Selasa, 13 Oktober 2026
00:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Louis-Alexandre Berthier

Louis-Alexandre Berthier

Bagikan:
Louis-Alexandre Berthier
Prince of Neuchâtel and Valangin, Prince of Wagram
250px-Louis-Alexandre_Berthier.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Portrait by Jacques Pajou, 1808
Minister of War
Masa jabatan
11 November 1799 – 2 April 1800
PendahuluEdmond Louis Alexis Dubois-Crancé
PenggantiLazare Carnot
Masa jabatan
8 October 1800 – 19 August 1807
PendahuluLazare Carnot
PenggantiHenri Guillaume Clarke, Duke of Feltre
Sovereign Prince of Neuchâtel and Valangin
Masa jabatan
25 February 1806 – 3 June 1814
PendahuluFrederick William III of Prussia
PenggantiFrederick William III of Prussia
Informasi pribadi
Lahir(1753-11-20)20 November 1753
Meninggal1 Juni 1815(1815-06-01) (umur 61)
Suami/istri
​
(m. 1808)​
HubunganCésar Berthier (brother)
Anak3, including Napoléon Alexandre
Orang tuaJean-Baptiste Berthier (father)
Penghargaan sipil
Grand Cross of the Legion of Honour
Commander of the Order of Saint Louis
Vice-Grand Constable of France
Tanda tangan
Karier militer
Pihak Kingdom of France
 Kingdom of France
Templat:Country data First French Republic
Templat:Country data First French Empire
Prancis Kingdom of France
Dinas/cabangArmy
Masa dinas
1764–1815
PangkatMarshal of the Empire
Pertempuran/perang
250px-Louis-Alexandre_Berthier.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Portrait of Berthier, yang dilukis pada 1808

Louis-Alexandre Berthier, prince de Neuchâtel et Valangin, prince de Wagram (20 November 1753 – 1 Juni 1815) Pangeran Wagram ke-1, Pangeran Berdaulat Neuchâtel, adalah seorang Marsekal dan Wakil Konsultan Kekaisaran Prancis, dan Kepala Staf di bawah kepemimpinan Napoleon.

Lahir di keluarga militer, Berthier ikut mengabdi di Perang Revolusi Amerika Serikat dan selamat dari dugaan pendukung monarkisme pada masa Pemerintahan Teror sebelum kenaikan pangkat yang pesat di Angkatan Darat Revolusioner Prancis. Meskipun menjadi pendukung utama kudeta terhadap Direktori yang mengantarkan Napoleon pada kekuasaan tertinggi serta turut serta dalam kemenangan-kemenangan terbesarnya, Berthier sangat menentang semakin panjangnya jalur komunikasi yang terjadi selama kampanye Rusia. Setelah diizinkan pensiun oleh rezim Bourbon yang kembali berkuasa, ia meninggal dunia—akibat bunuh diri atau pembunuhan—sesaat sebelum Pertempuran Waterloo. Reputasi Berthier sebagai organisator operasional yang ulung tetap diakui oleh para sejarawan masa kini.

Kehidupan awal

Ia lahir pada 20 November 1753 di Versailles[1] dari pasangan Letnan-Kolonel Jean-Baptiste Berthier (1721 – 1804), seorang perwira dalam Korps Insinyur Topografi, dan istri pertamanya (menikah pada 1746) Marie Françoise L'Huillier de La Serre.[2]

Ia adalah anak sulung dari lima bersaudara, dengan tiga saudaranya juga bertugas dalam Angkatan Darat Prancis, dua adiknya César (1765–1819) dan Victor-Léopold (1770–1807) menjadi jenderal pada Perang Napoleon.[2][3] Sementara adik tirinya, Joseph-Alexandre menjadi Marsekal Lapangan.[2]

Awal karir

Saat masih kanak-kanak, Berthier diajarkan seni militer oleh ayahnya, seorang perwira Corps de Génie (Korps Zeni). Pada tahun 1764, ia diterima di Sekolah Zeni Kerajaan Mézières dengan pangkat letnan dua, lalu lulus sebagai insinyur topografi dua tahun kemudian pada usia 12 tahun.[2] Pada bulan Maret 1772, Berthier bergabung dengan angkatan darat sebagai letnan di Legiun Flanders.[2]

Penilaian

Berthier memiliki kemampuan luar biasa sebagai kepala staf dan peran yang ia mainkan sangat penting bagi setiap kemenangan Napoleon. Atas jasanya, ia dijuluki "Marsekal Bayangan". Ia memiliki pemahaman intuitif terhadap perintah atasannya dan dapat menjelaskan perintah kaisar lebih baik daripada siapapun. Kematiannya menjelang Pertempuran Waterloo sangat disayangi oleh Napoleon sampai ia berkata, "Tidak ada orang lain yang dapat menggantikannya." Setelah kekalahan di Waterloo, Napoleon dengan kesal berkata:

Seandainya Berthier ada disana, saya tidak akan menerima malapetaka ini.[4]

Penggantinya, Marsekal Jean-de-Dieu Soult terbukti tidak mampu mengerjakan tugas Berthier secara efektif. Oleh karena itu, kekalahan di Waterloo setidaknya sebagian disebabkan oleh ketidakhadiran Berthier. Tetapi sebagai perwira di lapangan, Berthier tidak secakap marsekal maupun jenderal lain. Ketika ia ditugaskan Napoleon untuk memimpin pasukan untuk sementara waktu pada 1809, pasukan Prancis di Bayern mengalami serangkaian kekalahan. Meskipun kiprahnya sebagai jenderal sepenuhnya tertutupi oleh kejeniusan Napoleon, Berthier tetap dikenal luas berkat kemampuan organisasinya yang luar biasa serta kemampuannya dalam memahami dan melaksanakan arahan Kaisar hingga ke detail terkecil.[1] Jenderal Paul Thiébault menulis mengenainya:

Tidak ada seorang pun yang lebih cocok bagi Jenderal Bonaparte—yang menginginkan sosok yang mampu mengambil alih seluruh pekerjaan rinci, memahaminya seketika, serta mengantisipasi apa yang dibutuhkannya.[4]

Meskipun memiliki kualitas yang hebat sebagai kepala staf dan wakil komandan kaisar, kekuatannya yang besar menyebabkan banyak perseteruan antara Berthier dengan marsekal-marsekal lain terutama dengan André Masséna serta jenderal-jenderal seperti Antoine-Henri de Jomini yang memutuskan untuk membelot ke Kekaisaran Rusia pada 1813.

Lihat pula

Catatan

  1. 1 2 Chisholm 1911, hlm. 812.
  2. 1 2 3 4 5 Gambiez, Fernand (1987). "Berthier, Louis-Alexandre, (1753–1815), prince de Neufchâtel, prince de Wagram, maréchal". Dictionnaire Napoléon. Éditions Fayard.
  3. ↑ Watson 1957, hlm. 13.
  4. 1 2 "Berthier, The Indispensable Marshal". www.napoleon-series.org.

Referensi

  • Watson, S.J. (1957), By Command of the Emperor: A Life of Marshal Berthier, London: The Bodley Head
Atribusi

 Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Berthier, Louis Alexandre" . Encyclopædia Britannica. Vol. 3 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 812.

Bacaan tambahan

  • Bukhari, Emir Napoleon's Marshals Osprey Publishing, 1979, ISBN0-85045-305-4.
  • Chandler, David Napoleon's Marshals Macmillan Pub Co, 1987, ISBN0-02-905930-5.
  • Connelly, Owen, Blundering to Glory: Napoleon's Military Campaigns SR Books, 1999, ISBN0-8420-2780-7.
  • Elting, John R. Swords around a Throne: Napoleon's Grande Armée Weidenfeld & Nicolson, 1997, ISBN0-02-909501-8.
  • Haythornthwaite, Philip Napoleon's Commanders (2): c.1809-15 Osprey Publishing, 2002, ISBN1-84176-345-4.
  • Hittle, James Donald the Military Staff: Its History and Development Military Service Publishing, 1952.
  • Macdonell, A. G. Napoleon and His Marshals Prion, 1997, ISBN1-85375-222-3.
  • Pawly, Ronald Napoleon's Imperial Headquarters (1): Organization and Personnel Osprey Publishing, 2004, ISBN1-84176-793-X.
  • Pawly, Ronald Napoleon's Imperial Headquarters (2): On campaign Osprey Publishing, 2004, ISBN1-84176-794-8.
  • Watson, S.J. By Command of the Emperor: A Life of Marshal Berthier. Ken Trotman Ltd, ISBN0-946879-46-X.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Louis-Alexandre Berthier.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Edmond Louis Alexis Dubois-Crancé
Minister of War
11 November 1799 – 2 April 1800
Diteruskan oleh:
Lazare Carnot
Didahului oleh:
Lazare Carnot
Minister of War
8 October 1800 – 19 August 1807
Diteruskan oleh:
Henri Clarke, duc de Feltre
Gelar
Didahului oleh:
Frederick William III
Prince of Neuchâtel
25 February 1806 – 3 June 1814
Diteruskan oleh:
Frederick William III
Peristiwa sipil dan politik yang signifikan menurut tahun
1788
1789
1790
1791
1792
1793
1794
1795
1797
1799
Operasi militer revolusioner
1792
1793
1794
1795
1796
1797
1798
1799
1800
1801
1802
Pemimpin militer
Prancis Angkatan Darat
Prancis
Prancis French Navy
Opposition
Kekaisaran Austria Austria
Kerajaan Britania Raya Britania Raya
Republik Belanda Republik Belanda
Prusia Prusia
Kekaisaran Rusia Rusia
Spanyol Spanyol
Tokoh dan faksi berpengaruh lainnya
Society of 1789
Girondis
The Plain
Montagnards
Hébertists
dan Enragés
Others
Pemikir berpengaruh
Efek budaya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan