Sabtu, 24 Oktober 2026
21:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kaew Nawarat dari Chiang Mai

Kaew Nawarat dari Chiang Mai

Bagikan:
Kaew Nawarat
แก้วนวรัฐ
ᨠᩯ᩠᩶ᩅᨶᩅᩁᩢᨭᩛ᩼
250px-King_Kaew_Naowarat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pangeran Berdaulat Chiang Mai
Berkuasa11 November 1911 – 3 Juni 1939
Penobatan11 November 1911
PendahuluIntawarorot Suriyawong dari Chiang Mai
PenerusGelar dibatalkan
MaharajaVajiravudh (Rama VI dari Siam)
Prajadhipok (Rama VII dari Siam)
Ananda Mahidol (Rama VIII dari Thailand)
LahirPangeran Kaew
(1862-09-29)29 September 1862
Kerajaan Chiang Mai
Meninggal3 Juni 1939(1939-06-03) (umur 76)
Kepangeranan Chiang Mai, Siam
Pemakaman23 Maret 1940
AyahInthawichayanon dari Chiang Mai
IbuKiaw
PermaisuriChamariwong dari Chiang Mai
Phai dari Chiang Mai
SelirBuakiaw
Sae
KeturunanSukkasem, Pangeran Uttarakan Koson dari Chiang Mai
Putri Buathip
Wongtawan, Pangeran Ratchabut dari Chiang Mai
Pangeran Phong-in
Putri Siriprakai
Pangeran Inthanon
Nama lengkap
Chao Kaew Nawarat Praphat Inthananphong Damrongnaphisinakhonkhet Tosalakshana Kaset-udom Boromrachaswamiphak Borirak Patchimanuthit Sujaritthamthada Mahayonangkharajawongsathibodi, Pangeran Chiang Mai
WangsaNa Chiangmai
DinastiChet Ton
AgamaBuddha Theravada
Tanda tanganKaew Nawaratแก้วนวรัฐᨠᩯ᩠᩶ᩅᨶᩅᩁᩢᨭᩛ᩼

Kaew Nawarat dari Chiang Mai (bahasa Lanna:ᨠᩯ᩠᩶ᩅᨶᩅᩁᩢᨭᩛ᩼; Thai: แก้วนวรัฐ; 29 September 1862 – 3 Juni 1939) adalah penguasa ke-9[1] dan terakhir kerajaan Chiang Mai dari dinasti Chet Ton sebagai negara vasal Kerajaan Siam, yang memerintah dari tahun 1911 hingga 1939 (29 tahun).

Dalam budaya populer

Aktor yang memerankan peran Pangeran Kaew Nawarat adalah:

Referensi

  1. ↑ รุ่งพงษ์ ชัยนาม. ประวัติศาสตร์ล้านนา : ประวัติศาสตร์ไทยที่คนไทยไม่ค่อยมีโกาสได้ศึกษา. มหาวิทยาลัยสุโขทัยธรรมาธิราช
  2. ↑ https://www.youtube.com/watch?v=y0wvERAM9JY&t=1445s.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
Penguasa Kerajaan Chiang Mai sebagai negara vasal dan bagian dari Siam
Pada masa pemerintahan Raja Taksin
(1767-1782)
Pada masa pemerintahan Raja Rama I
(1782-1809)
Pada masa pemerintahan Raja Rama II
(1809-1824)
Pada masa pemerintahan Raja Rama III
(1824-1851)
Pada masa pemerintahan Raja Rama IV
(1851-1868)
Pada masa pemerintahan Raja Rama V
(1868-1910)
Pada masa pemerintahan Raja Rama VI
hingga Raja Rama VIII (1910-1946)
20px-Icone_couronne_rouge.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail = diangkat menjadi raja negara vasal
* = tidak termasuk dalam daftar penguasa lainnya di beberapa dokumen
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan