Minggu, 08 November 2026
07:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Raja Silahisabungan (Silalahi)

Raja Silahisabungan (Silalahi)

salah satu nenek moyang marga-marga Batak

Bagikan:
"Silalahi" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Silalahi (disambiguasi).
Untuk kegunaan lain, lihat Silahisabungan (disambiguasi).
Raja Silahisabungan
250px-Tugu_Makam_Raja_Silahisabungan_%2801%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksara Batak
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadibanua
5Raja Silahisabungan
Nama lengkap tokohRaja Silahisabungan
Nama istri
Nama anak (putra)
Nama boru (putri)Deang Namora
Genealogi
Induk margaTuan Sorbadibanua
KlanSilahisabungan
Turunan
Mataniari binsar
Asal
SukuBatak
Etnis
LahirBalige, Toba
Daerah asalSilalahi Nabolak, Dairi
Monumen
Lokasi monumen
osm-intl,10,2.8125617,98.5283116,200x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Raja_Silahisabungan_%28Silalahi%29&revid=30152991&groups=_2132c2044b8ae6769811317c8a517262814c95a0&parser=parsoid
Map

Tugu Makam Raja Silahisabungan
Tahun pendirian1969
Tahun peresmian1981
Paguyuban
Organisasi paguyubanPPRS (Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan)

Raja Silahisabungan (Surat Batak: ᯒᯐ ᯘᯪᯞᯂᯪᯘᯅᯮᯝᯉ᯲) adalah salah satu leluhur dari beberapa marga Batak yang berasal dari Silalahi Nabolak. Raja Silahisabungan merupakan generasi kelima dari Si Raja Batak, tepatnya putra ketiga dari Tuan Sorbadibanua yang keturunannya tersebar di Silalahi Nabolak, Parbaba, Martoba, Balige, Uluan, Sigotom, dan daerah lainnya. Adapun marga Silalahi (Surat Batak: ᯘᯪᯞᯞᯂᯪ) merupakan nama marga persatuan dari seluruh keturunan Raja Silahisabungan.[1]

Asal

Raja Silahisabungan merupakan salah satu putra dari Tuan Sorbadibanua yang pergi dari Balige bersama kakaknya Raja Sipaettua dan adiknya Siraja Oloan, yang mana Raja Sipaettua bermukim di Laguboti, Raja Silahisabungan bermukim di Silalahi Nabolak, Siraja Oloan bermukim di Pangururan yang kemudian berpindah lagi ke Bakkara. Raja Silahisabungan menikah dengan Pinggan Matio boru Padang Batanghari, putri dari Raja Parultep, dan memperoleh ketujuh orang putra, yaitu: Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Dabariba Raja, Debang Raja, dan Batu Raja. Pinggan Matio juga melahirkan seorang putri yang bernama Deang Namora. Kemudian setelah menikah dengan istri pertamanya tersebut, Raja Silahisabungan pergi ke Ajibata dan kemudian ia menikah dengan Similing-iling (Nailing), putri dari Raja Mangarerak. Dan kemudian mereka memperoleh seorang putra yang bernama Tambun Raja. Adapun berikut urutan anak dari Raja Silahisabungan:

  1. Loho Raja
    (Sihaloho) • (Haloho) • (Kaloko) • (Keloko)
  2. Tungkir Raja
    (Situngkir) • (Situkkir)
  3. Sondi Raja
    (Rumasondi) • (Rumasingap)
  4. Butar Raja
    (Sinabutar) • (Sidabutar) • (Nabutar) • (Dabutar)
  5. Dabariba Raja
    (Sinabariba) • (Sidabariba)
  6. Debang Raja
    (Sidebang)
  7. Batu Raja
    (Pintubatu) • (Pittubatu)
  8. Tambun Raja
    (Tambun) • (Tambunan)

​​Dari kedelapan keturunannya tersebut, di Silalahi Nabolak turut memiliki sebutan ataupun istilah tersendiri untuk mewakili 8 marga utama Silahisabungan, yang dikenal dengan sebutan 'Si Ualu Turpuk'.[a]

Turunan Marga lainnya:

Tarombo (Silsilah):

Raja Silahisabungan
1. Boru Padang Batanghari
2. Similing-iling (Nailing)
Loho Raja
(Sihaloho)
Boru Padang Batanghari
Tungkir Raja
(Situngkir)
Boru Situmorang
Sondi Raja
Boru Siboro
Butar Raja
(Sinabutar)
Boru Sagala
Dabariba Raja
(Sinabariba)
Boru Sagala
Debang Raja
(Sidebang)
Boru Sagala
Batu Raja
(Pintubatu)
Boru Sinaga
Tambun Raja
Boru Manurung

Kontroversi

Terdapat beberapa versi mengenai asal-usul/silsilah/partuturan di antara internal keturunan Raja Silahisabungan dan yang biasa beredar secara umum adalah dua versi ini yang sering kali menimbulkan perselisihan atau kontroversi perihal asal-usul/silsilah/partuturan di antara internal keturunan Raja Silahisabungan. Di mana kelompok Silalahi Raja meyakini bahwa tokoh Raja Silahisabungan memiliki 9 orang anak. Mereka juga mengklaim bahwa Silalahi Raja sebagai anak pertama dari Raja Silahisabungan, serta menolak menyerupakan marga mereka dengan keturunan Raja Silahisabungan yang lain. Sementara itu, kelompok Silahisabungan meyakini bahwa Raja Silahisabungan hanya memiliki 8 orang anak, di mana seluruh keturunannya dapat menggunakan nama Silalahi sebagai marga, kecuali keturunan Tambun Raja.

Kelompok Silalahi Raja menegaskan yang berhak menggunakan nama Silalahi sebagai marga, hanya keturunan Silalahi Raja saja. Sedangkan kelompok Silahisabungan menyatakan seluruh keturunan Raja Silahisabungan berhak menggunakan nama Silalahi sebagai marga, kecuali keturunan Tambun Raja.

Tokoh

Beberapa tokoh yang bermarga Silalahi, di antaranya adalah:

Galeri

  • Sesi mangulosi dalam acara pesta Tumaras.
    Sesi mangulosi dalam acara pesta Tumaras.
  • Pertunjukan Tari Cawan dalam acara pesta Tumaras.
    Pertunjukan Tari Cawan dalam acara pesta Tumaras.

Referensi

  1. ↑ Vergouwen, J. C. (Jacob Cornelis) (1964). The social organisation and customary law of the Toba-Batak of northern Sumatra. Internet Archive. The Hague, M. Nijhoff.

Catatan

  1. ↑ Terjemahan harfiah: Delapan Kumpulan; Delapan Bagian; Delapan Kodrat; Delapan Nasib; Delapan Takdir.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan