Minggu, 20 September 2026
18:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Partai Ummat Islam

Partai Ummat Islam

partai politik di Indonesia

Artikel ini bukan mengenai Partai Ummat.
Partai Ummat Islam
250px-Logo_Partai_Ummat_Islam.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua umumAbdullah Amas
Sekretaris Jenderal-
Dibentuk26 Juni 1998
Kantor pusatJl Raya Pasar Minggu Km 18 No 8 Blok 87, Jakarta Selatan
IdeologiIslam

Partai Ummat Islam (PUI), yang kemudian berubah menjadi Partai Ummat Islam Indonesia (PUII) untuk memenuhi syarat dalam Pemilihan Umum 2004, adalah partai politik Islam pertama yang dibentuk pada periode pasca-Soeharto.[1] Partai ini diumumkan pada 26 Juni 1998 di Masjid Al-Azhar, Jakarta,[2] dengan cendekiawan muslim terkemuka, Deliar Noer, sebagai pemimpin partai.[3] Kini Partai Ummat Islam (PUI) dipimpin oleh Abdullah Amas,[4] yang telah menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden tahun 2024.[5]

Pemilihan Umum 1999

Dalam Pemilihan Umum 1999, Deliar Noer dengan giat berkampanye di berbagai daerah seperti Bandung, Medan, Cirebon, dan banyak lainnya. Melihat pandangan positif masyarakat terhadap partainya, ia optimis bahwa partainya akan mampu menarik para muslim dengan berbagai keyakinan dan pandangan politik, bahkan berharap dapat memenangkan 10% atau lebih dari total suara.[2] Namun, usahanya sia-sia karena PUI hanya meraih 269.309 suara tanpa satu kursi pun di Dewan Perwakilan Rakyat.[6]

Pemilihan Umum 2004

Dengan tampilan buruk PUI dalam Pemilihan Umum 1999, mereka terpaksa melakukan reformasi menjadi partai baru jika ingin berpartisipasi dalam Pemilihan Umum 2004 yang akan datang. Dalam kongres tiga hari yang diadakan di Kaliarung, Yogyakarta (13 Oktober - 16 Oktober 1999) untuk membahasi perubahan yang perlu dilakukan, PUI akhirnya berubah menjadi PUII. Namun, PUII bahkan tidak berhasil menjadi peserta yang memenuhi syarat untuk Pemilihan Umum 2004.[2]

Referensi

  1. "In Memoriam: Deliar Noer (1926-2008)". Cornell University. hlm. 6. Diakses tanggal 2023-11-04.
  2. 1 2 3 "Deliar Noer: Sebuah Biografi Politik, 1951-1999". Internet Archive. Diakses tanggal 2023-11-04.
  3. "Political Parties - President of Indonesia Collection Website". kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-09-28. Diakses tanggal 2023-11-04.
  4. klikku, editor (2023-02-09). "Partai Peninggalan Mantan Ketum PBHMI Ajukan Teguh dan Nama-Nama Lain Ini di Kabinet Bayangan 2024-2029". klikku.net (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-11-04. Diakses tanggal 2023-10-21.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
  5. kabare, piye (2023-09-12). "PUI, Pernah Ikut Pemilu 1999, Didirikan Alumni HMI-MPO". Piye Kabare. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-11-04. Diakses tanggal 2023-10-21.
  6. Media, Kompas Cyber (2022-05-30). "Hasil Pemilu 1999, dari Partai Politik Peserta hingga Pemenang Halaman all". KOMPAS.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-09-27. Diakses tanggal 2023-09-28.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan