Minggu, 20 September 2026
23:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Makedonia Utara

Makedonia Utara

negara di Eropa Tenggara

Republik Masedonia Utara
Република Северна Македонија
Republika Severna Makedonija (bahasa Makedonia)
Republika e Maqedonisë së Veriut (bahasa Albania)
Bendera Masedonia Utara
Bendera
Lambang Masedonia Utara
Lambang
Lagu kebangsaan: 
Денес над Македонија
Denes nad Makedonija
("Hari ini di atas Makedonia")
250px-North_Macedonia_%28orthographic_projection%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailPerlihatkan Bumi
330px-Europe-Republic_of_North_Macedonia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailPerlihatkan peta Eropa
250px-Flag_map_of_North_Macedonia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailPerlihatkan peta Bendera
Lokasi  Makedonia Utara  (hijau gelap)

di Eropa  (abu-abu)

Lokasi Masedonia Utara
Ibu kotaSkopje
42°0′N 21°26′E / 42.000°N 21.433°E / 42.000; 21.433
Bahasa resmi
Agama
(2011[1])
PemerintahanNegara kesatuan
Republik berbasis demokrasi parlementer
 Presiden
Gordana Siljanovska-Davkova
Hristijan Mickoski
LegislatifСобрание
Sobranie
Kemerdekaan 
8 Maret 1946
 Hari Nasional
8 September 1991
 Konstitusi saat ini
17 November 1991
12 Februari 2019
Luas
 Total
25.713 km2 (9.928 sq mi)(148)
 Perairan (%)
1,9
Populasi
 Sensus 2021
Penurunan 1.836.713[2]
 Kepadatan
80,1/km2 (207,5/sq mi)(122)
PDB (KKB)2019
 Total
$33,822 miliar[3](122)
 Per kapita
$16.253[3](85)
PDB (nominal)2019
 Total
$11,342 miliar(133)
 Per kapita
$6.143[3](94)
Gini (2019)Steady 30.7[4]
ketimpangan sedang
IPM (2021)Kenaikan 0.770[5]
tinggi (78)
Mata uangDenar Makedonia (ден) (MKD)
Zona waktuUTC+1 (CET)
 Musim panas (DST)
UTC+2 (CEST)
Kode telepon+389
Kode ISO 3166MK
Ranah Internet.mk
.мкд

Masedonia Utara (bahasa Makedonia:Република Северна Македонија, Republika Severna Makedonija), dengan nama resmi Republik Masedonia Utara (bahasa Makedonia:Република Северна Македонија; bahasa Albania:Republika e Maqedonisë së Veriut),[6][7] adalah negara yang tidak memiliki akses ke laut di Eropa Tenggara. Negara ini berbatasan darat dengan Yunani di selatan, Albania di barat, Bulgaria di timur, Kosovo[a] di barat laut, dan Serbia di utara.[8] Wilayahnya mencakup kira-kira sepertiga bagian utara dari kawasan geografis Makedonia yang lebih luas. Skopje, ibu kota sekaligus kota terbesar, menjadi tempat tinggal bagi seperempat dari total populasi negara yang berjumlah lebih dari 1,83 juta jiwa. Mayoritas penduduknya adalah etnik Makedonia, yang merupakan kelompok bangsa Slavia Selatan. Etnik Albania merupakan kelompok minoritas yang signifikan dengan persentase sekitar 25%, diikuti oleh orang Turki, Roma, Serbia, Bosniak, Aromania, dan beberapa kelompok minoritas lainnya.

Pada masa kuno klasik, sebagian besar wilayah Masedonia Utara saat ini mencakup wilayah kuno Paeonia dan Pelagonia. Pada akhir abad ke-6 SM, sebagian besar wilayah tersebut ditaklukkan oleh Kekaisaran Persia, lalu dimasukkan ke dalam Kerajaan Makedonia pada pertengahan abad ke-4 SM. Roma menaklukkan wilayah ini pada pertengahan abad ke-2 SM dan menjadikannya bagian dari provinsi Makedonia yang lebih luas. Wilayah ini tetap menjadi bagian dari Kekaisaran Bizantium, namun sering diserbu dan didiami oleh suku-suku Slavia mulai abad ke-6 M. Setelah berabad-abad diperebutkan oleh Kekaisaran Bizantium dan Bulgaria, wilayah ini menjadi bagian dari Kekaisaran Serbia pada pertengahan abad ke-14, kemudian menjadi bagian dari Kesultanan Utsmaniyah sejak akhir abad ke-14 hingga Perang Balkan (1912–1913), saat wilayah tersebut berada di bawah kekuasaan Serbia.

Selama Perang Dunia Pertama, wilayah tersebut dikuasai oleh Bulgaria. Setelah perang berakhir, wilayah itu kembali berada di bawah kekuasaan Serbia sebagai bagian dari Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia yang baru dibentuk. Selama Perang Dunia Kedua, wilayah ini kembali dikuasai oleh Bulgaria; kemudian pada tahun 1945, wilayah ini ditetapkan sebagai negara bagian dalam Yugoslavia komunis, status yang dipertahankannya hingga memisahkan diri secara damai pada tahun 1991. Negara ini menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1993.

Masedonia Utara merupakan anggota NATO, Dewan Eropa, Bank Dunia, OSCE, CEFTA, BSEC, dan WTO. Sejak tahun 2005, negara ini juga berstatus sebagai kandidat anggota Uni Eropa. Berdasarkan definisi Bank Dunia[9] Masedonia Utara termasuk dalam kategori negara berpendapatan menengah ke atas dan telah melakukan reformasi ekonomi yang signifikan sejak kemerdekaannya dalam upaya membangun ekonomi terbuka. Negara ini merupakan negara berkembang yang menempati peringkat ke-68 dalam Indeks Pembangunan Manusia serta memiliki tingkat ketimpangan pendapatan yang rendah. Pemerintah menyediakan jaminan sosial, sistem layanan kesehatan universal, serta pendidikan dasar dan menengah gratis bagi warganya.

Nama dan etimologi

Nama negara bagian tersebut berasal dari kata bahasa Yunani Μακεδονία (Makedonía),[10][11] yaitu sebuah kerajaan (dan kemudian wilayah) yang dinamai berdasarkan bangsa Makedonia kuno. Nama mereka, Μακεδόνες (Makedónes), berasal dari kata sifat Yunani kuno μακεδνός (makednós), yang berarti 'tinggi' atau 'lancip',[12] yang memiliki akar kata yang sama dengan kata sifat μακρός (makrós, 'panjang, tinggi') dalam bahasa Yunani Kuno.[13] Nama tersebut diyakini awalnya bermakna 'penduduk dataran tinggi' atau 'orang-orang berbadan tinggi', yang mungkin merupakan deskripsi mengenai orang-orang tersebut.[11][14][15] Menurut ahli bahasa Robert S. P. Beekes, kedua istilah tersebut berasal dari substrat pra-Yunani dan tidak dapat dijelaskan melalui morfologi Indo-Eropa.[16] Menurut ahli bahasa Filip De Decker, argumen Beekes kurang didukung oleh bukti yang memadai.[17]

Terlepas dari tema Bizantium mengenai Makedonia, nama "Makedonia" sebagian besar terlupakan sebagai sebutan geografis sepanjang era Bizantium dan Utsmaniyah, namun dihidupkan kembali oleh gerakan nasionalis Bulgaria dan Yunani sejak awal abad ke-19 dan seterusnya.[18][19][20] Hal itu baru dihidupkan kembali pada pertengahan abad tersebut, seiring dengan bangkitnya nasionalisme di Kesultanan Utsmaniyah.[21][22][23] Pada awal abad ke-20, wilayah tersebut telah menjadi isu nasional yang diperebutkan oleh kaum nasionalis Bulgaria, Yunani, dan Serbia. Selama periode antarperang, penggunaan nama "Makedonia" dilarang di Kerajaan Yugoslavia akibat kebijakan Serbianisasi yang diterapkan terhadap penduduk setempat penutur bahasa Slavia.[24][25] Nama "Makedonia" diadopsi secara resmi untuk pertama kalinya pada akhir Perang Dunia II oleh Republik Sosialis Makedonia yang baru, yang menjadi salah satu dari enam negara bagian Republik Federal Sosialis Yugoslavia.

Setelah bubarnya Yugoslavia, entitas federal ini menyatakan kemerdekaan dan menetapkan "Republik Makedonia" sebagai nama resminya pada tahun 1991.

Kesepakatan Prespa bulan Juni 2018 membuat negara tersebut mengubah namanya menjadi "Republik Makedonia Utara" delapan bulan kemudian.[26][27] Sebuah referendum nasional yang tidak mengikat[28] mengenai masalah tersebut disetujui dengan dukungan 90%, namun tingkat partisipasinya tidak mencapai ambang batas 50% akibat adanya boikot, sehingga keputusan akhir mengenai pengesahan hasilnya diserahkan kepada parlemen.[29] Parlemen menyetujui perubahan nama tersebut pada tanggal 19 Oktober, dengan mencapai mayoritas dua pertiga yang diperlukan untuk mengesahkan perubahan konstitusi.[30] Pemungutan suara untuk mengamandemen konstitusi dan mengubah nama negara tersebut disahkan pada 11 Januari 2019 dengan hasil yang mendukung amendemen tersebut.[31] Amandemen tersebut mulai berlaku pada tanggal 12 Februari, menyusul ratifikasi Perjanjian Prespa dan Protokol Aksesi Makedonia Utara ke NATO oleh Parlemen Yunani.[32] Banyak warga negara tersebut serta media lokal secara tidak resmi menyebut negara itu sebagai "Makedonia".[33]

Catatan Alkitab SABDA menunjukkan bahwa Makedonia (Macedonia) diterjemahkan secara berbeda di berbagai versi Alkitab historis Indonesia, seperti Makedonia serta dieja sebagai Masedonia dalam Penulisan Ende dalam terjemahan P. J. R. Ende dalam Alkitab Terjemahan Baru.[34] Selanjutnya, melalui pengajuan dokumen resmi UNGEGN dari Indonesia bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122, PBB menyetujui penamaan Makedonia Utara dalam Bahasa Indonesia (atau secara resmi disebut Republik Makedonia Utara) menjadi Republik Masedonia Utara. Nama pendeknya distandardisasi menjadi "Masedonia Utara" dalam Bahasa Indonesia.[35]

Sejarah

Zaman kuno

Negara pertama yang menguasai daerah Makedonia adalah kerajaan Paionia yang menguasai lembah sungai Axius dan wilayah sekitarnya.[36] Pada tahun 336 SM, Raja Phillip II dari Makedonia menguasai bagian paling selatan Paeonia dan mendirikan kota Heraklea Lisentis, kini berada di dekat Bitola.[37] Anak dari Phillip II, yaitu Alexander Agung menguasai daerah Makedonia yang masih dibawah tangan Paionia, dan kemudian menjadi bagian kerajaan Alexander Agung.

Daerah Makedonia kemudian dikuasai oleh tentara Romawi dan menjadi bagian dari dua provinsi di Romawi. Wilayah yang lebih besar berada di provinsi Macedonia Salutaris, tetapi wilayah perbatasan utara yang dihuni oleh bangsa Dardani menjadi bagian dari provinsi Moesia Superior.[38] Pada tahun 400 M, bangsa Paeonia kehilangan identitas mereka dan Paeonia kini merupakan istilah geografis.

Abad pertengahan

Pada akhir abad ke-6, ketika kekuasaan Bizantium mulai melemah, sejumlah suku Slav mulai memasuki dan menempati daerah Makedonia. Suku-suku Slav yang menempati daerah Makedonia antara lain suku Draguvite, Sagudate, dan Strymonoi. Beberapa suku asli Makedonia, dikarenakan oleh kedatangan bangsa Slav, mulai berpindah menempati daerah baru di pegunungan-pegunungan dan di daerah perbentengan sekitar Yunani. Tapi, beberapa suku asli Makedonia juga berasimilasi dengan suku Slav. Orang-orang Slav ini kemudian mengelompokkan diri, serta kelompok ini dinamai orang Bizantium sebagai "Σκλαβινίαι" (Sklaviniai). Bizantium yang semula kekuasaannya mengurang, mulai bekerja sama dengan bangsa Slav yang tinggal di Makedonia.

Kemudian, Justinian II mengadakan ekspedisi militer ke seluruh daerah Makedonia untuk mendamaikan dan meminta bangsa Slav di Makedonia untuk bekerja sama dengan Bizantium. Setelah ekspedisi ini, banyak orang-orang Slav di Makedonia pindah ke Anatolia untuk menjadi bagian dari tentara Kerajaan Bizantium. Meskipun banyak orang Slav yang tunduk kepada kekuasaan Bizantium, banyak juga suku-suku yang masih bebas dari kekuasaan Bizantium. Suku-suku ini hidup secara terpisah, dan tidak membuat sebuah kekuasaan yang mempersatukan suku-suku tersebut. Sekitar tahun 850 Masehi, Kerajaan Pertama Bulgaria menyerang daerah Makedonia dan berlangsung dengan sangat lancar, karena kekuasaan Bizantium di Makedonia sangat lemah juga dipengaruhi oleh kemauan suku-suku Slav untuk bergabung dalam Kerajaan Pertama Bulgaria.[39]

250px-Ohrid_in_Macedonia3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Benteng Tsar Samuel

Orang-orang Slav di Makedonia kemudian menganut agama Kristen pada abad ke-9 Masehi, pada saat Pangeran Boris I dari Bulgaria berkuasa. Rakyat Makedonia yang mulanya buta huruf, kemudian dikenalkan huruf oleh dua orang pendeta Kristen asal Bizantium, Santo Kyril dan Santo Methodius, yang memperkenalkan abjad Glagolitik. Pada tahun 1014, Kaisar Basil II dari Bizantium berhasil mengalahkan tentara dari Tsar Samuil, dan kemudian memulihkan kekuasaan Bizantium atas tanah Makedonia. Namun, pada akhir abad ke-12 Masehi, kekuasaaan Bizantium di Makedonia kembali melemah dan dikuasai oleh bangsa Normandia dalam sebuah penyerangan tahun 1080. Awal abad ke-13, Kekaisaran Bulgaria meraih kekuasaan atas Makedonia.

Karena kekacauan politik, Kekaisaran Bulgaria gagal mempertahankan kekuasaannya atas Makedonia, yang kemudian kekuasaan ini direbut kembali oleh Bizantium. Pada abad ke-14 Masehi, Makedonia menjadi bagian dari Kekaisaran Serbia, yang menampakkan diri mereka sebagai pembebas bangsa Slav dari kekuasaan Bizantium. Skopje kemudian menjadi ibu kota dari kekaisaran Tsar Stefan Dusan. Setelah kematian Dusan, kekuasaan Serbia melemah dikarenakan pewaris tahta yang tidak sekuat pendahulunya dan persaingan antara bangsawan di Makedonia. Tanpa perlawanan, Makedonia kemudian jatuh ketangan Turki Utsmaniyah.

Kesadaran nasional

Kekuasaan Turki Utsmaniyah di Makedonia dianggap kejam. Pada tahun 1689, muncul sebuah pemberontakan terhadap Turki Utsmaniyah yaitu pemberontakan Karposh. Beberapa gerakan pemberontakan menginginkan munculnya sebuah negara mandiri yang berdiri di atas tanah Makedonia. Gerakan ini didirikan pada akhir abad ke-18 dengan nama Organisasi Revolusioner Bulgaria-Makedonia-Adrianopel yang kemudian berubah menjadi SMORO. Pada tahun 1905, gerakan ini dinamai Organisasi Revolusioner Internal Makedonia-Adrianopel (IMARO).

Setelah Perang Dunia Pertama, organisasi IMORO terpecah menjadi dua, yaitu Organisasi Revolusioner Internal Makedonia (IMRO) dan Organisasi Revolusioner Internal Trasia (ITRO). Organisasi ini tidak mementingkan etnis, tetapi lebih menekankan pada penyatuan elemen-elemen yang terpisah di tanah Makedonia dan tidak peduli apapun suku bangsa mereka.[40] Kebanyakan anggota dari SMORO adalah orang Slav dan Bulgaria. Tahun 1903, organisasi SMORO melancarkan pemberontakan Ilinden-Preobrazhenie melawan Turki Utsmaniyah dan berhasil mendirikan sebuah republik bernama Republik Krushevo. Pemberontakan ini mengorbankan banyak orang yang terluka saat pertempuran melawan Turki Utsmaniyah.

Pemberontakan yang berhasil dan pembentukan Republik Krushevo ini dianggap sebagai awal dan batu loncatan bagi terbentuknya sebuah Republik Makedonia.

Kerajaan Serbia dan Yugoslavia

250px-Vardar003.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Setelah perang Balkan tahun 1912 dan 1913, daerah Makedonia kemudian dibagi-bagi kepada Yunani, Bulgaria dan Serbia. Daerah yang dikuasai oleh Serbia yaitu Južna Srbija (Serbia Selatan), kini dikenal sebagai Republik Makedonia. Setelah Perang Dunia Pertama, Serbia menjadi bagian dari Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia. Pada tahun 1929, Kerajaan ini dinamai kembali menjadi Kerajaan Yugoslavia dan Kerajaan ini terdiri dari banovinas (provinsi-provinsi). Salah satu provinsinya bernama Vardar Banovina (Republik Makedonia-kini).

Yugoslav Makedon (Perang Dunia Kedua)

Pada tahun 1941, daerah Yugoslavia dikuasai oleh Blok Poros, termasuk didalamnya adalah Makedonia yang direbut oleh Bulgaria dan Italia. Tentara yang direkrut dari Makedon dan juga sukarelawan kemudian membentuk Brigade ke-5 Bulgaria, bermarkas di Skopje, dan bertanggung jawab atas deportasi lebih dari 7000 orang Yahudi dari Skopje dan Bitola. Kekuasaan lalim oleh pihak Blok Poros tidak dibiarkan begitu saja, dan mendapat perlawanan dari pihak Komunis di Yugoslavia dengan pimpinan Josip Broz Tito.

Makedonia di Republik Sosialis Yugoslavia

Akhir Perang Dunia Kedua, ketika Tito menjadi Presiden Yugoslavia, Republik Rakyat Federal Yugoslavia didirikan. Republik Rakyat Makedonia menjadi bagian dari enam negara yang turut begabung dalam federasi Yugoslavia. Mengikuti perubahan nama Republik Rakyat Federal Yugoslavia menjadi Republik Sosialis Federal Yugoslavia pada tahun 1963, nama Republik Rakyat Makedonia kemudian berubah menjadi Republik Sosialis Makedonia. Pada tahun 1991, kata 'Sosialis' dihilangkan dari nama resmi Republik Makedonia setelah berpisah dari Yugoslavia.

Deklarasi Kemerdekaan

Makedonia merayakan kemerdekaan pada tanggal 8 September 1991, dinamakan Hari Kemerdekaan (Ден на независноста, Den na nezavisnosta), setelah diadakannya referendum untuk meraih kemerdekaan atau tetap membentuk federasi Yugoslavia. Perayaan mulanya pemberontakan Ilinden-Preobrazhenie yang bertepatan dengan hari Santo Eliyah pada tanggal 2 Agustus juga dirayakan sebagai hari kemerdekaan secara luas di Makedonia.

Republik Makedonia tetap damai dan aman walaupun pada awal tahun 1990-an terjadi perang Yugoslavia. Masalah sengketa perbatasan dengan Yugoslavia sudah terlebih dahulu diselesaikan dengan menyetujui garis demarkasi antar dua negara. Hubungan antar Yugoslavia dan Makedonia sempat terganggu akibat 300.000 etnik Albania yang memasuki Makedonia pada Perang Kosovo tahun 1999. Walaupun banyak etnik Albania yang kembali ke asalnya setelah Perang Kosovo usai, tetapi ada beberapa etnik Albania yang menjadi radikal dan memberontak untuk membuat sebuah Republik untuk etnik Albania di Makedonia.

Perang Saudara 2001

250px-Polisi_makedonia_2001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polisi Makedonia sedang berpatroli saat konflik saudara di Makedonia

Perang saudara terjadi antara Republik Makedonia dengan tentara pemberontak dari etnik Albania yang terdapat di daerah utara dan barat Makedonia, berlangsung dari bulan Maret sampai Juni tahun 2001. Perang berakhir setelah adanya intervensi dari pihak NATO yang mengirimkan tentara penjaga perdamaian dan meminta kedua pihak untuk berdamai. Kemudian ditandatanganilah Perjanjian Ohrid, yang berisi perjanjian oleh Republik Makedonia yang akan memberikan tempat dalam politik dan budaya kepada etnik Albania.

Pihak Albania kemudian menyetujui perjanjian ini dan bersedia untuk menyerah dan tunduk sepenuhnya kepada kekuasaan Republik Makedonia. Pasukan pemberontak Albania, NLA, kemudian dilucuti senjatanya dan senjata hasil lucutan tersebut diberikan kepada pasukan NATO.

Tahun 2005, Republik Makedonia dipertimbangkan sebagai negara kandidat yang akan masuk Uni Eropa.

Geografi

Dengan area sekitar 25.330 km², Masedonia Utara adalah negara yang terletak di Eropa bagian Tenggara dengan koordinat 41°50′U, 22°00′T. Negara ini berbagi perbatasan dengan Yunani di Selatan, Serbia di Utara, Bulgaria di Timur, Albania di Barat, serta Kosovo di Baratlaut. Masedonia Utara menjadi tempat perlintasan dari Eropa Barat dan Tengah menuju Laut Aegea juga perlintasan dari Eropa Selatan menuju ke Eropa Barat. Negara ini merupakan bagian dari daerah Makedon. Masedonia Utara adalah negara yang terjebak oleh daratan, walaupun begitu, negara ini memilki tiga danau alami yaitu Danau Ohrid, Danau Prespa dan Danau Dojran. Jadi, Masedonia Utara memiliki luas air sebesar 477 km² dan luas daratan sebesar 24.856 km².

Topografi

Negara Masedonia Utara terletak di daerah yang bergunung-gunung dan tertutupi oleh lembah dan basin yang dalam. Daerah Masedonia Utara dibagi oleh sebuah sungai yang bernama Sungai Vardar.

Hampir sebagian daerah Masedonia Utara terbentang atas daratan dari Šara sampai Osgovo yang membentuk lembah dari Sungai Vardar. Tiga danau besar, Danau Ohrid, Danau Prespa, dan Danau Dojran terletak di daerah selatan Masedonia Utara yang bersinggungan dengan Yunani dan Albania. Danau Ohrid dianggap satu dari danau dan biotop yang tertua di dunia.[41] Daerah Masedonia Utara juga merupakan daerah yang aktif kegiatan seismiknya dan sering terjadi gempa bumi di Masedonia Utara. Gempa bumi terakhir yang terbesar adalah pada tahun 1963 di Skopje, mengakibatkan hancurnya infrastruktur dan hilangnya lebih dari 1000 nyawa.

Masedonia Utara juga memiliki banyak pegunungan yang indah. Pegunungan ini dibagi dalam dua rangkaian yaitu Dinarska dan Ropodska. Rangkaian pegunungan Dinarska adalah daerah yang rawan dengan erosi, sedangkan rangkaian pegunungan Ropodska cenderung mirip dengan pengunungan Alpen. 10 gunung tertinggi di Masedonia Utara adalah:

Korab2.764 m9.396 kaki
Pegunungan Šar2.747 m9.012 kaki
Pegunungan Baba2.601 m8.533 kaki
Jakupica2.540 m8.333 kaki
Nidze2.521 m8.271 kaki
Deshat2.373 m7,785 kaki
Galichica2.288 m7.507 kaki
Stogovo2.273 m7.457 kaki
Jablanica2.257 m7.405 kaki
Osogovo2.251 m7.383 kaki
Bistra2.163 m7.096 kaki
Plachkovica1.754 m5.754 kaki
250px-Panair_Korab.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pegunungan Korab, pegunungan tertinggi di negara ini

Iklim

Masedonia Utara memiliki iklam transisi, yaitu gabungan antara iklim Mediteranian dan iklim kontinental. Pada musim panas, Masedonia Utara cenderung panas dan kering. Sedangkan pada musim dingin, daerah Masedonia Utara cenderung agak dingin. Rata-rata curah hujan bervariasi dari 1.700 mm di daerah pegunungan barat sampai 500 mm di daerah timur. Ada tiga iklim utama di Masedonia Utara, yaitu iklim pegunungan, Mediterania, dan iklim Kontinental. Di daerah lembah sungai Vardar dan Sturmica, di daerah Gevgelija, Valandovo, Dojran dan Radovish beriklim Mediterania. Daerah terhangat berada di Demir Kapija dan Gevgelija, dengan suhunya pada bulan Juli dan Agustus berkisar sampai 40 °C.

Iklim pegunungan terletak di daerah pegunungan yang karateristiknya adalah musim dingin yang bersalju serta musim panas yang terasa dingin. Musim semi di daerah ini lebih dingin daripada musim gugur. Sebagian besar daerah di Masedonia Utara beriklim Kontinental dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang basah dan dingin. Di Masedonia Utara, ada sekitar 30 stasiun meteorologi untuk mengetahui perubahan cuaca.

Politik

Masedonia Utara adalah negara dengan sistem parlementer dengan pemerintahannya terdiri dari koalisi partai-partai dari lembaga parlemen satu kamar (Собрание, Sobranie) dan sebuah lembaga peradilan independen dengan sebuah mahkamah konstitusi. Sebuah parlemen (dewan rakyat) di Masedonia Utara terdiri dari 120 anggota dan dipilih setiap 4 tahun sekali. Kedudukan Presiden di Masedonia Utara sangatlah penting dan presiden tersebut memegang peranan yang cukup besar dalam pemerintahan. Presiden Masedonia Utara memegang jabatan sebagai Panglima Angakatan Bersenjata Masedonia Utara dan Komite Keamanan Masedonia Utara. Presiden Masedonia Utara dipilih setiap 5 tahun sekali dan dapat menjabat dalam 2 kali masa jabatan.

Setelah munculnya hukum baru pada tahun 2005, pemerintahan lokal dibagi menjadi 78 daerah. Ibu kota Skopje sendiri terdiri dari 10 daerah administratif yang digabung dalam sebuah daerah bernama "Greater Skopje". Daerah administratif di Masedonia Utara mengontrol pemerintahannya sendiri-sendiri. Beberapa daerah administratif dapat membuat kerja sama dalam berbagai bidang. Partai politik di Masedonia Utara kebanyakan berdasarkan asal etnis, mewakili etnik mayoritas Masedonia Utara dan minoritas Albania. Isu ketidaksetimbangan kekuasaan antara etnik mayoritas Masedonia Utara dan Albania membawa kepada konflik sipil tahun 2001, dan perselisihan ini diselesaikan dengan Perjanjian Ohrid pada tahun 2004 yang memberikan tempat lebih kepada etnik Albania. Pada tahun 2004, Parlemen memberikan otonomi yang lebih besar di daerah yang penduduknya sebagian besar adalah etnik Albania.

Setelah pemilihan umum yang sedikit bermasalah pada tahun 2006, keadaan politik di negeri ini kembali stabil. Pemilihan ini dimenangkan oleh partai berideologi kanan-tengah, VMRO-DPMNE yang dipimpin oleh Nikola Gruevski. Pilihan Gruevski untuk berkoalisi dengan Partai Demokratik Albania ketimbang berkoalisi dengan Partai Demokratik Sejahtera dan Persatuan Demokrat untuk Integrasi membuat partai VMRO-DPMNE memenangi suara mayoritas dari etnik Albania, walaupun kemenangan ini diprotes oleh beberapa elemen. Baru-baru ini, diadakan dialog antara partai VMRO-DPMNE dengan Persatuan Demokrat untuk Integrasi sebagai usaha untuk kembali menghapuskan perselisihan antar dua partai dan membicarakan tentang dukungan rakyat untuk bergabungnya Masedonia Utara di Uni Eropa dan NATO.[42]

Pemerintahan

Parlemen

Parlemen Masedonia Utara merupakan pusat dan lembaga yang memegang kekuasaan dalam mengatur pemerintahan Masedonia Utara. Berdasarkan Konstitusi, Parlemen berfungsi sebagai lembaga perwakilan rakyat Masedonia Utara dan kekuatan legislatif di Masedonia Utara. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, parlemen Masedonia Utara terdiri dari 120 anggota yang dipilih secara umum, langsung dan bebas dalam surat suara yang dirahasiakan. Parlemen kemudian akan mewakili rakyat dan turut serta dalam menyampaikan pendapat di parlemen sesuai dengan pendiriannya.

Mandat seorang anggota parlemen tidak dapat ditarik kembali.

Parlemen Masedonia Utara berhak untuk mengadopsi dan mengubah Konstitusi, menentukan pajak dan biaya-biaya, meratifikasi perjanjian internasional dan melakukan hal-hal lain yang sudah ditentukan Konstitusi.

Lembaga peradilan

Kekuatan yudisial dipegang oleh lembaga peradilan. Lembaga peradilan di Masedonia Utara berdiri secara otonom dan independen. Lembaga peradlian bekerja sesuai dengan peraturan dalam konstitusi, hukum dan peraturan internasional yang bersesuaian dengan Konstitusi Masedonia Utara. Hanya ada satu lembaga yang mengatur masalah peradilan di Masedonia Utara. Konstitusi Masedonia Utara melarang adanya Mahkamah Darurat.

Seorang jaksa dipilih tanpa pembatasan selama yang bersangkutan menjabat sebagai jaksa dan tidak boleh dipindahkan kecuali sekehendak yang bersangkutan. Dalam hal pencabutan jaksa, Konstitusi telah menyebutkan beberapa lembaga yang berhak serta alasan-alasan yang sesuai. Jaksa-jaksa juga diberikan kekebalan untuk menyampaikan atau memutuskan pendapat di Parlemen. Seorang jaksa tidak boleh mempunyai jabatan baik di kantor publik atau sebagai anggota sebuah partai politik. Peraturan sangat menekankan bahwa jaksa tidak boleh berafiliasi pada partai politik manapun.

Hubungan luar negeri

Masedonia Utara menjadi anggota dari Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 8 April 1993, 18 belas bulan setelah merdekanya Masedonia Utara dari Yugoslavia. Di PBB, Masedonia Utara, kala itu Republik Makedonia, disebut sebagai "the former Yugoslav Republic of Macedonia", berkaitan dengan perselisihan dan protes dari Yunani tentang penamaan Makedonia. Di Yunani, nama Makedonia sangat sensitif karena daerah historis Makedonia juga meliputi beberapa daerah di Yunani dan Bulgaria. Makedonia juga berperan besar dalam membentuk negara dan budaya Yunani Kuno. Konon sang raja Alexander Agung yang termasyhur itu berasal dari sini. Uni Eropa,[43] Persatuan Siaran Eropa[44] dan Komite Olimpiade Internasional[45] juga mengikuti sistem PBB. NATO juga mengikuti sistem penamaan ini, tetapi menambahkan alasan dalam penamaannya.

Negara-negara anggota PBB mengakui secara sah Republik Makedonia tetapi masih berdebat tentang nama yang digunakan untuk menyebut negara Makedonia. 3 anggota permanen Dewan Keamanan PBB (RRC, Amerika Serikat,[46] dan Rusia) juga lebih dari 100 negara anggota PBB lebih cenderung memakai nama Makedonia,[47] daripada menggunakan nama "The Former Yugoslav Republic of Macedonia".

Militer

Angkatan Bersenjata Masedonia Utara adalah nama dari angkatan-angkatan bersenjata di Masedonia Utara yang bergabung dalam sebuah kesatuan. Angkatan Bersenjata Masedonia Utara terdiri dari Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Kebijakan pertahanan nasional bertujuan untuk menjaga kemerdekaan dan kekuasaan Masedonia Utara atas lahan dan angkasa yang berada di daerah Masedonia Utara. Tujuan lainnya adalah untuk menciptakan sebuah angkatan bersenjata yang terus berkembang dan melindungi kepetingan nasional serta bekerja sama dengan organisasi internasional, terutama NATO.

Menteri Pertahanan Masedonia Utara mengembangkan strategi pertahanan dan mencari kemungkinan ancaman bagi kelangsungan hidup negara dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Menhan juga bertanggung jawab atas sistem pertahanan, latihan, kesiapan Angkatan Bersenjata, peralatannya serta mengatur biaya untuk pengembangan Angkatan Bersenjata.[48]

Pembagian administratif

250px-MSR.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah-daerah administratif di Masedonia Utara

Masedonia Utara memiliki sejumlah daerah administratif yang digunakan untuk kepentingan resmi dan untuk statistik. Daerah-daerah administratif tersebut adalah:

Pada bulan Agustus 2004, Republik Masedonia Utara terbagi atas 85 kota (opštini; tung. opština), 10 diantaranya terletak di daerah Skopje Raya. Ini merupakan pengurangan dari jumlah 123 kota yang diresmikan pada bulan September 1996. Mengikuti hal ini, pemerintah lokal dibentuk ulang menjadi 34 distrik administratif.

Ekonomi

Saat ini, Masedonia Utara ditempatkan di tempat ke-4 dari 178 negara dengan tingkat perubahan kemajuan ekonomi oleh Bank Dunia.[49] Perlu dicatat, bahwa sebelumnya perekonomian Masedonia Utara sempat memburuk segera setelah kemerdekaan. Masedonia Utara kemudian mengembangkan sistem ekonomi terbuka dengan jumlah perdagangan yang menyumbang lebih dari 90% PDB dalam kurun waktu belakangan ini. Sejak tahun 1996, perekonomian Masedonia Udara mulai maju, walaupun lamban, dengan perkembangan jumlah PDB sebesar 3,1%. Direncanakan dalam kurun waktu 2006-2010, PDB Masedonia Utara akan naik sebesar 5,1%.[50] Pemerintahan Masedonia Utara telah membuktikan hal ini setelah menang dalam menekan angka inflasi, yang berkisar antara 2-3%[49] dan sudah menelorkan banyak kebijakan untuk mengundang investor asing untuk menginvestasikan usahanya di Masedonia Utara. Pemerintahan Masedonia Utara juga mengembangkan sistem usaha Kecil dan Menengah.

Dalam rangka menarik minat investor asing, Pemeritahan Masedonia Utara menggunakan sistem flat tax. Pada tahun 2007, flat tax yang berlaku di Masedonia Utara adalah 12% dan akan diturunkan menjadi 10% pada tahun 2008.[51][52] Di samping kesuksesannya dalam bidang ekonomi, masih banyak rakyat Masedonia Utara yang menganggur dengan persentase 37,2%[53] dan banyaknya rakyat miskin dengan persentase 22%.[50] Korupsi serta sistem legal yang tidak efektif juga menjadi rintangan-rintangan dalam sistem perekonomian di Masedonia Utara. Masedonia Utara juga masih tercatat sebgaia Republik yang memilki PDB terkecil di Eropa. PDB Masedonia Utara kebanyakan disumbang dari sektor industri, pertanian,[54] dan juga tekstil.

Investasi dan perdagangan

Imbas dari Perang Yugoslavia dan pemberian sangsi kepada Republik Serbia dan Montenegro berdampak besar kepada perekonomian Masedonia Utara. Ketika Yunani melakukan embargo perdagangan terhadap Masedonia Utara tahun 1994-95, juga berakibat besar terhadap perekonomian Masedonia Utara. Sejumlah bantuan ekonomi mulai diberikan kepada Republik Masedonia Utara pada akhir Perang Bosnia, November 1995.

Tapi Perang Kosovo tahun '99 dan konflik saudara tahun 2001 mengakibatkan destablisasi perekonomian di Masedonia Utara. Sejak Yunani mengakhiri embargonya, Yunani kemudian menjadi partner bisnis terbesar bagi Masedonia Utara. Beberapa perusahaan besar Yunani seperti kilang minyak Okta, dan bank Zhito Luks membangun usahanya di Masedonia Utara. Beberapa negara lain yang menjadi partner bisnis Republik Masedonia Utara adalah Italia, Jerman dan Slovenia.

Infrastruktur

Negara Masedonia Utara bersama dengan Montenegro, Bosnia dan Herzegovina dan Kosovo termasuk negara yang perekonomiannya berkembang dengan lambat di daerah Yugoslavia. Negara-negara ini mengalami kesusahan ekonomi setelah kemerdekaannya, ketika pasar internal Yugoslav hancur disertai dengan berakhirnya subisidi dari Belgrade. Masalah ini juga dialami oleh kebanyakan negara-negara sosialis di Eropa Timur setelah perubahan sistem ekonominya menjadi sistem ekonomi pasar. Jalanan dan rel kereta api di Masedonia Utara yang tidak dapat dipercaya sebagai lintasan untuk mengekspor komoditas dari Masedonia Utara berakibat mahalnya ongkos transportasi. Tetapi, ekspor ini juga meraup untung yang tidak main-main setelah sejumlah sayuran asal Masedonia Utara diekspor ke Jerman.

Demografi

Masedonia Utara memiliki penduduk sebanyak 2.061.315 jiwa,[55] berdasarkan CIA World Factbook. Berikut ini adalah daftar kota-kota di Masedonia Utara berdasarkan data sensus tahun 1994 (dikarenakan sensus tahun 2002 tidak mendata jumlah penduduk berdasarkan kota):[56]

Kota dan daerah administratif terbesar di Masedonia Utara
KotaPopulasi
Kota
Lambang
daerah
Divisi
Administratif
Penduduk
Skopje444.000Skopje Raya506.926
Bitola80.000Daerah administratif Bitola95.385
Kumanovo71.00040px-Coat_of_arms_of_Kumanovo_Municipality.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailDaerah administratif Kumanovo105.484
Prilep68.000Daerah administratif Prilep76.768
Tetovo60.000Daerah administratif Tetovo86.580
Ohrid51.00040px-Former_coat_of_arms_of_Ohrid_Municipality.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailDaerah administratif Ohrid55.749
Veles48.00020px-Coat_of_arms_of_Veles_Municipality.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailDaerah administratif Veles55.108
Gostivar46.000Daerah administratif Gostivar81.042
Štip42.000Daerah administratif Štip47.796
Strumica40.000Daerah administratif Strumica54.676
Kočani27.000Daerah administratif Kočani38.092
Radoviš16.223Daerah administratif Radoviš28.244
Jumlah %
TOTAL 2,022,547 100
Makedonia 1.297.981 64,18
Albania 509.083 25,17
Turk 77.959 3,85
Orang Rom 53.879 2,66
Serbia 35.939 1,78
Vlach 9.695 0,48
lainnya 38.011 1,88

Etnik terbesar di Masedonia Utara adalah etnik Makedonia. Tabel di samping kanan berikut menampilkan informasi tentang etnik-etnik yang berada di Masedonia Utara (berdasarkan sensus 2002):[57]

Agama

250px-04350-Skopje_%2827291865774%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja St. Clement of Ohrid di Skopje.
250px-Masjidmakedon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masjid di Makedonia Barat

Sebagian besar rakyat Masedonia Utara menganut agama Kekristenan, yakni 70,7% dengan mayoritas Ortodoks 69,6% (yang pada tahun 1968 memproklamirkan otonom dari Gereja Ortodoks Serbia).[58] Agama Islam menjadi agama terbanyak kedua yang dianut oleh rakyat Masedonia Utara, dengan persentase sebesar 28,6%. Aliran Kristen lainnya dianut sebagian kecil rakyat Masedonia Utara dengan persentase 1,1%, dengan Katolik 0,4% dan Protestan 0,70%. Sisanya adalah tanpa agama 0,5% dan kepercayaan lainnya 0,2%.[1] Etnis Makedonia pada umumnya beragama Kristen, sementara kebanyakan etnik Turk, Bosnia, dan Albania beragama Islam.[1] Ada sekitar 1.200 gereja dan 400 masjid di Masedonia Utara. Gereja Ortodoks Masedonia Utara memiliki sebuah kolese khusus untuk para calon pendetanya.

Selain itu, persentase umat Muslim di Masedonia Utara termasuk yang terbesar di Eropa, setelah negara Turki, Albania dan Bosnia dan Herzegovina.

Komunitas Yahudi di Masedonia Utara

Komunitas Yahudi di Masedonia Utara yang pada awal Perang Dunia Kedua berjumlah 7.200 orang, menjadi hanya sekitar 2%[59] yang bertahan setelah serangan Blok Poros dan holocaust. Pada akhir Perang Dunia Kedua, sebagian masyarakat Yahudi di Masedonia Utara melakukan emigrasi ke Israel. Saat ini, jumlah orang Yahudi di Masedonia Utara berjumlah 200 orang, kebanyakan bertempat tinggal di Skopje dan sebagian besar adalah Yahudi Sephardim, yaitu keturunan Yahudi pelarian dari Portugal dan Spanyol pada saat inkuisisi.

Keragaman etnik dan budaya

Ada banyak bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Masedonia Utara. Bahasa-bahasa itu merefleksikan identitas setiap etnik. Bahasa resmi dan bahasa yang sering dipakai adalah bahasa Makedonia, yang termasuk dalam rumpun bahasa Slav Selatan. Secara struktur, bahasa Makedonia lebih mirip dengan bahasa Bulgaria daripada bahasa Slav lainnya.

Bahasa lain seperti bahasa Albania, Bulgaria, Turki, dan Yunani juga sering dipakai dalam komunikasi sesama etnik.

Di Konstitusi tertulis secara eksplisit bahwa bahasa Makedonia adalah bahasa resmi dari Masedonia Utara. Tapi, tertulis juga bahwa bahasa yang digunakan oleh penduduk sebanyak 20% bisa dibilang sebagai bahasa resmi, dan bahasa Albania memenuhi persyaratan ini. Beberapa pemerintah lokal juga menjadikan bahasa beberapa etnik sebagai bahasa resmi.

Pendidikan

250px-Mekkon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proyek "Macedonia Connects" yang dicetuskan oleh USAID

Sistem pendidikan Masedonia Utara terdiri dari:

  • Pendidikan Pra-Sekolah
  • Pendidikan Dasar
  • Pendidikan Menengah
  • Pendidikan Tinggi

Pendidikan tinggi dapat diperolah melalui perkuliahan di beberapa universitas di Masedonia Utara yaitu Universitas St. Kiril dan Metodij Skopje, Universitas St. Kliment dari Ohrid Bitola, Universitas Negeri Tetovo dan Universitas Goce Delchev Shtip. Ada juga beberapa institusi pendidikan tinggi swasta seperti Universitas Eropa,[60] Universitas Slavia, Universitas Eropa Tenggara, dan lain-lain.

USAID telah membuat sebuah program di Masedonia Utara bernama "Macedonia Connects". Program ini berjalan dengan lancar dan menjadikan Masedonia Utara sebagai negara yang pertama kali seluruh areanya telah terhubung dengan internet.[61] Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Masedonia Utara melaporkan bahwa 461 sekolah di Masedonia Utara telah terhubung dengan WiFi. ISP di Masedonia Utara, On.net, juga telah membuat MESH Network untuk menyediakan WiFi di sebelas kota terbesar di Masedonia Utara.

Budaya

250px-Makokul.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarian khas rakyat Masedonia Utara, memperlambangkan persahabatan.

Masedonia Utara memiliki kekayaan budaya, seni, musik, puisi dan arsitektur. Negara ini juga memiliki banyak tempat-tempat suci. Festival musik, film dan puisi sering diadakan setiap tahun. Gaya musik Masedonia Utara sangat terpengaruh oleh musik gereja Bizantium. Masedonia Utara juga merupakan salah satu negara yang memiliki banyak sekali fresko yang masih awet dari zaman Bizantium, berasal dari kurun abad ke 11-16 Masehi. Fresko-fresko ini berada dalam perawatan mahasiswa-mahasiswa fakultas seni di Sekolah Seni Makedonia.

Kebudayaan di Masedonia Utara menggabungkan antara budaya yang dulu dengan kebudayaan sekarang. Biara dan gereja yang dibangun pada masa Bizantium berkuasa kini bersandingan dengan bangunan serba modern. Masedonia Utara juga dikenal akan koleksi ikon-ikon santonya, kebanyakan dari Ohrid, dan ikon-ikon di Masedonia Utara termasuk yang paling berharga dan mahal di dunia.

Setiap musim panas diadakan festival seni di beberapa kota besar di Masedonia Utara. Di Ohrid, diadakan festival musik klasik dan drama. Lain lagi di kota Sturga, yang mengadakan panggung senja pembacaan puisi. Bitola juga tak kalah menarik dengan Pameran Foto Internasional nya. Sedangkan di ibu kota Skopje diadakan festival musik Jazz.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. 1 2 3 "Strategies of symbolic nation-building in West Balkan states: intents and results (completed) - Department of Literature, Area Studies and European Languages" (pdf). www.hf.uio.no (dalam bahasa Inggris). hlm. 51. Diakses tanggal 14 September 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "State Statistical Office - News release: Census of Population, Households and Dwellings in the Republic of North Macedonia, 2021 - first dataset ,2021". Stat.gov.mk. Diakses tanggal 30 Maret 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "Report for Selected Countries and Subjects". IMF. 20 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Gini coefficient of equivalised disposable income - EU-SILC survey". ec.europa.eu/eurostat. Eurostat. Diakses tanggal 12 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Human Development Report 2021/2022" (PDF) (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme. 8 September 2022. Diakses tanggal 8 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Bonk, M. R., Carlton R. A. (editors) (1997), International Acronyms, Initialisms & Abbreviations Dictionary, 4th Edition, Detroit, New York, Toronto, London: Gale Research, LCCCN 85-642206, ISBN 0-8103-7437-4, ISSN 0743-0523, Volume 1, pg. 516 and Bonk, M. R (Project Editor) (2003), International Acronyms, Initialisms & Abbreviations Dictionary, 32nd Edition, USA: Gale-Thompson Group, Volume 1, pg. 1789, ISBN 0-7876-4109-X (Part 2 D-I only)
  7. Di samping sebutan panjangnya, singkatan "FYROM" sering digunakan oleh organisasi internasional seperti PBB Diarsipkan 2007-06-17 di Wayback Machine., UE Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine., OSCE Diarsipkan 2008-05-27 di Wayback Machine., EBU Diarsipkan 2011-07-21 di Wayback Machine., the IMF Diarsipkan 2008-05-27 di Wayback Machine., Bank Dunia Diarsipkan 2008-05-27 di Wayback Machine., WTO Diarsipkan 2008-06-17 di Wayback Machine. dan NATO Diarsipkan 2014-12-13 di Wayback Machine. (semua dokumen NATO menyebut negeri ini FYROM harus disertai dengan teks catatan kaki 'Turki mengakui Republik Makedonia dnegan nama konstitusionalnya')
  8. "Basic Facts". North Macedonia, Ministry of Foreign Affairs. Diarsipkan dari asli tanggal 16 November 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "The World Bank in North Macedonia". World Bank. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Februari 2019. Diakses tanggal 7 Juli 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Μακεδονία Diarsipkan 3 February 2023 di Wayback Machine., Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek–English Lexicon, on Perseus
  11. 1 2 Macedonia Diarsipkan 3 February 2023 di Wayback Machine., Online Etymology Dictionary
  12. μακεδνός Diarsipkan 3 February 2023 di Wayback Machine., Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek–English Lexicon, on Perseus
  13. μακρός Diarsipkan 5 May 2025 di Wayback Machine., Henry George Liddell, Robert Scott, A Greek–English Lexicon, on Perseus
  14. Eugene N. Borza, Makedonika, Regina Books, ISBN0-941690-65-2, p. 114: The "highlanders" or "Makedones" of the mountainous regions of western Macedonia are derived from northwest Greek stock; they were akin both to those who at an earlier time may have migrated south to become the historical "Dorians".
  15. Nigel Guy Wilson (2009). Encyclopedia of Ancient Greece, Routledge, p. 439: The latest archaeological findings have confirmed that Macedonia took its name from a tribe of tall, Greek-speaking people, the Makednoi.
  16. Beekes, Robert (2010), Etymological Dictionary of Greek, vol. II, Leiden, Boston: Brill, hlm. 894
  17. De Decker, Filip (2016). "AN ETYMOLOGICAL CASE STUDY ON THE AND VOCABULARY IN ROBERT BEEKES'S NEW ETYMOLOGICAL DICTIONARY OF GREEK". Studia Linguistica Universitatis Iagellonicae Cracoviensis. 133 (2). doi:10.4467/20834624SL.16.006.5152. ISSN 1897-1059.
  18. "What is often overlooked is how Bulgarians and Greeks collaborated unknowingly from the middle decades of the 19th century onward in breathing new life into the geographical name Macedonia, which was all but forgotten during the Byzantine and Ottoman periods. In the late Ottoman period, "Macedonia" as such did not exist as an administrative unit in the empire... Greek nationalism, fixated on the continuity between ancient and modern Hellenes, was keen to project the name Macedonia as a way to assert the Greek historical character of the area. In 1845, for instance, the story of Alexander was published in a Slavo-Macedonian dialect scripted in Greek characters... For their part, Bulgarian nationalists readily accepted Macedonia as a regional denomination... Macedonia had become one of the "historic" Bulgarian lands... and "Macedonian Bulgarian" turned into a standard phrase." Dimitar Bechev, Historical Dictionary of the Republic of Macedonia, Scarecrow Press, 2009, ISBN0-8108-6295-6, Introduction, p. VII.
  19. "In the early 19th c. the modern Greeks with their Western-derived obsession with antiquity played a crucial role in reviving the classical name 'Macedonia' in the popular consciousness of the Balkan peoples. For a thousand years before that the name 'Macedonia' had meant different things for Westerners and Balkan Christians: for Westerners it always denoted the territories of the ancient Macedonians, but for the Greeks and all other Balkan Christians the name 'Macedonia' – if at all used – covered the territories of the former Byzantine theme 'Macedonia', situated between Adrianople (Edrine) and the river Nestos (Mesta) in classical and present-day Thrace. The central and northern parts of present-day 'geographic Macedonia' were traditionally called either 'Bulgaria' and 'Lower Moesia', but within a generation after Greek independence (gained in 1830) these names were replaced by 'Macedonia' in the minds of both Greeks and non-Greeks." Drezov K. (1999) Macedonian identity: an overview of the major claims. In: Pettifer J. (eds) The New Macedonian Question. St Antony's Series. Palgrave Macmillan, London, ISBN0-230-53579-8, pp. 50–51.
  20. "In 1813 Macedonia did not exist. A century later, it had become a hotly contested nationalist cause, a battlefield, and an obsession. What led to this dramatic transformation was modernity: a chilly wind of West European provenance that propelled to the Balkans concepts that few in the region understood, wanted or cared about. Among these, the idea of nationalism was the most potent, and the most lethal. Before the 1850s, Macedonia was a poverty-stricken province of the Ottoman Empire, where an Orthodox Christian and mostly peasant population speaking a variety of Slavonic idioms, Greek, or Vlach, was trying to eke out a modest living, and protect it from rapacious brigands and a decaying Ottoman administrative system. Religion was the only collective identity that most of them could make sense of, for ethnicity and language played little role in shaping their loyalties. But the winds of change quickly gathered momentum, and eventually shattered that multi-ethnic community, producing a 'Greek', or a 'Bulgarian', out of a 'Christian'." D. Livanios' review of Vemund Aarbakke, Ethnic Rivalry and the Quest for Macedonia, 1870–1913 in The Slavonic and East European Review, Vol. 83, No. 1 (Jan. 2005), pp. 141–142
  21. The ancient name 'Macedonia' disappeared during the period of Ottoman rule and was only restored in the nineteenth century originally as geographical term. The Oxford Handbook of the History of Nationalism, John Breuilly, Oxford University Press, 2013, ISBN0-19-920919-7, p. 192.
  22. "The region was not called "Macedonia" by the Ottomans, and the name "Macedonia" gained currency together with the ascendance of rival nationalism." Collective Memory, National Identity, and Ethnic Conflict: Greece, Bulgaria, and the Macedonian Question, Victor Roudometof, Greenwood Publishing Group, 2002, ISBN0-275-97648-3, p. 89.
  23. "The Greeks were amongst the first to define these lands since the beginning of the 19th century. For educated Greeks, Macedonia was the historical Greek land of kings Philip and Alexander the Great." John S. Koliopoulos, Thanos M. Veremis, Modern Greece: A History since 1821. A New History of Modern Europe, John Wiley & Sons, 2009, ISBN1-4443-1483-1, p. 48.
  24. Donald Bloxham, The Final Solution: A Genocide, OUP Oxford, 2009, ISBN0-19-955033-6, p. 65.
  25. Chris Kostov, Contested Ethnic Identity: The Case of Macedonian Immigrants in Toronto, Peter Lang, 2010, ISBN3-0343-0196-0, p. 76.
  26. "Greece and Macedonia sign agreement on name change". Al Jazeera. 17 Jun 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Januari 2019. Diakses tanggal 13 Juli 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. Kitsantonis, Niki (17 Juni 2018). "Macedonia and Greece Sign Historic Deal on Name Change". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Oktober 2021. Diakses tanggal 13 Juli 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. Testorides, Konstantin; Becatoros, Elena (30 September 2018). "Macedonia: Referendum approves name change, but turnout low". CP24. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Agustus 2020. Diakses tanggal 2 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. "PM to press on with Macedonia name change". BBC. 1 Oktober 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2018. Diakses tanggal 28 November 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. Agencies (20 Oktober 2018). "Welcome to North Macedonia: parliament votes for name change". the Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 September 2023. Diakses tanggal 27 Januari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. Casule, Kole (11 Januari 2019). "Macedonia parliament agrees to change country's name". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 September 2019. Diakses tanggal 17 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. "Greece vote settles 27-year Macedonia row". BBC. 25 Januari 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2019. Diakses tanggal 25 Januari 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. Zhidas Daskalovski; Zlatko Jankovski (2023). "State Capture and Corruption in (North) Macedonia during Zoran Zaev's Rule (2017-2021)". Bulgarian Journal of International Economics and Politics (2): 71. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Desember 2025. Diakses tanggal 8 Februari 2026.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. "Macedonia - Studi Kamus - Alkitab SABDA". Alkitab SABDA.
  35. "Updated world country names: short and formal names" (PDF). Economic and Social Council. New York: United Nations Group of Experts on Geographical Names. 28 April – 2 Mei 2025.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. "Encyclopaedia Britannica - Paeonia". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-04-18. Diakses tanggal 2008-06-04.
  37. Macedonian Center for Archaeological Research. The Ancient Kingdom of Macedonia in the Republic of Macedonia. Diarsipkan 2008-07-26 di Wayback Machine.
  38. "Encyclopaedia Britannica - Scopje". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-04-26. Diakses tanggal 2008-06-08.
  39. The early Medieval Balkans. John Fine Jr
  40. M. Glenny, "The Balkans"
  41. "Macedonian Ministry of Environment". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-19. Diakses tanggal 2008-06-04.
  42. "Limun.hr - Ahmeti accepts the invitation for dialog with Gruevski". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-02-25. Diakses tanggal 2008-06-04.
  43. European Commission. "Background information - The former Yugoslav Republic of Macedonia". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-12-01. Diakses tanggal 2006-10-01.
  44. European Broadcasting Union. "Members' Logos". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-09-28. Diakses tanggal 2006-10-01.
  45. International Olympic Committee. "LIST OF NATIONAL OLYMPIC COMMITTEES PARTICIPATING IN THE XIX OLYMPIC WINTER GAMES IN SALT LAKE CITY" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-02-26. Diakses tanggal 2006-10-01.
  46. "US snubs Greece over Macedonia" (HTML) (dalam bahasa English). BBC News Online. 4 Nov 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-11-12. Diakses tanggal 2006-10-01.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  47. "Naming the solution Diarsipkan 2008-03-29 di Wayback Machine.", Kathimerini English edition, 16 September 2005
  48. http://www.morm.gov.mk:8080/morm/en/ARM/Defence-Structure.html Diarsipkan 2009-02-25 di Wayback Machine. National Command Management
  49. 1 2 "The World Bank". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-22. Diakses tanggal 2008-06-04.
  50. 1 2 "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-03-08. Diakses tanggal 2008-06-04.
  51. http://www.vlada.mk/english/News/December2006/ei8-12-2006.htm Diarsipkan 2008-01-27 di Wayback Machine. Government of the Republic of Macedonia
  52. http://www.nuwireinvestor.com/articles/macedonias-new-flat-tax-51002.aspx Diarsipkan 2010-05-22 di Wayback Machine. Macedonia's Flat Tax
  53. http://www.worldbank.org.mk Diarsipkan 2001-03-02 di Wayback Machine. Macedonian unemployment rate
  54. "Welcome to World Bank Group". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-06-19. Diakses tanggal 2008-06-04.
  55. "CIA World Factbook". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-28. Diakses tanggal 2008-06-04.
  56. "Census of Population, Households and Dwellings in the Republic of Macedonia, 2002 - Book XIII, Skopje, 2005" (PDF) (dalam bahasa English and Macedonian). State Statistical Office of the Republic of Macedonia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2010-09-22. Diakses tanggal 2008-06-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  57. "Census of Population, Households and Dwellings in the Republic of Macedonia, 2002 - Book XIII, Skopje, 2005" (PDF) (dalam bahasa English and Macedonian). State Statistical Office of the Republic of Macedonia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2010-09-22. Diakses tanggal 2008-06-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  58. "History of the Macedonian Orthodox Church". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-05-04. Diakses tanggal 2008-06-05.
  59. Christopher Deliso, Balkanalysis.com. "Macedonia's Jewish Community Commemorates the Holocaust, and Embraces the Future". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-11-21. Diakses tanggal 2008-06-04.
  60. "OIC". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-07-24. Diakses tanggal 2008-06-05.
  61. "U.S. Agency for International Development". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-25. Diakses tanggal 2008-06-05.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Северна Македонија.
Wikiwisata memiliki panduan wisata North Macedonia.
Negara
berdaulat
Eropa Utara
Eropa Barat
Eropa Tengah
Eropa Timur
Eropa Selatan
Lintas benua
Negara dengan
pengakuan terbatas
Dependensi dan
wilayah lain
1 Terkadang dimasukkan ke Asia, tergantung definisi perbatasan. 2 Negara lintas benua.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan