Selasa, 13 Oktober 2026
07:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Rukwatitan

Rukwatitan

Bagikan:
Rukwatitan
Rentang waktu: Cenomanian, 100 jtyl
250px-Rukwatitan_humerus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Holotipe humerus dalam tampilan anterior dengan skala
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: †Sauropodomorpha
Klad: †Sauropoda
Klad: †Macronaria
Klad: †Titanosauria
Klad: †Lithostrotia
Genus: †Rukwatitan
Gorscak et al., 2014
Spesies tipe
†Rukwatitan bisepultus
Gorscak et al., 2014
Artikel takson sembarang

Rukwatitan adalah genus dinosaurus sauropoda titanosauria dari Formasi Galula di Tanzania. Dinosaurus ini hidup sekitar 100 juta tahun yang lalu, selama pertengahan Kretaseus.[1][2] Spesies ini, yang memiliki fitur serupa dengan spesies Afrika selatan lainnya, Malawisaurus dixeyi, memiliki ukuran 30 kaki (9,1 m) dari kepala hingga ujung ekor,[3] dan memiliki tungkai depan yang diperkirakan sepanjang 65 kaki (20 m). Fosilnya ditemukan tertanam di dinding tebing dekat Danau Rukwa di Lembah Rukwa, yang menjadi asal namanya.[4][5]

Referensi

  1. ↑ Gorscak, Eric; O'Connor, Patrick M.; Stevens, Nancy J.; Roberts, Eric M. (2014). "The basal titanosaurian Rukwatitan bisepultus (Dinosauria, Sauropoda) from the middle Cretaceous Galula Formation, Rukwa Rift Basin, southwestern Tanzania". Journal of Vertebrate Paleontology. 34 (5): 1133–1154. Bibcode:2014JVPal..34.1133G. doi:10.1080/02724634.2014.845568.
  2. ↑ Eric Gorscak. "Ohio University paleontologists discover new species of titanosaurian dinosaur in Tanzania". Ohio: Research. Universitas Ohio. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Juli 2018. Diakses tanggal 8 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ryan Grenoble (10 September 2014). "New Species Of Massive Dinosaur Discovered In Africa". The Huffington Post. Diakses tanggal 11 September 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Agata Blaszczak-Boxe/ (8 September 2014). "New dinosaur species a rare find in Africa". CBS News. Diakses tanggal 8 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Jennifer Viegas (8 September 2014). "Another Massive New Dinosaur Found, This Time in Africa". Discovery Channel. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Mei 2015. Diakses tanggal 8 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Avemetatarsalia
Sauropodomorpha
    • lihat dibawah↓
Saturnaliidae
Unaysauridae
Plateosauridae
Riojasauridae
Massospondylidae
Sauropodiformes
Anchisauria
Sauropoda
    • lihat di bawah↓
Buriolestes schultzi

Pantydraco caducus Massospondylus carinatus

Jingshanosaurus xinwaensis
Lessemsauridae
Vulcanodontidae
Cetiosauridae
Mamenchisauridae
Turiasauria
Neosauropoda
Diplodocoidea
  • (lihat di bawah ↓ )
Macronaria
  • (lihat di bawah ↓ )
Sauropoda meragukan
Vulcanodon karibaensis

Barapasaurus tagorei Patagosaurus fariasi

Turiasaurus riodevnesis
Rebbachisauridae
Khebbashia
Limaysaurinae
Rebbachisaurinae
Flagellicaudata
Dicraeosauridae
Diplodocidae
Apatosaurinae
Diplodocinae
Dicraeosaurus hansemanni Diplodocus carnegii
Camarasauridae
Brachiosauridae
Somphospondyli
Euhelopodidae
Diamantinasauria
Titanosauria
    • lihat di bawah↓
Pelorosaurus brevis

Sauroposeidon proteles

Wintonotitan wattsi
Lirainosaurinae
Colossosauria
Rinconsauria
Aeolosaurini
Lognkosauria
Saltasauroidea
Nemegtosauridae
Saltasauridae
Opisthocoelicaudiinae
Saltasaurinae
Titanosauria yang diperdebatkan
Andesaurus delgadoi

Ampelosaurus atacis Futalognkosaurus dukei

Saltasaurus loricatus
Topik dalam penelitian sauropodomorpha


Ikon rintisan

Artikel bertopik yang berkaitan dengan sauropodomorpha ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan