Selasa, 20 Oktober 2026
05:03 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Traktat Campo Formio

Traktat Campo Formio

Bagikan:
250px-Trait%C3%A9_de_Campo-Formio_12_sur_12_-_Archives_Nationales_-_AE-III-50bis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Traktat Campo Formio (Arsip Nasional Prancis).

Traktat Campo Formio (kini Campoformido) ditandatangani pada 18 Oktober 1797 (27 Vendémiaire VI) oleh Napoleon Bonaparte sebagai perwakilan Republik Prancis dan Count Philipp von Cobenzl sebagai perwakilan Monarki Austria.[1][2] Traktat ini ditandatangani setelah gencatan senjata Leoben (18 April 1797), yang dipaksakan pada Habsburg oleh Napoleon yang telah memenangkan peperangan di Italia. Traktat ini mengakhiri Perang Koalisi Pertama dan membuat Britania Raya menjadi satu-satunya negara yang masih berperang melawan Prancis.

Pasal-pasal publik traktat ini hanya berurusan dengan Prancis dan Austria. Traktat ini menyerukan agar Kongres Rastatt segera diadakan untuk menegosiasikan perdamaian dengan Kekaisaran Romawi Suci. Dalam pasal-pasal rahasianya, Austria sebagai negara milik Kaisar berjanji untuk bekerja sama dengan Prancis untuk mencapai tujuan tertentu dalam kongres. Kongres ini gagal mencapai titik temu pada awal tahun 1799 dan pada 12 Maret Prancis kembali menyatakan perang kepada Austria. Perang ini (yang disebut Perang Koalisi Kedua) diakhiri dengan ditetapkannya Perdamaian Lunéville pada tahun 1801.

Catatan kaki

  1. ↑ Jones, hlm. 512.
  2. ↑ Lefebvre, hlm.199–201.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Treaty of Campo Formio.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan