Minggu, 20 September 2026
22:21 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kredo Nikea

Kredo Nikea

pernyataan iman yang diadopsi pada Konsili Ekumenis Pertama (325 M)

250px-Nicaea_icon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikon yang menunjukkan para Bapa Gereja memegang Syahadat Nikea.

Kredo Nikea, disebut juga Syahadat Nikea atau Pengakuan Iman Nicea, merupakan pernyataan iman yang paling penting dalam Kekristenan Nikea atau Kekristenan arus utama.[1] Kredo Nicea pertama kali diadopsi dalam Konsili Nikea I pada tahun 325. Pada tahun 381, kredo ini diamendemen dalam Konsili Konstantinopel I. Bentuk yang telah diamendemen juga disebut sebagai Kredo Nikea atau sebagai Kredo Nikea-Konstantinopel (juga disebut Pengakuan Iman Nikea-Konstantinopel) untuk menghindari kerancuan.

Konsili Nikea I (325) membahas ajaran Arius, seorang imam paroki dari Baukalis di Alexandria, Mesir. Arius mengajarkan bahwa Yesus bukanlah Allah, tetapi adalah makhluk ciptaan. Menurut Arius, ada saat di mana Putra (Yesus) tidak ada. Konsili Nikea I menolak ajaran Arius dan menganggapnya menyeleweng dari ajaran Gereja yang benar. Para Bapa Gereja yang hadir dalam konsili tersebut menegaskan ajaran Gereja bahwa Yesus (Putra Allah - Sabda Allah) sehakikat dengan Allah Bapa.

Dalam Konsili Konstantinopel I (381) hal utama yang dibahas adalah ajaran Makedonius I, Patriarkh Konstantinopel. Makedonius mengajarkan bahwa Roh Kudus bukanlah Allah, tetapi adalah makhluk ciptaan dan adalah pelayan Bapa dan Putra. Konsili Konstantinopel I menolak ajaran Makedonius dan menegaskan bahwa Roh Kudus adalah Tuhan dan Allah yang setara dengan Bapa dan Putra. Dalam Konsili Konstantinopel I tersebut, Pengakuan Iman Nikea kembali diteguhkan dan diperluas pada bagian yang menerangkan Roh Kudus dan karya-Nya.

Sejarah

Kredo Nikea disusun dalam Konsili Nikea I yang berlangsung pada bulan Mei hingga akhir bulan Juli tahun 325 masehi di kota Bitinia, Nikea (sekarang Iznik, Turki),[2] yang diadakan Kaisar Konstantinus Agung guna mengatasi konflik teologi di Aleksandria antara Gereja Aleksandria dengan seorang penatua bernama Arius.[3]

Dalam buku The Life of Constantine karya Eusebius dari Caesaria,[4] diceritakan pada kurun 320-an terjadi perselisihan antara penatua Arius dengan Uskup Alexander di Gereja Aleksandria. Karena pada masa itu Kristen sudah menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi,[3] dan perselisihan sudah menyebar ke wilayah lain di luar Aleksandria, maka Kaisar Konstantinus berupaya menengahi perselisihan tersebut dengan mengirim dua pucuk surat yang isinya sama, yakni kepada Arius dan Uskup Alexander yang garis besar suratnya meminta agar mereka berdua menghentikan perselisihan.[4] Karena perselisihan tidak kunjung usai dan meluas, maka pada tahun 325 Kaisar Konstantinus mengundang semua uskup ke kota Nicea dengan salah satu agenda menyidangkan Arius.[4] Inilah yang menjadi latar belakang lahirnya Kredo Iman Nikea, yang kelahirannya tidak terlepas dari konflik Arianisme.[3]

Teks Pengakuan Iman

Bahasa Yunani

Πιστεύω εἰς ἕνα Θεόν, Πατέρα, Παντοκράτορα, ποιητὴν οὐρανοῦ καὶ γῆς, ὁρατῶν τε πάντων καὶ ἀοράτων.
Καὶ εἰς ἕνα Κύριον Ἰησοῦν Χριστόν, τὸν Υἱὸν τοῦ Θεοῦ τὸν μονογενῆ, τὸν ἐκ τοῦ Πατρὸς γεννηθέντα πρὸ πάντων τῶν αἰώνων·
φῶς ἐκ φωτός, Θεὸν ἀληθινὸν ἐκ Θεοῦ ἀληθινοῦ, γεννηθέντα οὐ ποιηθέντα, ὁμοούσιον τῷ Πατρί, δι' οὗ τὰ πάντα ἐγένετο.
Τὸν δι' ἡμᾶς τοὺς ἀνθρώπους καὶ διὰ τὴν ἡμετέραν σωτηρίαν κατελθόντα ἐκ τῶν οὐρανῶν καὶ σαρκωθέντα
ἐκ Πνεύματος Ἁγίου καὶ Μαρίας τῆς Παρθένου καὶ ἐνανθρωπήσαντα.
Σταυρωθέντα τε ὑπὲρ ἡμῶν ἐπὶ Ποντίου Πιλάτου, καὶ παθόντα καὶ ταφέντα.
Καὶ ἀναστάντα τῇ τρίτῃ ἡμέρᾳ κατὰ τὰς Γραφάς.
Καὶ ἀνελθόντα εἰς τοὺς οὐρανοὺς καὶ καθεζόμενον ἐκ δεξιῶν τοῦ Πατρός.
Καὶ πάλιν ἐρχόμενον μετὰ δόξης κρῖναι ζῶντας καὶ νεκρούς, οὗ τῆς βασιλείας οὐκ ἔσται τέλος.
Καὶ εἰς τὸ Πνεῦμα τὸ Ἅγιον, τὸ κύριον, τὸ ζῳοποιόν,
τὸ ἐκ τοῦ Πατρὸς ἐκπορευόμενον,
τὸ σὺν Πατρὶ καὶ Υἱῷ συμπροσκυνούμενον καὶ συνδοξαζόμενον,
τὸ λαλῆσαν διὰ τῶν προφητῶν.
Εἰς μίαν, Ἁγίαν, Καθολικὴν καὶ Ἀποστολικὴν Ἐκκλησίαν.
Ὁμολογῶ ἓν βάπτισμα εἰς ἄφεσιν ἁμαρτιῶν.Προσδοκῶ ἀνάστασιν νεκρῶν.
Καὶ ζωὴν τοῦ μέλλοντος αἰῶνος.
Ἀμήν.
[5][6]

Bahasa Latin

Credo in unum Deum,
Patrem omnipoténtem,
factórem cæli et terræ,
visibílium ómnium et invisibílium.
Et in unum Dóminum, Iesum Christum,
Fílium Dei unigénitum,
et ex Patre natum ante ómnia sǽcula.
Deum de Deo, lumen de lúmine, Deum verum de Deo vero,
génitum, non factum, consubstantiálem Patri:
per quem ómnia facta sunt.
Qui propter nos hómines et propter nostram salútem
descéndit de cælis.
Et incarnátus est de Spíritu Sancto
ex María Vírgine, et homo factus est.
Crucifíxus étiam pro nobis sub Póntio Piláto;
passus et sepúltus est,
et resurréxit tértia die, secúndum Scriptúras,
et ascéndit in cælum, sedet ad déxteram Patris.
Et íterum ventúrus est cum glória,
iudicáre vivos et mórtuos,
cuius regni non erit finis.
Et in Spíritum Sanctum, Dóminum et vivificántem:
qui ex Patre Filióque procédit.
Qui cum Patre et Fílio simul adorátur et conglorificátur:
qui locútus est per prophétas.
Et unam, sanctam, cathólicam et apostólicam Ecclésiam.
Confíteor unum baptísma in remissiónem peccatórum.
Et exspécto resurrectiónem mortuórum,
et vitam ventúri sǽculi. Amen.
[7]

Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, setidaknya terdapat tiga versi yang berkembang. Versi yang digunakan oleh Gereja Protestan dimuat dalam Kidung Jemaat dan Nyanyikanlah Kidung Baru. Versi ini diterjemahkan oleh Yamuger.[8] Versi yang digunakan oleh Gereja Katolik di Indonesia merujuk kepada rumusan yang digunakan dalam misa, yang dimuat dalam Tata Perayaan Ekaristi.[9] Versi yang digunakan oleh Gereja Ortodoks Timur merujuk kepada Horologion [10] terjemahan Indonesia dari Gereja Ortodoks Indonesia di bawah yurisdiksi Kepatriarkhan Moskow. Terdapat juga versi lain yang diucapkan oleh Gereja Ortodoks Oriental, dan Asiria Timur.

Catatan: Dalam misa Gereja Katolik, bagian yang "dicetak miring" didaraskan sambil "membungkuk", atau sambil "berlutut" pada Hari Raya Kabar Sukacita dan Hari Raya Natal.

Versi Gereja Protestan Versi Gereja Katolik Versi Gereja Ortodoks Timur Versi Gereja-Gereja Katolik Ritus Timur
Aku percaya kepada satu Allah,

Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, segala yang kelihatan dan yang tidak kelihatan

Aku percaya akan satu Allah,

Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan.

Aku percaya pada satu Allah,

Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan maupun yang tak kelihatan;

Aku percaya akan satu Allah,

Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;

Dan kepada satu Tuhan, Yesus Kristus,

Anak Allah yang tunggal, yang lahir dari Sang Bapa sebelum ada segala zaman, Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah yang sejati dari Allah yang sejati, diperanakkan, bukan dibuat, sehakekat dengan Sang Bapa, yang dengan perantaraan-Nya segala sesuatu dibuat; yang telah turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita, dan menjadi daging oleh Roh Kudus dari anak dara Maria, dan menjadi manusia; yang disalibkan bagi kita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, menderita dan dikuburkan; yang bangkit pada hari ketiga, sesuai dengan isi Kitab-kitab, dan naik ke surga; yang duduk di sebelah kanan Sang Bapa dan akan datang kembali dengan kemuliaan untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati; yang kerajaan-Nya takkan berakhir.

Dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,

Putra Allah yang Tunggal, Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad. Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah Benar dari Allah Benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan sehakikat dengan Bapa: segala sesuatu dijadikan oleh-Nya. Ia turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita. Ia dikandung dari Roh Kudus dilahirkan oleh Perawan Maria dan menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita waktu Pontius Pilatus; Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan, dan pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci, dan Ia naik ke surga, duduk di sebelah kanan Bapa. Ia akan kembali dengan mulia, mengadili orang yang hidup dan yang mati, kerajaan-Nya takkan berakhir.

Dan pada satu Tuhan Yesus Kristus,

Anak Tunggal Allah, yang diperanakkan dari Sang Bapa sebelum segala zaman. Terang yang keluar dari Terang, Allah sejati yang keluar dari Allah sejati, yang diperanakkan dan bukan diciptakan, satu dzat hakekat dengan Sang Bapa, yang melalui-Nya segala sesuatu diciptakan. Yang untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita, telah turun dari surga, dan menjelma oleh Sang Roh Kudus dan dari Sang Perawan Maria, serta menjadi manusia. Telah disalibkan bagi keselamatan kita, di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, Dia menderita sengsara dan dikuburkan. Dan telah bangkit lagi pada hari ketiga sesuai dengan kitab suci. Dan telah naik ke surga, serta duduk di sebelah kanan Sang Bapa. Serta Dia akan datang lagi di dalam kemuliaan untuk menghakimi orang hidup maupun orang mati, yang Kerajaan-Nya tak akan ada akhirnya.

dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,

Putra Allah yang tunggal. Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad, Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakikat dengan Bapa; segala sesuatu dijadikan oleh-Nya. Ia turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita. Ia dikandung dari Roh Kudus, Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus; Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci. Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa. Ia akan kembali dengan mulia, mengadili orang yang hidup dan yang mati; kerajaan-Nya takkan berakhir.

Aku percaya kepada Roh Kudus,

yang jadi Tuhan dan yang menghidupkan, yang keluar dari Sang Bapa dan Sang Anak,

yang bersama-sama dengan Sang Bapa dan Sang Anak disembah dan dimuliakan, yang telah berfirman dengan perantaraan para nabi.

Aku percaya akan Roh Kudus,

Ia Tuhan yang menghidupkan; Ia berasal dari Bapa dan Putra.

Yang serta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan; Ia bersabda dengan perantaraan para Nabi.

Dan aku percaya pada Sang Roh Kudus, Tuhan, Sang Pemberi Hidup,

yang keluar dari Sang Bapa, yang bersama dengan Sang Bapa dan Sang Putra disembah dan dimuliakan, yang berbicara melalui para Nabi.

Aku percaya akan Roh Kudus,

Tuhan yang memberi hidup; Ia berasal dari Bapa, yang serta Bapa dan Putra, disembah dan dimuliakan; Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.

Aku percaya satu gereja

yang kudus dan am dan rasuli. Aku mengaku satu baptisan untuk pengampunan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati dan kehidupan di zaman yang akan datang. Amin.

Aku percaya akan Gereja

yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati dan hidup di akhirat. Amin.

Aku percaya pada Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik,

Aku mengakui Satu Baptisan bagi penghapusan dosa-dosa, Aku menunggu akan kebangkitan orang-orang mati, Serta kehidupan zaman yang akan datang. Amin.

Aku percaya akan Gereja

yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan Akan penghapusan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati dan hidup di akhirat. Amin.

Referensi

  1. Seitz, Christopher R. (2001). Nicene Christianity: The Future for a New Ecumenism (dalam bahasa Inggris). Brazos Press. ISBN 978-1-84227-154-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Januari 2023. Diakses tanggal 21 Mei 2022.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Hanson, R. P. C. (1988). The search for the Christian doctrine of God: the Arian controversy 318-381. Edinburgh: T. & T. Clark. ISBN 978-0-567-09485-8.
  3. 1 2 3 Wiles, Maurice (2017). Warisan Sejarah Arianisme. Bandung: Pustaka Matahari. ISBN 9786029876215.
  4. 1 2 3 Eusebius; Cameron, Averil; Hall, Stuart George (1999). Life of Constantine. Clarendon ancient history series. Oxford : Oxford ; New York: Clarendon Press ; Oxford University Press. ISBN 978-0-19-814924-8.
  5. Greek Orthodox Archdiocese of America: Liturgical Texts. Greek Orthodox Archdiocese of America. Diarsipkan 9 May 2007 di Wayback Machine.
  6. Η ΘΕΙΑ ΛΕΙΤΟΥΡΓΙΑ Diarsipkan 4 January 2007 di Wayback Machine.. Church of Greece.
  7. Missale Romanum. Vatican City: Administratio Patrimonii Sedis Apostolicae. 2002.
  8. Gerrit Cornelis van Niftrik (1978). Dogmatika Masa Kini.
  9. Tata Perayaan Ekaristi.[pranala nonaktif permanen]
  10. Horologion. Shakticon Press.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Umum

Lihat pula

Pranala luar

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Doa dalam Misa
Kanak-kanak Samuel sedang berdoa
Doa Maria
Doa lainnya
Catatan: Doa-doa yang dicetak miring dapat mendatangkan indulgensi
Halaman-halaman Awal
  • Pengantar (vi)
  • Isi Buku (vii)
  • Petunjuk Penggunaan Buku (xvii)
  • Daftar Singkatan (xxvi)
  • Daftar Singkatan Alkitab (xxvii)
Sampul Puji Syukur
Pokok-Pokok Iman dan Pedoman Hidup Kristen
Kebiasaan Orang Kristen
  • Berhimpun untuk Perayaan Ekaristi/Sabda
  • Membaca Kitab Suci
  • Melaksanakan Ibadat Harian
  • Berdoa bersama dalam Keluarga
  • Berdoa secara Pribadi
  • Terlibat dalam Kehidupan Jemaat
  • Terlibat dalam Masyarakat
  • Berpuasa dan Berpantang
  • Memeriksa Batin
  • Mengaku Dosa di Hadapan Imam
Doa-Doa Dasar
Doa-Doa Liturgis
Lingkaran Harian
Lingkaran Mingguan
  • Bacaan (83)
  • Doa (84)
  • Doa Persatuan Anggota Tubuh Kristus (85)
Lingkaran Tahun Gereja
Puji Syukur - editio typica cetakan tahun 2012
Disusun oleh Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan