Senin, 21 September 2026
07:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kresnaisme

Kresnaisme

250px-Krishna_Holding_Mount_Govardhan_-_Crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kresna mengangkat bukit Gowardhana.Koleksi dari Smithsonian Institution.
Bagian dari seri tentang
Waisnawa
250px-Vishnu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewa tertinggi
20px-Aum_Om_red.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalHindu

Kresnaisme (Krishnaisme, juga Bhagawatisme) adalah suatu kelompok denominasi Hindu dalam aliran Waisnawa, terpusat pada penyembahan Radha Krishna atau wujud Kresna lainnya, yang disamakan dengan Wisnu.[1]

Kitab pokok Kresnaisme adalah Bhagawadgita, kadang kala disebut "Alkitabnya Kresnaisme".[2][3][4]

Dari berbagai dewa, Kresna secara istimewa dianggap penting, dan tradisi Waisnawa biasanya terpusat pada Wisnu maupun Kresna sebagai Swayam Bhagawan ("Tuhan itu sendiri"). Istilah "Kresnaisme" telah digunakan untuk menyebut sekte yang terfokus pada Kresna, sementara "Waisnawa" untuk sekte yang terpusat pada Wisnu di mana Kresna dianggap seorang awatara, daripada Tuhan yang menjelma.[5]

Kresnaisme bermula dari awal abad Masehi, muncul dari pembauran pemujaan Kresna Basudewa, "Anak Ilahi" Balakresna, dan Gopala, dan sinkretisme dari tradisi non-Weda ini dengan kitab Mahabharata, menggabungkan dirinya dengan ajaran Weda agar dapat diterima penegakan Hindu ortodoks.

Kresnaisme dihubungkan dengan bhakti yoga pada abad pertengahan. Friedhelm Hardy dalam bukunya Viraha-bhakti menganalisis sejarah Kresnaisme, khususnya sumber pra abad ke-11 dimulai dengan cerita Kresna dan para gopi, dan mistisisme Mayon dari orang suci Waisnawa Tamil, Sangam dalam sastra Tamil, kebaktian pada Kresna oleh para Alvar dalam penyatuan emosional dan penentuan tanggal sejarah Bhagawatapurana.[6][7]

Catatan kaki

  1. SPREADING THE GOSPEL AT HARVARD The New York Times May 22, 1988 Retrieved on 5-21-2008
  2. James Mulhern (1959) A History of Education: A Social Interpretation p. 93
  3. Franklin Edgerton (1925) The Bhagavad Gita: Or, Song of the Blessed One, India's Favorite Bible pp. 87-91
  4. Charlotte Vaudeville has said, it is the 'real Bible of Krsnaism'. Quoted in: Matchett, 2000
  5. Flood,(1996) p. 117
  6. Hardy, Friedhelm (2001). Viraha-Bhakti: The Early History of Krsna Devotion in South India (Oxford University South Asian Studies Series). Oxford University Press, USA. ISBN 0-19-564916-8.
  7. "Book review - FRIEDHELM HARDY, Viraha Bhakti: The Early History of Krishna Devotion in South India. Oxford University Press, Nagaswamy 23 (4): 443 -- Indian Economic & Social History Review". ier.sagepub.com. Diakses tanggal 2008-07-29.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan