Senin, 21 September 2026
17:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Warkari

Warkari

250px-Palkhi_2008.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang warkari, membawa sebuah ektar dengan bendera kekuningan terpasang dan simbal terikat pada benang di tangannya, berkelana dari Alandi ke Pandharpur.
Bagian dari seri tentang
Waisnawa
250px-Vishnu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewa tertinggi
20px-Aum_Om_red.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalHindu

Warkari (bahasa Marathi:वारकरी - berarti "peziarah") adalah suatu gerakaan keagamaan Waisnawa (sampradaya) dalam tradisi spiritual bhakti dalam agama Hindu, secara geografis dikaitkan dengan nagara bagian Maharashtra dan Karnataka Utara di India. Para warkari memuja Witoba (juga dikenal sebagai Witthala), dewa pelindung Pandharpur, dianggap sebagai perwujudan Kresna, awatara (inkarnasi) Dewa Wisnu. Para guru yang diasosiasikan dengan gerakan ini antara lain Dnyaneshwar, Namdev, Tukaram, Chokhamela dan Eknath, semuanya mendapat gelar Sant.

Gerakan warkari meliputi penyembahan Kresna dalam wujud Witoba, prilaku moral, mengharamkan minum minuman beralkohol, menghindari tembakau, diet vegetarian, berpuasa pada hari Ekadashi (dua kali sebulan), menahan diri (brahmacharya) selama menuntut ilmu, kesetaraan hidup dan kemanusiaan dengan menolak semua diskriminasi berdasarkan kasta atau kekayaan, pembacaan kitab suci oleh semua kasta, pembacaan Haripath setiap hari, bhajan rutin dan Kirtan.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan