Kamis, 01 Oktober 2026
10:53 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Étienne Macdonald

Étienne Macdonald

Bagikan:
250px-MacDonald_par_Antoine_Jean_Gros.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
MacDonald oleh Antoine Jean Gros
250px-Marshal_MacDonald_Tomb_Pere_Lachaise.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Macdonald di Pemakaman Père-Lachaise, Paris

Étienne Jacques-Joseph-Alexandre Macdonald,[1][2][3] Adipati Pertama Taranto (pelafalan dalam bahasa Prancis:[etjɛnʒakʒozɛfalɛksɑ̃dʁmakdɔnald]; 17 November 1765 - 25 September 1840),[4] adalah Marsekal Kekaisaran dan pemimpin militer selama Revolusi Prancis dan Peperangan era Napoleon.[5]

Étienne Jacques Joseph Alexandre Macdonald[1][3] lahir di Sedan, Prancis. Ayahandanya, Neil MacEachen, kemudian MacDonald, berasal dari keluarga Jacobit dari Howbeg di Uist Selatan, Skotlandia Barat. Dia adalah kerabat dekat Flora MacDonald, yang memainkan peran kunci dalam pelarian Pangeran Charles Edward Stuart setelah kegagalan Pemberontakan 1745.

Dibawah Napoleon

Ia tetap tidak memiliki jabatan hingga tahun 1809, namun kemudian Napoleon mengangkatnya sebagai penasihat militer bagi Pangeran Eugène de Beauharnais, wakil raja Kerajaan Italia sekaligus panglima Angkatan Darat Italia.[6] Setelah kalah secara tidak terduga di Pertempuran Aspern-Essling, Napoleon memerintahkan pasukan Eugène ke utara dan bergabung dengannya, dengan MacDonald mengikuti. Pada hari kedua di Pertempuran Wagram, di tengah tekanan hebat di sepanjang garis depan, Napoleon memerintahkan Macdonald untuk melancarkan serangan balik nekat terhadap pusat pertahanan musuh. Macdonald segera membentuk formasi infanteri raksasa berbentuk persegi tiga sisi yang terbuka di bagian belakang—dilindungi oleh pasukan kavaleri Nansouty—lalu meluncurkannya ke arah barisan pasukan Austria. Meskipun menderita korban jiwa yang sangat besar akibat gempuran artileri Austria, serangan berani ini berhasil menjebol pusat pertahanan Austria dan memenangkan pertempuran.[7][8]

Setelah pertempuran, Napoleon bergegas mencari MacDonald di sisa medan perang yang penuh dengan mayat. Setelah menemukannya, Napoleon mengulurkan tangannya dan berkata, "Jabatlah tangan saya, MacDonald. Tidak ada kebencian diantara kita. Kita akan mulai sekarang bersahabat dan sebagai ikrar ketulusan saya, saya akan mengirimkan baton Marsekal yang telah Anda peroleh dengan gemilang". MacDonald terisak tangis dan terharu bersumpah setia kepada Napoleon dikelilingi pasukan yang bersorak.[9] Napoleon kemudian berkata, "Kamu telah berperilaku dengan gagah berani... Di medan tempur keagunganmu dimana saya berhutang kepadamu sangat besar atas kesuksesan semalam, saya mengangkatmu sebagai Marsekal Kekaisaran. Kamu telah lama pantas mendapatkannya". MacDonald menjadi salah satu dari tiga marsekal baru Napoleon dan penunjukkannya merupakan "pilihan bangsa". Napoleon juga menganugerahinya sebagai Adipati Taranto di Kerajaan Napoli.[7][8]

Lihat pula

Catatan

  1. 1 2 Le Petit Robert des noms propres, French edition, 2018, entry « Macdonald (Étienne Jacques Joseph Alexandre) ». As a French citizen, his name has been registered as "Macdonald", without an upercase "D" after the prefix "Mac".
  2. ↑ Encyclopædia Universalis. "Eugène de Beauharnais". universalis.fr. Diakses tanggal 2021-02-05. […] grâce aux conseils de Macdonald qu'il a la sagesse d'écouter […]{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link).
  3. 1 2 Bibliothèque nationale de France. "Notice de personne : Macdonald, Étienne-Jacques-Joseph-Alexandre (1765-1840)". catalogue.bnf.fr. Diakses tanggal 2021-02-07..
  4. ↑ France (1841). Bulletin des lois de la République Française. Impr. Nat. des Lois. hlm. 542.
  5. ↑ In the English translation of the Treaty of Fontainebleau (1814) his name and title is given as James Stephen Alexander Macdonald, Duke of Tarentum (Alphonse de Lamartine (translated by Michael Rafter). The History of the Restoration of Monarchy in France. H. G. Bohn, 1854 (New York Public Library). pp 201-207)
  6. ↑ Dunn-Pattison, Richard. Napoleon's Marshals.
  7. 1 2  Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Macdonald, Jacques Etienne Joseph Alexandre" . Encyclopædia Britannica. Vol. 17 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 210–211.
  8. 1 2 Dunn-Pattison, Richard. Napoleon's Marshals.
  9. ↑ https://newspapers.bc.edu/?a=d&d=bpilott18461114-01.2.3&e=-------en-20--1--txt-txIN-----------------------

Referensi

  • Clausewitz, Carl von (2020). Napoleon Absent, Coalition Ascendant: The 1799 Campaign in Italy and Switzerland, Volume 1. Trans and ed. Nicholas Murray and Christopher Pringle. Lawrence, Kansas: University Press of Kansas. ISBN978-0-7006-3025-7
  • Clausewitz, Carl von (2021). The Coalition Crumbles, Napoleon Returns: The 1799 Campaign in Italy and Switzerland, Volume 2. Trans and ed. Nicholas Murray and Christopher Pringle. Lawrence, Kansas: University Press of Kansas. ISBN978-0-7006-3034-9
  • Heraldica.org – Napoleonic heraldry

Macdonald was especially fortunate to have accounts of his military exploits recorded by Mathieu Dumas and Ségur who were on his staff in Switzerland.

  • M.Dumas, Evénements militaires
  • Ségur's rare tract, Lecture sur la campagne du Général Macdonald dans les Grisons en 1800 et 1801 (1802), and Eloge (1842).
  • His memoirs were published in 1892 (Eng. trans., Recollections of Marshal Macdonald), but are brief and wanting in balance.

His diary of 1825 has been translated into English with a commentary ...

  • The French Macdonald : journey of a marshal of Napoléon in the Highlands and islands of Scotland ... : the 1825 travel diary of Jacques Etienne Joseph Alexandre Macdonald, with commentaries by Jean-Didier Hache and Domhnall Uilleam Stiùbhart. [Port of Ness, Isle of Lewis]: The Islands Book Trust, 2007 209p. ISBN978-1-907443-01-5
Peristiwa sipil dan politik yang signifikan menurut tahun
1788
1789
1790
1791
1792
1793
1794
1795
1797
1799
Operasi militer revolusioner
1792
1793
1794
1795
1796
1797
1798
1799
1800
1801
1802
Pemimpin militer
Prancis Angkatan Darat
Prancis
Prancis French Navy
Opposition
Kekaisaran Austria Austria
Kerajaan Britania Raya Britania Raya
Republik Belanda Republik Belanda
Prusia Prusia
Kekaisaran Rusia Rusia
Spanyol Spanyol
Tokoh dan faksi berpengaruh lainnya
Society of 1789
Girondis
The Plain
Montagnards
Hébertists
dan Enragés
Others
Pemikir berpengaruh
Efek budaya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan