Senin, 28 September 2026
09:17 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Yamanasaurus

Yamanasaurus

Yamanasaurus
Rentang waktu: Maastrichtian,
66.9 jtyl
250px-Yamanasaurus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran seniman Yamanasaurus.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: †Sauropodomorpha
Klad: †Sauropoda
Klad: †Macronaria
Klad: †Titanosauria
Famili: †Saltasauridae
Subfamili: †Saltasaurinae
Genus: †Yamanasaurus
Artikel takson sembarang

Yamanasaurus (berarti "Kadal Yamana") adalah genus dinosaurus titanosauria saltasaurinae punah dari Formasi Rio Playas di Ekuador, berasal dari kala Maastrichtian dari Periode Kapur (diperkirakan sekitar 66,9 juta tahun yang lalu). Spesies tipe dan spesies satu-satunya adalah Yamanasaurus lojaensis, dijelaskan pada tahun 2019 oleh ebastián Apesteguía, John E. Soto Luzuriaga, Pablo A.Gallina, José Tamay Granda dan Galo A. Guamán Jaramillo. Dinosaurus ini adalah dinosaurus non-avian pertama yang ditemukan di Ekuador.[1]

Holotipe, yang terdiri dari fragmen humerus, ulna, tibia, dua vertebra sakral dan satu ekor, ditemukan pada tahun 2017.

Etimologi

Genus Yamanasaurus dinamakan berdasarkan lokalitas Yamana, di mana tulang ditemukan, yang terletak di selatan Ekuador, sekitar lima puluh kilometer dari perbatasan Peru.[2]

Nama spesifiknya, lojanensis, terdiri dari loja dan akhiran -ensis (berarti "yang tinggal di, tinggal"), dinamakan berdasarkan Loja, sebuah kota di mana penemuan ini dipresentasikan dan di mana studi dilakukan.[2]

Referensi

  1. ↑ Apesteguía, S.; Soto Luzuriaga, J.E.; Gallina, P.A.; Tamay Granda, J.; Guamán Jaramillo, G.A. (2019). "The first dinosaur remains from the Cretaceous of Ecuador". Cretaceous Research. doi:10.1016/j.cretres.2019.104345.
  2. 1 2 Science et Avenir : « Un nouveau fossile de dinosaure découvert en Équateur »
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan