Minggu, 04 Oktober 2026
12:04 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Kerajaan Chiang Mai

kerajaan di Asia Tenggara

Bagikan:
Kerajaan Chiangmai
นครเชียงใหม่
1802–1899
Ibu kotaChiangmai (1802 - 1899)
Bahasa umumBahasa Lanna
Agama Buddha Theravada
PemerintahanMonarki
Raja 
• 1802 - 1813
Kawila
• 1873 - 1884
Inthawichayanon dari Chiang Mai
Era SejarahModern
• Instalasi Kawila
1802
• Menjadi bagian dari Provinsi Barat Laut
1899
Didahului olehDigantikan oleh
Lanna
krjKerajaan
Rattanakosin

Kerajaan Rattanaingsa atau Kerajaan Chiangmai (bahasa Thai:รัตนติงสาอภินวปุรีสรีคุรุรัฎฐพระนครเชียงใหม่) adalah negara bawahan dari Kerajaan Siam Rattanakosin pada abad ke-18 dan ke-19 sebelum dianeksasi akibat kebijakan sentralisasi Chulalongkorn pada tahun 1884. Kerajaan adalah salah satu penerus kerajaan abad pertengahan Kerajaan Lanna yang telah berada di bawah pemerintahan Burma selama dua abad sampai direbut oleh pasukan Siam di bawah pimpinan Taksin dari Thonburi tahun 1774. Kerajaan Chiangmai diperintah oleh Dinasti Tipchak dan berada di bawah Thonburi dan nantinya memberi upeti kepada Bangkokian.

Daftar penguasa Chiangmai

Tuan Chiangmai

  • Phraya Luang Vachiraprakarn (1774 - 1776); sebelumnya Phraya Chabaan
  • Phraya Min Vachiraprakarn (1782 - 1802); sebelumnya Pangeran Kawila dari Lampang

Raja Chiangmai

  • Kawila (1802 - 1813)
  • Thammalanka (1813 - 1822)
  • Setthi Kamfan (1823 - 1825); sebelumnya Pangeran Lampoon
  • Buddhawongse (1826 - 1846)
  • Mahotrapratet (1847 - 1854)
  • Kawilorot (1856 - 1870)
  • Inthawichayanon (1871 - 1884); Chiangmai dianeksasi

Gubernur Chiangmai

under Bangkok intendency

  • Inthawichayanon (1884 - 1896)
  • Pangeran Inthawarorot (1901 - 1909)
  • Mayor Jenderal Pangeran Kaew Nawarat (1911 - 1939)

Referensi

Thailand

Artikel bertopik Thailand ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan