Minggu, 08 November 2026
12:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kresnaisme

Kresnaisme

Bagikan:
250px-Krishna_Holding_Mount_Govardhan_-_Crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kresna mengangkat bukit Gowardhana.Koleksi dari Smithsonian Institution.
Bagian dari seri tentang
Waisnawa
250px-Vishnu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewa tertinggi
icon PortalHindu

Kresnaisme (Krishnaisme, juga Bhagawatisme) adalah suatu kelompok denominasi Hindu dalam aliran Waisnawa, terpusat pada penyembahan Radha Krishna atau wujud Kresna lainnya, yang disamakan dengan Wisnu.[1]

Kitab pokok Kresnaisme adalah Bhagawadgita, kadang kala disebut "Alkitabnya Kresnaisme".[2][3][4]

Dari berbagai dewa, Kresna secara istimewa dianggap penting, dan tradisi Waisnawa biasanya terpusat pada Wisnu maupun Kresna sebagai Swayam Bhagawan ("Tuhan itu sendiri"). Istilah "Kresnaisme" telah digunakan untuk menyebut sekte yang terfokus pada Kresna, sementara "Waisnawa" untuk sekte yang terpusat pada Wisnu di mana Kresna dianggap seorang awatara, daripada Tuhan yang menjelma.[5]

Kresnaisme bermula dari awal abad Masehi, muncul dari pembauran pemujaan Kresna Basudewa, "Anak Ilahi" Balakresna, dan Gopala, dan sinkretisme dari tradisi non-Weda ini dengan kitab Mahabharata, menggabungkan dirinya dengan ajaran Weda agar dapat diterima penegakan Hindu ortodoks.

Kresnaisme dihubungkan dengan bhakti yoga pada abad pertengahan. Friedhelm Hardy dalam bukunya Viraha-bhakti menganalisis sejarah Kresnaisme, khususnya sumber pra abad ke-11 dimulai dengan cerita Kresna dan para gopi, dan mistisisme Mayon dari orang suci Waisnawa Tamil, Sangam dalam sastra Tamil, kebaktian pada Kresna oleh para Alvar dalam penyatuan emosional dan penentuan tanggal sejarah Bhagawatapurana.[6][7]

Catatan kaki

  1. ↑ SPREADING THE GOSPEL AT HARVARD The New York Times May 22, 1988 Retrieved on 5-21-2008
  2. ↑ James Mulhern (1959) A History of Education: A Social Interpretation p. 93
  3. ↑ Franklin Edgerton (1925) The Bhagavad Gita: Or, Song of the Blessed One, India's Favorite Bible pp. 87-91
  4. ↑ Charlotte Vaudeville has said, it is the 'real Bible of Krsnaism'. Quoted in: Matchett, 2000
  5. ↑ Flood,(1996) p. 117
  6. ↑ Hardy, Friedhelm (2001). Viraha-Bhakti: The Early History of Krsna Devotion in South India (Oxford University South Asian Studies Series). Oxford University Press, USA. ISBN 0-19-564916-8.
  7. ↑ "Book review - FRIEDHELM HARDY, Viraha Bhakti: The Early History of Krishna Devotion in South India. Oxford University Press, Nagaswamy 23 (4): 443 -- Indian Economic & Social History Review". ier.sagepub.com. Diakses tanggal 2008-07-29.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan