Minggu, 11 Oktober 2026
08:17 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Constanze Manziarly

Constanze Manziarly

juru masak pribadi Adolf Hitler (1920–1945)

Bagikan:
Constanze Manziarly
250px-Constanze_Manziarly_1943.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Manziarly pada tahun 1943
Lahir(1920-04-14)14 April 1920
Hilang2 Mei 1945 (pada umur 25 tahun)
Berlin, Jerman Nazi
StatusHilang selama 81 tahun, 5 bulan dan 9 hari
PekerjaanJuru masak, ahli gizi
Pemberi kerjaAdolf Hitler
Catatan
*Kematiannya tidak pernah dikonfirmasi.

Constanze Manziarly (14 April 1920 – menghilang 2 Mei 1945) lahir di Innsbruck, Austria. Setelah menempuh studi untuk menjadi pengajar ilmu gizi, ia mulai bekerja sebagai juru masak dan ahli gizi Adolf Hitler pada tahun 1944. Ia menulis sejumlah surat kepada keluarganya yang menggambarkan kondisinya yang suram, bahkan ketika ia semakin masuk ke dalam lingkaran terdekat Hitler. Ia mendampingi Hitler hingga hari-hari terakhirnya di dalam Führerbunker pada tahun 1945 sebelum akhirnya menghilang. Menurut sekretaris Hitler, Traudl Junge, Manziarly dibawa oleh tentara Soviet.[a]

Kehidupan awal dan karier

Kedua orang tua Manziarly berasal dari sekitar Wina, Austria. Ia lahir di Innsbruck, Tirol, pada tanggal 14 April 1920[1] dan dibesarkan dalam Gereja Ortodoks Yunani. Pada tahun 1929, ayah Manziarly membeli sebuah vila di Innsbruck. Pada tahun 1937, ibunya meninggal karena kanker.[2] Meskipun Manziarly bersikap apolitis, setelah aneksasi Austria pada tahun 1938, ia dipaksa untuk bergabung dengan Liga Gadis Jerman dan kemudian Liga Wanita Nasional Sosialis. Ia dipanggil untuk mengikuti Dinas Tenaga Kerja Reich pada tahun 1939 dan menyelesaikan tugas ini pada tahun berikutnya di Mieming.[2] Dari tahun 1940 hingga 1942, ia menyelesaikan pendidikan tingkat perguruan tinggi di bidang gizi. Ia kemudian menjalani pelatihan selama satu tahun sebagai guru dengan semester terakhir dihabiskan sebagai guru pengganti hingga akhirnya memperoleh sertifikat mengajar pada bulan Juli 1943.[2]

Pada pertengahan September 1943, Manziarly memulai magang selama enam bulan di sebuah sanatorium di Bischofswiesen, Bayern,[1] untuk mendapatkan kualifikasi ahli gizi yang berhasil ia selesaikan pada awal tahun 1944. Ia telah berencana untuk mulai bekerja sebagai guru di Innsbruck pada akhir tahun tersebut ketika ia diminta untuk memasak untuk Hitler.[2][3]

Juru masak Hitler

Setelah Hitler memecat juru masak sebelumnya (karena dugaan keturunan Yahudi) pada awal tahun 1944, direktur sanatorium Bayern memerintahkan Manziarly untuk menyiapkan makanan Hitler, yang diantarkan dengan mobil ke Berghof yang berada di dekat sana setiap harinya.[2][4] Pada tanggal 3 April 1944, Manziarly mencurahkan isi hati kepada ayah dan saudara perempuannya bahwa pekerjaan tersebut membuatnya gelisah, tetapi ia berharap pekerjaan itu berlangsung tidak lebih dari enam bulan agar tidak menghambatnya dalam memulai karier sebagai guru purnawaktu. Ia menyatakan bahwa "Perlawanan apa pun hanya akan membuat saya diseret ke pengadilan," dan menyamakan situasinya seperti "sebelah kaki berada di dalam kubur".[2][4] Hitler merasa puas dengan pelayanan Manziarly dan merekrutnya sebagai staf. Pada pertengahan Juli 1944, ia bepergian bersama Hitler ke Wolfsschanze, markas besarnya di Prusia Timur, di mana ia hadir saat terjadinya Plot 20 Juli.[4] Di sana, ia mulai menghadiri "acara minum teh" Hitler, yaitu pesta malam hari tempat sang diktator menyampaikan monolognya.[2][b]

Jam kerja yang panjang dan tidak teratur dengan posisi berdiri berkontribusi pada buruknya sirkulasi darah ke ekstremitas bawah Manziarly serta penyusutan gusi, yang dirawat oleh dokter gigi Hitler, Hugo Blaschke. Hitler menolak untuk mempekerjakan asisten juru masak demi menghindari kesan berlebihan.[2] Manziarly meminta keluarganya untuk mengirimkan beberapa pakaian dasar dan kartu jatah untuk benang tisik, karena kebutuhan lainnya secara umum tidak disediakan. Pada bulan September 1944, para staf wanita merasa geli ketika Hitler menghadiahi mereka semua stoking abu-abu tebal yang mereka anggap ketinggalan zaman.[4][2] Per November 1944, sekretaris Hitler Traudl Junge menganggap Manziarly masih terlalu baru untuk menjadi bagian dari "lingkaran dalam" Hitler.[5] Bulan berikutnya, Manziarly mendampingi Hitler ke Bad Nauheim, tempat ia memimpin serangan yang gagal.[4]

Berlin, 1945

330px-Bundesarchiv_Bild_183-V04744%2C_Berlin%2C_Garten_der_zerst%C3%B6rte_Reichskanzlei.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu keluar belakang Führerbunker (1947)

Pada tanggal 16 Januari 1945, Hitler mulai tinggal di Führerbunker, kompleks bungker Reichskanzlei berupa tempat perlindungan serangan udara yang lebih baru dan lebih rendah. Manziarly menyiapkan makanan Hitler di dapur Vorbunker, bungker atas yang lebih tua tempat ia juga tidur.[6][7][c] Manziarly juga menyiapkan roti lapis untuk disajikan di atas kereta teh bagi personel tingkat tinggi Partai Nazi dan para jenderal yang melapor kepada Hitler.[8] Tidak diketahui adanya surat dari Manziarly pada tahun 1945. Kontak telepon terakhirnya dengan sang ayah terjadi pada bulan Maret tahun tersebut.[2] Sejak tanggal 21 April, Manziarly mendampingi Eva Braun serta para sekretaris Hitler, Junge dan Gerda Christian, ke acara minum teh yang skalanya telah diperkecil. Meskipun atmosfer di sana suram, beberapa orang di dalam bungker menjuluki Manziarly "Nona Marzipani".[2]

Pada tanggal 22 April, Hitler secara pribadi meminta Manziarly untuk meninggalkan Berlin bersama Junge dan Christian.[9] Ketiga wanita tersebut justru mengajukan diri untuk tetap tinggal bersama sang diktator dan masing-masing diberi sebuah kapsul sianida dari persediaan dokter SS Ludwig Stumpfegger seandainya mereka memutuskan untuk mengakhiri hidup sendiri.[10][11] Para wanita tersebut mengetahui dari Hitler pada dini hari tanggal 30 April bahwa ia berniat untuk menembak dirinya sendiri pada hari itu.[12] Sekitar tengah hari, Hitler mengonfirmasi niatnya kepada sekretaris pribadinya, Martin Bormann. Manziarly, Junge, dan Christian hadir dalam santapan terakhir Hitler pada waktu seperti biasanya, pukul 13.00. Setelah makan siang, ajudan Hitler, SS-Sturmbannführer Otto Günsche, memberi tahu para sekretaris bahwa Hitler ingin mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang.[13] Menurut Junge, Manziarly memasak makanan pascakematian untuk Hitler agar orang lain yang tidak mengetahui kematiannya secara langsung tidak menaruh curiga.[14][a]

Pada tanggal 1 Mei, Manziarly meninggalkan bungker dalam kelompok pelarian pertama dari sepuluh kelompok yang dipimpin oleh SS-Brigadeführer Wilhelm Mohnke.[16][17] Sambil menghindari pasukan Tentara Merah Uni Soviet, mereka bergerak ke utara menuju tempat pertahanan Angkatan Darat Jerman di ruang bawah tanah Pabrik Bir Schultheiss-Patzenhofer di Prinzenallee. Kelompok ini meliputi Junge, Christian, sekretaris Bormann Else Krüger, dan ahli bedah SS Ernst-Günther Schenck. Pada dini hari tanggal 2 Mei, beberapa orang dari kelompok tersebut ditangkap oleh tentara Soviet.[18]

Mohnke menugaskan keempat wanita tersebut untuk mencoba menyampaikan laporan tertulisnya kepada penerus Hitler, Karl Dönitz. Para wanita tersebut berjalan keluar dari halaman pabrik bir dan bergerak menuju wilayah Berlin yang diduduki Soviet. Christian dan Krüger tetap tinggal di area pasokan air,[19] sementara Manziarly meminta Junge untuk menunggu sejenak agar ia bisa mencoba mengganti jaket Wehrmacht miliknya dengan pakaian sipil.[20][d] Mengenai momen ini, Junge memberikan dua versi pernyataan yang berbeda. Dalam surat tahun 1947 kepada ayah Manziarly, ia menyatakan bahwa setelah terus dibuntuti oleh patroli Soviet karena jaket tersebut, Manziarly pergi bersama seorang pria yang menawarkan pakaian kepadanya.[2] Sementara itu, dalam sebuah manuskrip yang tidak diterbitkan, ia menyebutkan bahwa Manziarly "berjalan mendekati sekelompok wanita".[22][a] Junge menulis bahwa ia kemudian melihat Manziarly dibawa oleh dua tentara Soviet menuju terowongan kereta bawah tanah U-Bahn. Ia mencoba menghalangi mereka, tetapi para tentara tersebut mendorongnya mundur.[2] Manziarly menenangkan Junge dengan mengatakan, "Mereka hanya ingin melihat surat-suratku."[20] Baku tembak kemudian meletus, memaksa Junge untuk segera bersembunyi di dalam sebuah rumah.[23] Junge menulis surat kepada ayah Manziarly bahwa putrinya pernah berkata bahwa ia lebih baik menggunakan kapsul racunnya daripada membiarkan seorang tentara memerkosanya. Junge juga menyatakan sebagai pelipur lara bahwa banyak wanita (terutama yang kedapatan mengenakan pakaian pria) kabarnya dikirim ke kamp kerja paksa Rusia dan kondisi mereka "relatif baik".[2][24]

Warisan

Ayah Manziarly menghubungi sejumlah individu untuk mencari tahu nasib putrinya. Pelayan Hitler, Heinz Linge, menulis bahwa ia tidak mengetahui keberadaan Manziarly setelah pelarian dari Berlin karena ia berada di kelompok yang berbeda.[2] Setelah menghabiskan waktu selama 10 tahun di kamp tahanan Siberia, asisten Hugo Blaschke, Käthe Heusermann, menulis bahwa meskipun ia mengenal Manziarly dengan baik, ia tidak menemukan jejak apa pun tentangnya sejak jatuhnya Berlin. Atas permintaan ayahnya, pada tahun 1963, otoritas Innsbruck menyatakan Manziarly telah meninggal dunia dan menyebutkan bahwa ia "dibawa pergi oleh orang-orang Rusia".[2]

Manziarly dikenal luas sebagai sesosok orang hilang yang terkenal. Beberapa teori pinggiran menyatakan bahwa ia mungkin telah menggunakan identitas baru –bahkan mungkin menggunakannya untuk melarikan diri dari Jerman bersama Hitler setelah sang diktator secara semu memalsukan kematiannya.[2][e]

Penulis Jerman Stefan Dietrich mulai tertarik pada Manziarly setelah membaca tentang dirinya dalam memoar Junge karena ia berasal dari wilayah yang sama. Ia menemukan saudara perempuan Manziarly, Susanne Schiessl (1918–2014), dan putri Schiessl. Mereka memberikan 15 surat yang diterbitkan serta ditranskripsikan sebagian dalam biografi Manziarly tahun 2020 karya Dietrich.[2][f] Selain itu, Eva Braun merekam beberapa detik video Manziarly (satu-satunya rekaman video dirinya yang diketahui) dalam pernikahan saudara perempuannya, Gretl Braun, pada bulan Juni 1944.[2]

Catatan

  1. 1 2 3 Dengan mengutip ketidakakuratan beberapa klaimnya yang lain, sejarawan Anton Joachimsthaler menganggap Junge sebagai saksi mata yang tidak andal.[15]
  2. ↑ Transkrip pidato dalam rangkaian acara tersebut dikumpulkan sebagai Obrolan Meja Hitler, meskipun hanya satu catatan dari masa Manziarly berada di lingkaran tersebut yang bertahan.[2]
  3. ↑ Pada akhir April, para sekretaris memindahkan tempat tidur mereka ke ruang rapat di Führerbunker, tetapi tidak diketahui apakah Manziarly mendampingi mereka.[2]
  4. ↑ Junge menyatakan dalam memoarnya bahwa keempat wanita tersebut mengenakan jaket militer, tetapi membuangnya sebelum meninggalkan pabrik bir.[21]
  5. ↑ Sebuah kembaran tubuh yang dispekulasikan oleh Soviet sebagai Hitler, sempat diklaim oleh beberapa pihak sebagai pembantu dapur.[2][25][26]
  6. ↑ Keluarga Manziarly memberikan sebuah foto autentik dari tahun 1943, membuat Dietrich mencatat bahwa foto dari tahun yang sama karya fotografer Hitler Heinrich Hoffmann (yang diklaim oleh beberapa orang memperlihatkan Manziarly bersama Arthur Kannenberg [de]) diberi tanggal terlalu awal sehingga kemungkinan besar menggambarkan pendahulunya, Helene von Exner [de].[2][1]

Referensi

  1. 1 2 3 Joachimsthaler 2000, hlm. 284.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Dietrich, Stefan (2020). Constanze Manziarly: Hitlers letzte Diätköchin (dalam bahasa Jerman). Berlin: BerlinStory Verlag GmbH. ISBN 978-3957237132.
  3. ↑ Junge 2004, hlm. 147, 166.
  4. 1 2 3 4 5 Crossland, David (2020-11-23). "Adolf Hitler's chef made fake last meal to cover up his suicide". The Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
  5. ↑ Junge 2004, hlm. 147.
  6. ↑ Villatoux & Aiolfi 2020, hlm. 48.
  7. ↑ Mollo 1988, hlm. 28, 30–32.
  8. ↑ Villatoux & Aiolfi 2020, hlm. 49.
  9. ↑ Galante & Silianoff 1990, hlm. 1–3.
  10. ↑ Beevor 2002, hlm. 278.
  11. ↑ Kershaw 2008, hlm. 951.
  12. ↑ Eberle & Uhl 2005, hlm. 267.
  13. ↑ Kershaw 2008, hlm. 954.
  14. ↑ Junge 2004, hlm. 189.
  15. ↑ Joachimsthaler 2000, hlm. 150, 160.
  16. ↑ Fest 2004, hlm. 147.
  17. ↑ Felton 2014, hlm. 154.
  18. ↑ O'Donnell 1978, hlm. 271, 274, 283, 291.
  19. ↑ Galante & Silianoff 1990, hlm. 150–151.
  20. 1 2 Junge 2004, hlm. 219.
  21. ↑ Junge 2004, hlm. 194.
  22. ↑ Galante & Silianoff 1990, hlm. vii, 151.
  23. ↑ Galante & Silianoff 1990, hlm. 151.
  24. ↑ Junge 2004, hlm. 210, 219.
  25. ↑ Moore, Herbert; Barrett, James W., ed. (1947). Who Killed Hitler?. W. F. Heimlich (foreword). New York: The Booktab Press. hlm. 10, 59–60.
  26. ↑ Mitchell, Arthur (2007). Hitler's Mountain: The Führer, Obersalzberg and the American Occupation of Berchtesgaden (dalam bahasa Inggris). Jefferson, NC: McFarland. hlm. 56–57. ISBN 978-0-7864-2458-0.

Sumber

Penghuni terakhir Führerbunker menurut tanggal keluar (1945)
20 April
National Insignia of Germany
21 April
22 April
23 April
24 April
28 April
29 April
30 April
1 Mei
2 Mei
Masih ada pada 2 Mei
Bunuh diri
Dieksekusi
Dibunuh
Tak diketahui
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan