Rabu, 28 Oktober 2026
22:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Perang Revolusi Prancis

Perang Revolusi Prancis

serangkaian konflik dari 1792 hingga 1802 antara Republik Prancis dan beberapa monarki Eropa

Bagikan:
Perang Revolusi Prancis
French Revolutionary Wars
French Revolutionary Wars

Klik gambar untuk memuat artikel yang sesuai.
Dari kiri ke kanan, dari atas ke bawah:
Pertempuran Valmy, Toulon, Fleurus, Quiberon, Arcole, Mantua, Piramida, Sungai Nil, Zurich, Marengo, Hohenlinden, Ravine-à-Couleuvres
Tanggal20 April 1792 – 27 Maret 1802 (1792-04-20 – 1802-03-27) (9 tahun, 11 bulan dan 1 minggu)
Lokasi
Hasil

Kemenangan Prancis pada Koalisi Pertama:

Kemenangan Prancis pada Koalisi Kedua

Perubahan
wilayah
Pihak yang terlibat

Prancis Republik Prancis
Negara satelit Prancis
Orang Irlandia Bersatu[9]
20px-OrzelekPoniatowski.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Legiun Polandia[10]

Denmark Denmark–Norwegia[11]
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Monarki Habsburg Archduke Charles
Monarki Habsburg Michael von Melas
Monarki Habsburg József Alvinczi
Monarki Habsburg Dagobert Sigmund von Wurmser
Monarki Habsburg Peter Quasdanovich
Prusia Duke of Brunswick
Prusia Prince of Hohenlohe
Kerajaan Prancis Prince de Condé
Kerajaan Britania Raya Prince Frederick, Duke of York and Albany
Kerajaan Britania Raya Horatio Nelson
Kerajaan Britania Raya Ralph Abercromby
Kerajaan Britania Raya William Sidney Smith

Kekaisaran Rusia Alexander Suvorov

Republik Prancis Pertama Napoleon Bonaparte
Republik Prancis Pertama Charles Pichegru
Republik Prancis Pertama Jean-Baptiste Jourdan
Republik Prancis Pertama André Masséna
Republik Prancis Pertama Jean Victor Marie Moreau
Republik Prancis Pertama Charles François Dumouriez
Republik Prancis Pertama François Christophe Kellermann
Wolfe Tone

20px-OrzelekPoniatowski.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jan Henryk Dąbrowski

Perang Revolusi Prancis adalah serangkaian konflik besar dari 1792 sampai 1802 antara Pemerintahan Revolusi Prancis dan beberapa negara Eropa. Ditandai dengan semangat revolusioner Prancis dan inovasi militer, perang ini menyaksikan kemenangan Pasukan Revolusi Prancis yang mengalahkan sejumlah koalisi yang menentang mereka dan memperluas kekuasaan Prancis ke Negara Rendah, Italia, dan Rheinlandia. Perang ini melibatkan jumlah tentara yang besar, terutama karena penerapan pengerahan massa modern.

Perang Revolusi Prancis umumnya dibagi antara perang Koalisi Pertama (1792-1797) dan Koalisi Kedua (1798-1801), walaupun Prancis sedang berperang dengan Kerajaan Britania Raya terus 1793-1802. Permusuhan berhenti dengan Persetujuan Amiens tahun 1802, tetapi konflik segera dimulai lagi dengan dimulainya Peperangan era Napoleon. Perjanjian Amiens biasanya dianggap sebagai penanda akhir dari Perang Revolusi Prancis, tetapi peristiwa lain sebelum dan sesudah 1802 telah diusulkan untuk menjadi titik awal dari Perang Napoleon. Kedua konflik tersebut bersama-sama membentuk apa yang kadang-kadang disebut sebagai "Perang Besar Prancis".

Lihat pula

Rujukan

Referensi

Pranala luar

Peristiwa sipil dan politik yang signifikan menurut tahun
1788
1789
1790
1791
1792
1793
1794
1795
1797
1799
Operasi militer revolusioner
1792
1793
1794
1795
1796
1797
1798
1799
1800
1801
1802
Pemimpin militer
Prancis Angkatan Darat
Prancis
Prancis French Navy
Opposition
Kekaisaran Austria Austria
Kerajaan Britania Raya Britania Raya
Republik Belanda Republik Belanda
Prusia Prusia
Kekaisaran Rusia Rusia
Spanyol Spanyol
Tokoh dan faksi berpengaruh lainnya
Society of 1789
Girondis
The Plain
Montagnards
Hébertists
dan Enragés
Others
Pemikir berpengaruh
Efek budaya


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Belanda Austria dan Kadipaten Milan berada di bawah pemerintahan langsung Austria. Banyak negara bagian Italia lainnya, serta negara-negara yang diperintah oleh Habsburg lainnya seperti Keharyapatihan Toscana, memiliki hubungan dekat dengan Habsburg.
  2. 1 2 Netral setelah Perjanjian Basel pada tahun 1795.
  3. ↑ Kerajaan Britania Raya bersatu dengan Kerajaan Irlandia pada tahun 1801 untuk menjadi Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia.
  4. ↑ Lihat Invasi Prancis ke Swiss dan Stecklikrieg
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan