Senin, 28 September 2026
09:29 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Thonburi

Thonburi

Ibu kota lama

330px-Siege_of_Bangkok_1688_Fortress_Map_Verquains.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desa Thoburi, pada tepi sebelah kanan (barat) dari Chao Phraya (di sini di sudut kiri bawah peta), menghadapi benteng Bangkok, selama Pengepungan Bangkok 1688.[1]

Thon Buri (bahasa Thai:ธนบุรี) adalah wilayah modern Bangkok. Ini adalah ibu kota Thailand sejak 1767-1782, selama pemerintahan Raja Taksin, setelah sebelumnya ibu kota Ayutthaya dijarah oleh Burma. Tempat ini terletak di tepi berlawanan dari Sungai Chao Phraya ke Bangkok. Sebelum menjadi ibu kota, Thon Buri adalah kota pertahanan penting di mulut sungai.

Raja Rama I memindahkan ibu kota ke Bangkok pada 1782. Thon Buri tetap sebuah kota independen dan provinsi, sampai ketika terjadi penggabungan ke Bangkok pada tahun 1972. Thon Buri tetap kurang berkembang dari sisi lain dari sungai. Banyak saluran air kecil tradisional, Khlong, masih ada di sana, sementara mereka hampir hilang dari sisi lain sungai.

Pada tahun 1950, Bangkok memiliki sekitar 1,3 juta orang, dan kota dari Thon Buri sekitar 400.000. Pada tahun 1970 Thon Buri adalah kota kedua terbesar di Thailand yang tepat dengan sekitar 600.000 penduduk.

Catatan

  1. ↑ Jean Vollant des Verquains History of the revolution in Siam in the year 1688, in Smithies 2002, p.95-96

Referensi

  • Smithies, Michael (2002), Three military accounts of the 1688 "Revolution" in Siam, Itineria Asiatica, Orchid Press, Bangkok, ISBN 974-524-005-2.

Pranala luar

13°43′30″N 100°29′09″E / 13.725°N 100.485833333°E / 13.725; 100.485833333


Ikon rintisan

Artikel bertopik Bangkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan