Kawila
| |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Phra Boromrachathibodi | |||||
Potret Kawila | |||||
| Raja Chiang Mai | |||||
| Berkuasa | 1782–1802 (sebagai Pangeran Berdaulat) 1802–1816 (sebagai Raja) | ||||
| Pendahulu | Bunma, Adipati Wichianprakarn (sebagai Adipati) | ||||
| Penerus | Thammalangka dari Chiang Mai (sebagai Pangeran Berdaulat ) | ||||
| Maharaja | Buddha Yotfa Chulaloke (Rama I dari Rattanakosin) Buddha Loetla Nabhalai (Rama II dari Rattanakosin) | ||||
| Pangeran Berdaulat Lampang | |||||
| Berkuasa | 1774 - 1782 | ||||
| Pendahulu | Chai Kaeo dari Lampang | ||||
| Penerus | Khamsom dari Lampang | ||||
| Maharaja | Hsinbyushin dari Inwa Taksin dari Thonburi | ||||
| Lahir | 31 Oktober 1742 | ||||
| Meninggal | tanggal tidak diketahui pada 1816 | ||||
| Ayah | Pangeran Chai Kaeo dari Lampang | ||||
| Ibu | Putri Candra Dewi | ||||
| Pasangan | Putri Nocha | ||||
| Keturunan | Suriyakhras, Pangeran Rajaputra dari Chiang Mai Kawilorot Suriyawong, Raja Chiang Mai Pangeran Mahawong Putri Khamsai Pangeran Chaisena | ||||
| |||||
| Wangsa | Dinasti Chet Ton | ||||
Kawila (bahasa Thai:กาวิละ, bahasa Lanna:
, 1742–1816), juga dikenal sebagai Phra Boromrachathibodi (bahasa Thai:พระบรมราชาธิบดี), adalah seorang bangsawan Siam dari Dinasti Chet Ton yang memerintah sebagai raja Chiang Mai pada awal zaman Rattanakosin. Ia dikenal karena membangun kembali populasi kota Chiang Mai setelah perang jangka panjang antara Siam dan Burma.
Keluarga
Kawila lahir pada 31 Oktober 1742, sebagai anak sulung dari sepuluh bersaudara dari Pangeran Kaew dan Putri Chantadevi; tujuh dari sepuluh anak tersebut adalah putra, yang secara kolektif dikenal sebagai "tujuh pangeran".[1] Ayah dan kakeknya memerintah Provinsi Lampang.[2]
Referensi
- ↑ Penth, Hans, "A Brief History of Lanna: Northern Thailand Past to Present", pg. 64
- ↑ Champawan, Suwipa, and Akarachinores, Krirk, "Political Issues Hidden in the 19th Century Thai Chronicle", Universitas Chiang Mai
Penguasa Kerajaan Chiang Mai sebagai negara vasal dan bagian dari Siam | |
|---|---|
Pada masa pemerintahan Raja Taksin (1767-1782) |
|
Pada masa pemerintahan Raja Rama I (1782-1809) |
|
Pada masa pemerintahan Raja Rama II (1809-1824) |
|
Pada masa pemerintahan Raja Rama III (1824-1851) |
|
Pada masa pemerintahan Raja Rama IV (1851-1868) |
|
Pada masa pemerintahan Raja Rama V (1868-1910) |
|
Pada masa pemerintahan Raja Rama VI hingga Raja Rama VIII (1910-1946) |
|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |