
Étienne Jacques-Joseph-Alexandre Macdonald,[1][2][3] Adipati Pertama Taranto (pelafalan dalam bahasa Prancis:[etjɛnʒakʒozɛfalɛksɑ̃dʁmakdɔnald]; 17 November 1765 - 25 September 1840),[4] adalah Marsekal Kekaisaran dan pemimpin militer selama Revolusi Prancis dan Peperangan era Napoleon.[5]
Étienne Jacques Joseph Alexandre Macdonald[1][3] lahir di Sedan, Prancis. Ayahandanya, Neil MacEachen, kemudian MacDonald, berasal dari keluarga Jacobit dari Howbeg di Uist Selatan, Skotlandia Barat. Dia adalah kerabat dekat Flora MacDonald, yang memainkan peran kunci dalam pelarian Pangeran Charles Edward Stuart setelah kegagalan Pemberontakan 1745.
Dibawah Napoleon
Ia tetap tidak memiliki jabatan hingga tahun 1809, namun kemudian Napoleon mengangkatnya sebagai penasihat militer bagi Pangeran Eugène de Beauharnais, wakil raja Kerajaan Italia sekaligus panglima Angkatan Darat Italia.[6] Setelah kalah secara tidak terduga di Pertempuran Aspern-Essling, Napoleon memerintahkan pasukan Eugène ke utara dan bergabung dengannya, dengan MacDonald mengikuti. Pada hari kedua di Pertempuran Wagram, di tengah tekanan hebat di sepanjang garis depan, Napoleon memerintahkan Macdonald untuk melancarkan serangan balik nekat terhadap pusat pertahanan musuh. Macdonald segera membentuk formasi infanteri raksasa berbentuk persegi tiga sisi yang terbuka di bagian belakang—dilindungi oleh pasukan kavaleri Nansouty—lalu meluncurkannya ke arah barisan pasukan Austria. Meskipun menderita korban jiwa yang sangat besar akibat gempuran artileri Austria, serangan berani ini berhasil menjebol pusat pertahanan Austria dan memenangkan pertempuran.[7][8]
Setelah pertempuran, Napoleon bergegas mencari MacDonald di sisa medan perang yang penuh dengan mayat. Setelah menemukannya, Napoleon mengulurkan tangannya dan berkata, "Jabatlah tangan saya, MacDonald. Tidak ada kebencian diantara kita. Kita akan mulai sekarang bersahabat dan sebagai ikrar ketulusan saya, saya akan mengirimkan baton Marsekal yang telah Anda peroleh dengan gemilang". MacDonald terisak tangis dan terharu bersumpah setia kepada Napoleon dikelilingi pasukan yang bersorak.[9] Napoleon kemudian berkata, "Kamu telah berperilaku dengan gagah berani... Di medan tempur keagunganmu dimana saya berhutang kepadamu sangat besar atas kesuksesan semalam, saya mengangkatmu sebagai Marsekal Kekaisaran. Kamu telah lama pantas mendapatkannya". MacDonald menjadi salah satu dari tiga marsekal baru Napoleon dan penunjukkannya merupakan "pilihan bangsa". Napoleon juga menganugerahinya sebagai Adipati Taranto di Kerajaan Napoli.[7][8]
Lihat pula
Catatan
- 1 2 Le Petit Robert des noms propres, French edition, 2018, entry « Macdonald (Étienne Jacques Joseph Alexandre) ». As a French citizen, his name has been registered as "Macdonald", without an upercase "D" after the prefix "Mac".
- ↑ Encyclopædia Universalis. "Eugène de Beauharnais". universalis.fr. Diakses tanggal 2021-02-05. […] grâce aux conseils de Macdonald qu'il a la sagesse d'écouter […]
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link). - 1 2 Bibliothèque nationale de France. "Notice de personne : Macdonald, Étienne-Jacques-Joseph-Alexandre (1765-1840)". catalogue.bnf.fr. Diakses tanggal 2021-02-07..
- ↑ France (1841). Bulletin des lois de la République Française. Impr. Nat. des Lois. hlm. 542.
- ↑ In the English translation of the Treaty of Fontainebleau (1814) his name and title is given as James Stephen Alexander Macdonald, Duke of Tarentum (Alphonse de Lamartine (translated by Michael Rafter). The History of the Restoration of Monarchy in France. H. G. Bohn, 1854 (New York Public Library). pp 201-207)
- ↑ Dunn-Pattison, Richard. Napoleon's Marshals.
- 1 2
Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Macdonald, Jacques Etienne Joseph Alexandre" . Encyclopædia Britannica. Vol. 17 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 210–211. - 1 2 Dunn-Pattison, Richard. Napoleon's Marshals.
- ↑ https://newspapers.bc.edu/?a=d&d=bpilott18461114-01.2.3&e=-------en-20--1--txt-txIN-----------------------
Referensi
- Clausewitz, Carl von (2020). Napoleon Absent, Coalition Ascendant: The 1799 Campaign in Italy and Switzerland, Volume 1. Trans and ed. Nicholas Murray and Christopher Pringle. Lawrence, Kansas: University Press of Kansas. ISBN978-0-7006-3025-7
- Clausewitz, Carl von (2021). The Coalition Crumbles, Napoleon Returns: The 1799 Campaign in Italy and Switzerland, Volume 2. Trans and ed. Nicholas Murray and Christopher Pringle. Lawrence, Kansas: University Press of Kansas. ISBN978-0-7006-3034-9
- Heraldica.org – Napoleonic heraldry
Macdonald was especially fortunate to have accounts of his military exploits recorded by Mathieu Dumas and Ségur who were on his staff in Switzerland.
- M.Dumas, Evénements militaires
- Ségur's rare tract, Lecture sur la campagne du Général Macdonald dans les Grisons en 1800 et 1801 (1802), and Eloge (1842).
- His memoirs were published in 1892 (Eng. trans., Recollections of Marshal Macdonald), but are brief and wanting in balance.
His diary of 1825 has been translated into English with a commentary ...
- The French Macdonald : journey of a marshal of Napoléon in the Highlands and islands of Scotland ... : the 1825 travel diary of Jacques Etienne Joseph Alexandre Macdonald, with commentaries by Jean-Didier Hache and Domhnall Uilleam Stiùbhart. [Port of Ness, Isle of Lewis]: The Islands Book Trust, 2007 209p. ISBN978-1-907443-01-5
Marshals dari Kekaisaran Napoleon (1804 - 1815) | |||
|---|---|---|---|