Sabtu, 03 Oktober 2026
18:53 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Propaganda Nazi

Propaganda Nazi

Bagikan:
250px-Bundesarchiv_Bild_146-1968-101-20A%2C_Joseph_Goebbels.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Joseph Goebbels, kepala Kementerian Pencerahan Rakyat dan Propaganda Reich Jerman Nazi

Propaganda merupakan alat Partai Nazi di Jerman sejak awal berdirinya hingga akhir rezim pada Mei 1945 di akhir Perang Dunia II di Eropa. Seiring bertambahnya kekuasaan partai, cakupan dan efektivitas propagandanya tumbuh dan meresap ke semakin banyak ruang di Jerman dan, akhirnya, di luar negeri.

Kronologi

Dalam oposisi (1919–33)

Pemimpin Nazi Adolf Hitler menjadikan tiga bab dari buku 1925/26-nya, Mein Kampf, sebagai alat propaganda, untuk mempelajari dan mempraktikan propaganda.[1]

Dalam kekuasaan (1933–39)

Pada 13 Maret 1933, Reich Ketiga mendirikan Kementerian Propaganda dan menunjuk Joseph Goebbels sebagai Menteri-nya. Tujuannya adalah untuk menentukan musuh-musuh dari pihak luar (negara-negara yang terlibat dalam Perjanjian Versailles di Jerman - menurut klaim wilayah dan etnosentrisme) dan musuh-musuh dari dalam negeri, seperti Yahudi, Romani, homoseksual, Bolshevik dan topik-topik seperti seni rupa degenerasi.

Lihat pula

Daftar pustaka

Referensi

  1. ↑ Bab-bab tersebut adalah Bab VI, "Propaganda Perang", dan XI, "Propaganda dan Organisasi".

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nazi propaganda.
Organisasi
Insignia of the Nazi Party
Sejarah
Ideologi
Ras
Kekejaman
Di luar Jerman
Daftar
Tokoh
Topik terkait

Templat:Topik antisemitisme

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan