Minggu, 25 Oktober 2026
08:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Robert Ritter von Greim

Robert Ritter von Greim

Bagikan:
Robert Ritter von Greim
250px-Bundesarchiv_Bild_101I-401-0204-25%2C_Robert_Ritter_v._Greim_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Greim pada tahun 1940
Kepala Komando Tinggi Luftwaffe
Masa jabatan
26 April 1945 –8 Mei 1945
PendahuluHermann Göring
PenggantiJabatan dihapuskan
Inspektur Pesawat Tempurke-1
Masa jabatan
1 Agustus 1935 –20 April 1936
PendahuluJabatan baru dibentuk
PenggantiBruno Loerzer
Informasi pribadi
LahirRobert Greim
(1892-06-22)22 Juni 1892
Meninggal24 Mei 1945(1945-05-24) (umur 52)
Sebab kematianBunuh diri
MakamSalzburger Kommunalfriedhof
Karier militer
Pihak
Dinas/cabang
Masa dinas
1911–1918
1934–1945
PangkatGeneralfeldmarschall
Pertempuran/perang
PenghargaanSalib Ksatria dari Salib Besi dengan Daun Oak dan Pedang
Pour le Mérite
Ordo Militer Max Joseph

Robert Ritter von Greim (lahir Robert Greim; 22 Juni 1892 – 24 Mei 1945) adalah seorang Generalfeldmarschall (Marsekal Lapangan) Jerman dan penerbang ulung pada Perang Dunia I. Pada bulan April 1945, di hari-hari terakhir Perang Dunia II di Eropa, Adolf Hitler menunjuk Greim sebagai panglima tertinggi Luftwaffe (angkatan udara Jerman) setelah Hermann Göring diberhentikan akibat pengkhianatan. Ia merupakan orang terakhir yang dipromosikan menjadi marsekal lapangan di angkatan bersenjata Jerman. Setelah Jerman Nazi menyerah pada bulan Mei 1945, Greim ditangkap oleh Sekutu. Ia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di sebuah penjara yang dikuasai Amerika pada tanggal 24 Mei 1945.

Kehidupan pribadi

Ia lahir dengan nama Robert Greim pada tanggal 22 Juni 1892 di Bayreuth di Kerajaan Bavaria , negara bagian Kekaisaran Jerman, ia merupakan putra dari seorang perwira kepolisian. Greim menjalani pendidikan kemiliteran sebagai kadet angkatan darat dari tahun 1906 hingga 1911. Ia kemudian lulus dan bergabung dengan Angkatan Darat Bavaria pada tanggal 14 Juli 1911.

Setelah menyelesaikan pendidikan kemiliteran, ia ditempatkan di resimen Artileri Lapangan ke-8 Bavaria pada tanggal 29 Oktober 1912 dan dipromosikan sebagai Letnan setahun kemudian.

Perang Dunia I

Ketika Perang Dunia I dimulai pada bulan Agustus 1914, ia memimpin pasukan meriam dalam Pertempuran Lorraine di Perancis. Ia sempat menjadi ajudan batalion Angkatan Darat pada 19 Maret 1915 sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Angkatan Udara.

250px-Farman_reck.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat pertama yang ditembak jatuh oleh Greim pada 10 Oktober 1915

Karier di dunia penerbangan

Pada 10 Agustus 1915, Greim dipindahkan ke Angkatan Udara Jerman ( Fliegertruppe ). Setelah menjalani pelatihan pilot, Greim bergabung dengan pasukan FA 46b pada 22 Februari 1917.[1] Ia berhasil menembak jatuh pesawat musuh pada 25 Mei 1917 dan di hari yang sama ia menerima penghargaan Salib Besi tingkat pertama. Pada 19 Juni, dia dipromosikan ke pasukan komando Jasta 34. Greim mencetak banyak skor karena berhasil menembak jatuh 7 pesawat musuh pada 16 Agustus 1917. Ia juga mengklaim bahwa ia pernah menembak jatuh pesawat sebanyak 8 kali secara berturuturut.[2][3]

Ia menerima penghargaan Pour le merite karena kemenangannya dalam peperangan sebanyak 28 kali pada tanggal 28 Oktober.[1]

Perang Dunia II

Pertempuran Berlin 1945

Pada April 1945, Hitler mempromosikan Greim dari Jenderal menjadi Generalfeldmarschall ( Marsekal lapangan ) dan membuatnya menjadi perwira Jerman terakhir yang pernah mencapai pangkat Marsekal udara serta menjabat sebagai pemimpin terakhir bagi Luftwaffe, untuk menggantikan Hermann Göring di pecat secara tidak hormat karena dianggap berkhianat.[4] Dengan begitu, Greim menjadi orang kedua yang memimpin Angkatan Udara Jerman selama masa Reich Ketiga. Namun, dengan berakhirnya Perang Dunia II akibat terkepungnya pusat kota Berlin, masa jabatannya sebagai Oberbefehlshaber der Luftwaffe hanya berlangsung beberapa hari.

Pada 28 April, Hitler memerintahkan Greim untuk meninggalkan Berlin dan menyuruh Reitsch terbang bersamanya ke Plön untuk menangkap Heinrich Himmler atas tuduhan pengkhianatan. Pada malam itu, keduanya meninggalkan Berlin. Greim dan Reitcsh lepas landas dari jalur udara Tiergarten dengan pesawat kecil Arado Ar 96. Pada saat ia melintas diatas medan pertempuran antara Jerman dengan Uni Soviet, banyak pasukan Uni Soviet yang mengira bahwa mereka baru saja melihat Hitler melarikan diri dari Berlin.[5]

Kematian

Pada 8 Mei, yakni hari dimana Jerman menyatakan menyerah dalam perang. Greim ditangkap oleh pasukan Amerika di Austria.[6] Greim dilaporkan bunuh diri saat masih berada dalam masa tahanannya di penjara Salzburg pada 24 Mei.[7]

Penghargaan

  • Salib Besi kelas 2 (26 November 1914) & kelas 1 (10 Oktober 1915)
  • Salib Ksatria (23 Oktober 1918)
  • Pour le Mérite (14 Oktober 1918)
  • Knight's Cross pada 24 Juni 1940 sebagai Generalleutnant dan komandan V. Flieger-Korps
  • Oak Leaves pada 2 April 1943 sebagai Generaloberst dan komandan Luftflottenkommando Ost (Luftflotte 6)
  • Lencana Pedang pada 27 Agustus 1944 sebagai Generaloberst dan komandan Luftflotte 6

Referensi

  1. 1 2 Franks et al 1993, pp. 119-20
  2. ↑ "More than would be...page 3 - Over The Front". www.overthefront.com. Diakses tanggal 2020-11-15.
  3. ↑ "Greims Tank Victory". www.theaerodrome.com. Diakses tanggal 2020-11-15.
  4. ↑ Trevor-Roper, Hugh (1995). "The Last Days of Hitler". doi:10.1007/978-1-349-14104-3.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  5. ↑ Dollinger, p. 234
  6. ↑ "Ritter von Greim". WWIIGate. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-28.
  7. ↑ Wistrich, Robert S., 1945-2015. (2002). Who's who in Nazi Germany. Mazal Holocaust Collection. London: Routledge. ISBN 0-415-26038-8. OCLC 49337450.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)

Bibliografi

  • Scherzer, Veit (2007). Die Ritterkreuzträger 1939–1945 Die Inhaber des Ritterkreuzes des Eisernen Kreuzes 1939 von Heer, Luftwaffe, Kriegsmarine, Waffen-SS, Volkssturm sowie mit Deutschland verbündeter Streitkräfte nach den Unterlagen des Bundesarchives [The Knight's Cross Bearers 1939–1945 The Holders of the Knight's Cross of the Iron Cross 1939 by Army, Air Force, Navy, Waffen-SS, Volkssturm and Allied Forces with Germany According to the Documents of the Federal Archives] (dalam bahasa German). Jena, Germany: Scherzers Militaer-Verlag. ISBN 978-3-938845-17-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Thomas, Franz (1997). Die Eichenlaubträger 1939–1945 Band 1: A–K [The Oak Leaves Bearers 1939–1945 Volume 1: A–K] (dalam bahasa German). Osnabrück, Germany: Biblio-Verlag. ISBN 978-3-7648-2299-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Jabatan militer
Didahului oleh:
Hans-Jürgen Stumpff
Kepala Kantor Personel Luftwaffe
1 Juni 1937 – 31 Januari 1939
Diteruskan oleh:
Gustav Kastner-Kirdorf
Didahului oleh:
General Ludwig Wolff
Komandan Divisi Udara ke-5 (Jerman) (1938-1939)
1 Februari 1939 – 11 Oktober 1939
Diteruskan oleh:
V. Fliegerkorps
Didahului oleh:
pembentukan V. Fliegerkorps
Komandan Luftwaffenkommando Ost
1 April 1942 – 6 Mei 1943
Diteruskan oleh:
diubah namanya menjadi Luftflotte 6
Didahului oleh:
Tidak ada
Komandan Luftflotte 6
5 Mei 1943 – 24 April 1945
Diteruskan oleh:
Generaloberst Otto Deßloch
Didahului oleh:
Hermann Göring
Panglima Tertinggi Luftwaffe
26 April 1945 - 8 May 1945
Jerman menyerah pada sekutu
Penghuni terakhir Führerbunker menurut tanggal keluar (1945)
20 April
National Insignia of Germany
21 April
22 April
23 April
24 April
28 April
29 April
30 April
1 Mei
2 Mei
Masih ada pada 2 Mei
Bunuh diri
Dieksekusi
Dibunuh
Tak diketahui
Portal
Akses topik terkait
Temukan informasi lain di
proyek saudari Wikimedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan