Kamis, 24 September 2026
03:45 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Barapasaurus

Barapasaurus

Barapasaurus
Rentang waktu: Sinemurian-Pliensbachian, 196–190 jtyl
250px-Barapasaurus_DB.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi kehidupan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Sauropodomorpha
Klad: Sauropoda
Klad: Gravisauria
Genus: Barapasaurus
Jain et al., 1975
Spesies:
B. tagorei
Nama binomial
Barapasaurus tagorei
Jain et al, 1975

Barapasaurus (/bəˌrɑːpəˈsɔːrəs/ "kadal kaki besar")[1] adalah sebuah genus dari dinosaurus sauropoda basal yang berasal dari batuan periode Jura di India. Satu-satunya spesies dari genus ini, B. tagorei, diketahui dari bagian bawah Formasi Kota, yang berasal dari periode Jura Awal hingga tengah. Hal ini menjadikannya salahstau sauropoda terawal yang diketahui. Barapasaurus diketahui dari sekitar 300 tulang dari setidaknya enam individu, sehingga kerangkanya hampir diketahui secara lengkap, kecuali di bagian tulang leher anterior dan tengkorak. Hal ini menjadikannya salahsatu sauropoda yang paling lengkap dari awal periode Jura.

250px-Barapasaurus_scale_diagram.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan ukuran Barapasaurus tagorei

Meski merupakan sebuah sarupoda yang awal dan masih belum terspesialisasi, Barapasaurus menunjukkan rancangan tubuh yang menjadi ciri sauropoda selanjutnya: tulang lehernya memanjang, menghasilkan sebuah leher yang panjang. Badannya pendek dan memiliki lengan dan kaki kolumnar, yang menunjukkan postur kuadrupedal obligat.[2][3] Ukurannya, yang diperkirakan memiliki panjang 12-14 meter dan berat 7 ton,[4][5] dapat dibandingkan dengan sauropoda yang datang selanjutnya.[2]

Referensi

  1. Jain, S. L.; T. S. Kutty; T. Roy-Chowdhury; S. Chatterjee (18 Februari 1975). "The Sauropod Dinosaur from the Lower Jurassic Kota Formation of India". Proceedings of the Royal Society B. 188 (1091): 221–228. Bibcode:1975RSPSB.188..221J. doi:10.1098/rspb.1975.0014. ISSN 1471-2954. S2CID 84957608. Diakses tanggal 13 Oktober 2012.
  2. 1 2 Jain, S. L.; T. S. Kutty; T. Roy-Chowdhury; S. Chatterjee (1979). "Some characteristics of Barapasaurus tagorei, a sauropod dinosaur from the Lower Jurassic of Deccan, India". Proceedings of the IV International Gondwana Symposium, Calcutta. Vol. 1. hlm. 204–216.
  3. Bandyopadhyay, Saswati; David D. Gillette; Sanghamitra Ray; Dhurjati P. Sengupta (2010). "Osteology of Barapasaurus tagorei (Dinosauria: Sauropoda) from the Early Jurassic of India". Palaeontology. 53 (3): 533–569. Bibcode:2010Palgy..53..533B. doi:10.1111/j.1475-4983.2010.00933.x. ISSN 1475-4983.
  4. Glut, Donald F. (1997). Dinosaurs, the encyclopedia. McFarland & Company, Inc. Publishers. ISBN 978-0-375-82419-7.
  5. Paul, Gregory S. (2010). The Princeton Field Guide To Dinosaurs. New Jersey: Princeton University Press. hlm. 173. ISBN 9780691137209.
Avemetatarsalia
Sauropodomorpha
    • lihat dibawah↓
Saturnaliidae
Unaysauridae
Plateosauridae
Riojasauridae
Massospondylidae
Sauropodiformes
Anchisauria
Sauropoda
    • lihat di bawah↓
Buriolestes schultzi

Pantydraco caducus Massospondylus carinatus

Jingshanosaurus xinwaensis
Lessemsauridae
Vulcanodontidae
Cetiosauridae
Mamenchisauridae
Turiasauria
Neosauropoda
Diplodocoidea
  • (lihat di bawah ↓ )
Macronaria
  • (lihat di bawah ↓ )
Sauropoda meragukan
Vulcanodon karibaensis

Barapasaurus tagorei Patagosaurus fariasi

Turiasaurus riodevnesis
Rebbachisauridae
Khebbashia
Limaysaurinae
Rebbachisaurinae
Flagellicaudata
Dicraeosauridae
Diplodocidae
Apatosaurinae
Diplodocinae
Dicraeosaurus hansemanni Diplodocus carnegii
Camarasauridae
Brachiosauridae
Somphospondyli
Euhelopodidae
Diamantinasauria
Titanosauria
    • lihat di bawah↓
Pelorosaurus brevis

Sauroposeidon proteles

Wintonotitan wattsi
Lirainosaurinae
Colossosauria
Rinconsauria
Aeolosaurini
Lognkosauria
Saltasauroidea
Nemegtosauridae
Saltasauridae
Opisthocoelicaudiinae
Saltasaurinae
Titanosauria yang diperdebatkan
Andesaurus delgadoi

Ampelosaurus atacis Futalognkosaurus dukei

Saltasaurus loricatus
Topik dalam penelitian sauropodomorpha
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan