Jumat, 02 Oktober 2026
13:33 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Sibatuara

salah satu marga Batak Toba

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Batubara. Keduanya adalah marga yang berbeda tanpa hubungan kekerabatan.
Sibatuara
Aksara Batakᯘᯪᯅᯖᯮᯀᯒ
(Surat Batak Toba)
Nama marga
  • Nainggolan
  • Sibatuara
  • Batuara
  • Nainggolan Sibatuara
  • Nainggolan Batuara
Nama/penulisan alternatifSibatoeara (ejaan lama)
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Guru Tatea Bulan
3Tuan Saribu Raja
4Si Raja Lontung
5Toga Nainggolan
6Sibatu
7Sibatuara
Nama lengkap tokohSibatuara
Nama istriBoru Malau
Nama anak (putra)Ompu Lopian
Kekerabatan
Induk margaNainggolan
KlanToga Nainggolan
Marga sekerabat
Turunan
Mataniari binsarPanjaitan (Dari Pangulu Raja)
PadanSiregar
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Toba
Daerah asalNainggolan, Samosir

Sibatuara (Surat Batak: ᯘᯪᯅᯖᯮᯀᯒ) ditulis atau disebut juga sebagai Batuara) adalah salah satu marga Batak Toba dan merupakan sub-marga dari marga Nainggolan yang berasal dari daerah Nainggolan, Samosir. Marga ini merupakan keturunan dari Sibatuara, cucu pertama dari Toga Nainggolan dan merupakan sub-marga yang tersulung dan paling tua dari seluruh sub-marga dari marga Nainggolan.[1]

Asal

Sibatuara dipercaya lahir di Desa Sabulan, Kecamatan Sitiotio namun dibesarkan di Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir. Sibatuara merupakan anak pertama ayahnya yaitu Sibatu serta merupakan cucu pertama Toga Nainggolan.

Cicit dari Sibatuara yaitu Pangulu Raja menikah dengan dengan Sampulu Nauli Boru Panjaitan, yang merupakan adik dari adik iparnya sendiri yaitu Pinta Omas Boru Panjaitan, istri dari Lindi Niaek, keturunan Parhusip, yang mana mereka berdua sama-sama menikahi putri dari Raja Sijorat Paraliman Sihotang Parlabuan Panjaitan. Hal ini mengakibatkan perdebatan antara Sibatuara dan adiknya Parhusip,[2] untuk merebut hak kesulungan masing-masing. Parhusip mengklaim bahwa mereka berhak menjadi "abang" karena isterinya adalah anak pertama, sedangkan adiknya yang menikah dengan Sibatuara adalah anak bungsu. Namun pada hakikatnya Sibatuara tetap menjadi anak sulung karena Sibatuara lahir lebih dahulu.[3]

Tarombo (Silsilah)

250px-TOGA_SIBATUARA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarombo/Silsilah Nainggolan Sibatuara
Toga Nainggolan
Sibatu
Boru Limbong
Sihombar
Sibatuara
Boru Malau
ParhusipRaja Nahor
(Lumbannahor)
Tungkup RajaRaja Padot
(Lumbansiantar)
Ompu Lopian
Boru Simbolon
SindarniariOmpu Sotembalon
Ama ni Lopian
Boru Simbolon
SindarnihutaAma ni Sotembalon
Lopian
(Ompu Humorna)
Boru Lumbansiantar
Mogot PinaunganDatu RajinRaja Mardungdung
(Hutabalian)
Pangulu Raja
Boru Panjaitan
Tanja Bau
(Lumbantungkup)
Datu Parulas Parultop
(Lumbanraja)
Tuanamora
Boru Tamba
Siampapaga
Boru Lumbannahor

Sibatuara sendiri merupakan salah satu sub-marga dari marga Nainggolan yang mana silsilahnya adalah sebagai berikut:

Toga Nainggolan memiliki dua orang putra yaitu Sibatu dan Sihombar. Kemudian Sibatu menikah dengan Boru Limbong dan memiliki dua orang putra, yaitu Sibatuara yang menjadi leluhur marga Sibatuara dan Parhusip. Sibatuara menikah dengan Boru Malau dan memiliki seorang putra yang bernama Ompu Lopian, kemudian Ompu Lopian menikah dengan Boru Simbolon dan memiliki seorang putra yang bernama Ama ni Lopian. Ama ni Lopian sendiri menikah dengan Boru Simbolon Sirimbang dan memiliki seorang putra yang bernama Lopian/Ompu Humorna, kemudian Lopian/Ompu Humorna menikah dengan Boru Lumbansiantar dan memiliki seorang putra yang bernama Pangulu Raja. Adapun terdapat kemungkinan bahwasanya Lopian/Ompu Humorna yang menjadi orang pertama yang menikahi sesama keturunan Toga Nainggolan atau yang pertama kali memulai kebiasaan marsibuatan di antara keturunan Toga Nainggolan.

Pangulu Raja menikah dengan Sampulu Nauli Boru Panjaitan yang merupakan putri bungsu dari Raja Sijorat Paraliman Sihotang Parlabuan Panjaitan dan memiliki dua orang putra, yaitu:

  1. Tuanamora yang tetap membawa marga Sibatuara;
  2. Siampapaga yang sebagian keturunannya membawa marga Siampapaga.

Penyebaran

Marga Sibatuara merupakan 30 persen dari seluruh Nainggolan yang ada. Hal ini karena Sibatuara adalah cucu pertama dan pewaris pertama marga Nainggolan. Sebagian besar dari mereka lebih memilih menggunakan marga "Nainggolan" karena garis pewaris marga tersebut. Namun di daerah Kecamatan Nainggolan, Samosir, kelompok keturunan Sibatuara ini lebih memilih menggunakan marga "Sibatuara" daripada marga Nainggolan. Dalam artian, marga Nainggolan pada umumnya dipakai oleh para keturunan Toga Nainggolan yang bermukim di parserahan atau di luar Kecamatan Nainggolan, sedangkan yang menetap di daerah Kecamatan Nainggolan lebih memilih menggunakan sub-marga masing-masing.

Tokoh

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Referensi

  1. ↑ "SILSILAH TOGA NAINGGOLAN". OBATAK. Diakses tanggal 2023-06-10.
  2. ↑ ""TAROMBO" : Silsilah Keluarga dalam adat Batak » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2023-06-10.
  3. ↑ Panjaitan, Isran (2011-08-16). "BAGAIMANAKAH HUBUNGAN MARGA PANJAITAN DENGAN MARGA NAINGGOLAN PARHUSIP". ISRAN PANJAITAN. Diakses tanggal 2023-06-10.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan