog.title. Diakses tanggal 2023-11-14.
  3. ↑ Team Dokumentasi Presiden RI (2003). Dwipayana, G.; Sjamsuddin, Nazarudin (ed.). Jejak Langkah Pak Harto. Jakarta: PT. Citra Kharisma Bunda. hlm. 457.
  4. ↑ Ensiklopedia Nasional Indonesia. 1994
  5. ↑ "Negara sekuler ditinjau dari pemikiran Pancasila" (PDF). lib.ui.ac.id. Diakses tanggal 2022-11-20.
  6. ↑ Wahid 1983; 1999: 93
  7. ↑ Bakry, Hasbullah (November 1983). "Hasbullah Bakry ~ Semua Negara di Dunia adalah Secular State (Kiblat_No. 13, November 1983)". warungarsip.co.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 4 Roeder, O.G. (1971). WHO'S WHO IN INDONESIA Biographies of prominent Indonesian personalities in all fields. Jakarta: PT Gunung Agung. hlm. 404.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 23Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Rahman, Taufiq (10 Juni 1996). "Kaderisasi Yang Gagal atau Intervensi Eksternal". Republika. Ohio University. Diakses tanggal 2 Februari 2016.[pranala nonaktif permanen]
  10. ↑ "A hero's burial". The Straits Times. 15 Januari 1986. Diakses tanggal 2 Februari 2016.
Pranala ke artikel terkait
Kabinet Pembangunan I (1968–1973)
Mendagri: Basuki Rahmat, Amir Machmud •Menlu: Adam Malik •Menhankam/Panglima ABRI: Soeharto, Maraden Panggabean •Menhak: Oemar Senoadji •Menteri Penerangan: Boediardjo •Menkeu: Ali Wardhana •Mendag: Sumitro Djojohadikusomo •Mentan: Thoyib Hadiwidjaja •Menperin: M. Jusuf •Mentam: Sumantri Brodjonegoro •Menteri PUTL: Sutami •Menhub: Frans Seda •Mendikbud: Mashuri Saleh •Menkes: G.A. Siwabessy •Menag: Muhammad Dahlan, Abdul Mukti Ali •Menaker: Mursalin Daeng Mamangung, M. Sadli •Mentranskop: M. Sarbini, Subroto •Mensos: Albert Mangaratua Tambunan, Idham Chalid (Plt.), M. S. Mintaredja •Menteri Ekuin: Sri Sultan Hamengkubuwono IX •Menteri Kesra: Idham Chalid •Menteri PPN/ Ketua BAPPENAS: Sunawar Sukowati, Widjojo Nitisastro •Menpenhukpemmen (dihapuskan sejak Reshuffle Kabinet pada 11 September 1971): M. S. Mintaredja •Menteri PPAN: Harsono Tjokroaminoto, Emil Salim •Jaksa Agung: Sugih Arto •Gubernur Bank Indonesia: Radius Prawiro •Pangkopkamtib: Maraden Panggabean, Sumitro •Mensesneg: Alamsyah Ratu Perwiranegara, Soedharmono
Mendagri: Amir Machmud •Menlu: Adam Malik, Syarief Thayeb (Plt.) •Menhankam/Panglima ABRI: Maraden Panggabean •Menhak: Oemar Senoadji, Mochtar Kusumaatmadja •Menteri Penerangan: Mashuri Saleh, Sudharmono (Plt.) •Menperin: M. Jusuf •Mendag: Radius Prawiro •Menag: Abdul Mukti Ali •Menkeu: Ali Wardhana •Mentan: Thoyib Hadiwidjaja •Mentam: Mohammad Sadli •Menteri PUTL: Sutami •Menhub: Emil Salim •Mendikbud: Sumantri Brodjonegoro, Syarief Thayeb •Menkes: GA Siwabessy •Mensos: M. S. Mintaredja •Menakertranskop: Subroto •Menteri Ekuin/Kepala BAPPENAS: Widjojo Nitisastro •Menteri Kesra: Sunawar Sukowati •Menpan/Waket BAPPENAS: J. B. Sumarlin •Menteri Negara Riset: Sumitro Djojohadikusomo •Jaksa Agung: Ali Said •Gubernur Bank Indonesia: Rachmat Saleh •Pangkopkamtib: Sumitro, Soeharto, Sudomo (Plt.) •Mensesneg: Soedharmono


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan