Jumat, 16 Oktober 2026
23:35 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Mahotaraprathet dari Chiang Mai

Bagikan:
Mahotaraprathet
มโหตรประเทศ
ᨾᩉᩰᨲᩕᨷᩕᨴᩮ᩠ᩈ
Raja Chaing Mai
Berkuasa1846 – 1853 (sebagai Pangeran Berdaulat)[1]
1853 – 1854 (sebagai Raja)[1]
PendahuluPhutthawong dari Chiang Mai
PenerusKawilorot Suriyawong dari Chiang Mai
MaharajaNangklao (Rama III dari Rattanakosin)
Mongkut (Rama IV dari Siam)
Wakil Pangeran Chiang Mai
Berkuasa1826 – 1846
PendahuluPhutthawong dari Chiang Mai
PenerusPimpisarn dari Chiang Mai
Pangeran BerdaulatPhutthawong dari Chiang Mai
LahirPangeran Mahawong
?
Meninggal14 November 1854
Kerajaan Chiang Mai
AyahThammalangka dari Chiang Mai
IbuChanfong
PasanganSuwaannakhamphan
Keturunan19 anak termasuk Usa, Permaisuri Chiang Mai
Nama lengkap
Phra Chao Mahotaraprathet Rajathibodi Naphisimahanakarathithan Phubalbopit Satitnai Utamacgiyangka Rajawongse, Raja Chiang Mai
WangsaNa Chiangmai
DinastiChet Ton
AgamaBuddha Theravada

Mahotaraprathet dari Chiang Mai (bahasa Lanna:ᨾᩉᩰᨲᩕᨷᩕᨴᩮ᩠ᩈ; Thai: มโหตรประเทศ, IAST: Mahotrapradeśa; ? – 14 November 1854) adalah penguasa ke-5 kerajaan Chiang Mai dari dinasti Chet Ton sebagai negara vasal Kerajaan Siam, naik tahta pada tahun 1846.[2] Selain itu, ia juga diangkat oleh istana Siam dengan gelar Raja negara vasal (1853 – 1854).

Biografi

Nama lahir Raja Mahotaraprathet dari Chiang Mai adalah Pangeran Mahawong.[3][4] Dia adalah putra Pangeran Thammalangka, penguasa kedua Chiang Mai, dan Putri Fongsamudra Rajadewi (Fongchan).

Pada tahun 1826, Raja Nangklao (Rama III dari Rattanakosin) menunjuk Wakil Pangeran Phutthawong sebagai Pangeran Berdaulat Chiang Mai dan Pangeran Mahawong sebagai Wakil Pangeran Chiang Mai yang baru.[5] Setelah Phutthawong, Pangeran Chiang Mai wafat pada Juni 1846, Wakil Pangeran Mahawong dan Pangeran Pimpisarn dari Chiang Mai membawa seekor gajah dengan warna yang tidak biasa untuk dipersembahkan kepada Raja Rama III. Pada saat itu, Raja dengan murah hati mengangkat Wakil Pangeran Mahawong sebagai Pangeran Berdaulat Chiang Mai dan Pangeran Pimpisarn sebagai Wakil Pangeran Chiang Mai.[6][7]

Pada tahun 1853, Raja Mongkut (Rama IV dari Siam) dengan murah hati menghadiahkan lambang kerajaan dan tanda kebesaran kepada Pangeran Mahawong, dan kemudian mengangkatnya ke pangkat Raja Chiang Mai (Raja negara vasal).[8][9]

Raja Mahotaraprathet meninggal pada tanggal 14 November 1854. Dua tahun setelah kematiannya, istana Siam menunjuk menantunya, Pangeran Inthanon, sebagai Pangeran Berdaulat Chiang Mai berikutnya.

Gelar

  • Lahir - 1804: Pangeran Mahawong (Thai: เจ้ามหาวงศ์)[3]
  • 1826 - 1846: Wakil Pangeran Chiang Mai (Thai: พระยาอุปราชเมืองเชียงใหม่)[5]
  • 1846 - 1853: Pangeran Berdaulat Chiang Mai (Thai: พระยาเชียงใหม่)[6]
  • 1853 - 1854: Raja Chiang Mai (Thai: พระเจ้าเชียงใหม่)[8]

Silsilah

Silsilah Mahotaraprathet dari Chiang Mai
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
8. Thipchang dari Lampang
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
4. Chai Kaeo dari Lampang
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
9. Pimpa
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
2. Thammalangka dari Chiang Mai
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
5. Chantadevi
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
1. Mahotaraprathet dari Chiang Mai
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
3. Chanfong
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Referensi

  1. 1 2 เจ้านายฝ่ายเหนือ และตำนานรักมะเมียะ, หน้า 16
  2. ↑ รุ่งพงษ์ ชัยนาม. ประวัติศาสตร์ล้านนา : ประวัติศาสตร์ไทยที่คนไทยไม่ค่อยมีโกาสได้ศึกษา. มหาวิทยาลัยสุโขทัยธรรมาธิราช
  3. 1 2 ตำนานพื้นเมืองเชียงใหม่ ฉบับเชียงใหม่ 700 ปี, หน้า 160
  4. ↑ ตำนานพื้นเมืองเชียงใหม่ ฉบับเชียงใหม่ 700 ปี, หน้า 149
  5. 1 2 พงศาวดารโยนก, หน้า 450
  6. 1 2 พงศาวดารเมืองนครเชียงใหม่ เมืองนครลำปาง เมืองลำพูนไชย, หน้า 15
  7. ↑ พงศาวดารโยนก, หน้า 455
  8. 1 2 พงศาวดารเมืองนครเชียงใหม่ เมืองนครลำปาง เมืองลำพูนไชย, หน้า 17
  9. ↑ ปราณี ศิริธร. เพชรล้านนา (เชียงใหม่: สุริวงศ์สตอลล์, 2509), 1: หน้า 175-186
Penguasa Kerajaan Chiang Mai sebagai negara vasal dan bagian dari Siam
Pada masa pemerintahan Raja Taksin
(1767-1782)
Pada masa pemerintahan Raja Rama I
(1782-1809)
Pada masa pemerintahan Raja Rama II
(1809-1824)
Pada masa pemerintahan Raja Rama III
(1824-1851)
Pada masa pemerintahan Raja Rama IV
(1851-1868)
Pada masa pemerintahan Raja Rama V
(1868-1910)
Pada masa pemerintahan Raja Rama VI
hingga Raja Rama VIII (1910-1946)
20px-Icone_couronne_rouge.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail = diangkat menjadi raja negara vasal
* = tidak termasuk dalam daftar penguasa lainnya di beberapa dokumen
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan