Senin, 21 September 2026
02:16 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Embargo

Embargo

perintah larangan perdagangan oleh suatu negara terhadap satu negara lain atau lebih.

Embargo adalah perintah larangan perdagangan oleh suatu negara terhadap satu negara lain atau lebih.[1] Embargo biasanya terjadi akibat permasalahan politik antarnegara, pelanggaran hukum internasional, ketegangan diplomatik negara-negara yang terlibat, atau bahkan strategi politik.[2][3]

330px-GASOLINE_SHORTAGE_HIT_THE_STATE_OF_OREGON_IN_THE_FALL_OF_1973_BY_MIDDAY_GASOLINE_WAS_BECOMING_UNAVAILABLE_ALONG..._-_NARA_-_555405.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kekurangan bensin menyerang negara bagian Oregon 1973 akibat embargo minyak oleh OPEC

Contoh kasus

Embargo minyak 1973 oleh OPEC

Pada tahun 1973, ketika Perang Yom Kippur, negara-negara OPEC melakukan embargo terhadap negara-negara pendukung Israel seperti Amerika Serikat, Portugal, Belanda, dan Afrika Selatan.[4]

Salah satu dampak ekonominya terhadap Amerika Serikat adalah; meningkatnya tingkat pengangguran, inflasi, perubahan harga makanan dan energi, meningkatnya biaya tenaga kerja, dan penurunan industri otomotif. Di sisi lain, embargo ini juga berdampak pada situasi politik Amerika Serikat, di mana para pembuat kebijakan mulai mencari cara agar mengurangi ketergantungan impor minyak dari negara asing.[5]

Embargo Amerika Serikat terhadap Kuba

Pada Februari 1962, setelah terjadinya Revolusi Kuba, Presiden John F. Kennedy mengumumkan embargo perdagangan terhadap Republik Kuba sebagai tanggapan atas tindakan tertentu yang diambil oleh pemerintahan Kuba. Embargo tersebut juga masih berlaku hingga masa kini.[6]

Embargo ini juga cukup kontroversial, terutama dalam kaitannya mengenai masalah kesehatan di Kuba. Meskipun bukan satu-satunya penyebab, embargo ini tetap memiliki hubungan dan implikasi terhadap berbagai aspek permasalahan tersebut, seperti; menurunnya tingkat nutrisi, keterbatasan ketersediaan obat-obatan, serta meningkatkannya kerentanan dan risiko terhadap penyakit.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. "embargo_1 noun - Definition, pictures, pronunciation and usage notes | Oxford Advanced Learner's Dictionary at OxfordLearnersDictionaries.com". Oxford Learner's Dictionaries (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-26.
  2. homework.study.com https://homework.study.com/explanation/why-would-a-country-impose-a-trade-embargo-on-another-country-what-are-a-trade-embargo-s-typical-effects.html#:~:text=Economic%20reasons:%20A%20trade%20embargo%20may%20be,into%20opening%20its%20markets%20to%20its%20exports. Diakses tanggal 2025-06-26.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  3. "Embargo". Corporate Finance Institute (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-26.
  4. "Milestones in the History of U.S. Foreign Relations - Office of the Historian". History State.gov. Diakses tanggal 2025-06-26.
  5. Zulkifli, Noraini; Haqeem, Daniel (1 Maret 2022). "The Opec Oil Shock Crisis (1973): An Analysis". Asian Journal of Research in Business Economics and Management (dalam bahasa Inggris). 4 (1): 136–144. doi:10.55057/ajrbm.2022.4.1.12. Diakses tanggal 26 Juni 2025.
  6. "Cuba Sanctions". United States Department of State (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-26.
  7. Garfield, Richard; Santana, Sarah (Februari 1997). "The impact of the economic crisis and the US embargo on health in Cuba". American Journal of Public Health (dalam bahasa Inggris). 87 (1): 15–18. doi:10.2105/AJPH.87.1.15. Diakses tanggal 26 Juni 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan