Rabu, 30 September 2026
14:56 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu

Kredo Rheims

Bagikan:

Credo Rheims adalah salah satu rumusan iman yang diakui oleh Gereja Katolik. Sejauh ini Credo Rheims tidak digunakan dalam upacara liturgi, karena itulah Credo Rheims kurang dikenal.

Penggunaan dan Asal usul

Credo ini disusun dalam Konsili Rheims di Prancis pada tahun 1148 untuk melawan beberapa ajaran Gilbert de la Porree, Uskup Poitiers, yang memerintah sebagai uskup pada tahun 1142 – 1154. Sebagai penganut metode Aristoteles, Gilbert memisahkan dan membedakan Allah dari ke-Allahan. Pemikiran ini – yang juga dianut oleh beberapa ahli teologi pada masa itu – diserang oleh St. Bernard dari Clairvaux (St. Bernardus Clarevalensis). Empat bagian keputusan konsili bersama credo ini disusun oleh sekelompok uskup Prancis yang mengikuti konsili tersebut, dan diterima oleh beberapa kardinal yang hadir. Para uskup dan kardinal ini melihat bahwa konsili tersebut akan digunakan oleh pihak St. Bernard dari Clairvaux dan para uskup lain sebagai alat untuk mendikte keputusan Takhta Suci.

Dapat dipastikan bahwa Gilbert menyerah terhadap keputusan konsili yang mengoreksi kesalahannya. Dalam empat keputusan konsili yang dibacakannya, dia mengakui kesalahannya; dan setelah setiap bagian keputusan, dia berkata kepada paus (secara tidak langsung): Jika Anda percaya sebaliknya, saya percaya sebagaimana Anda percaya. Pada akhirnya konsili melarang orang membaca dan menyalin beberapa karya Gilbert – terutama komentarnya mengenai Boethius – sebelum tulisan-tulisan tersebut dikoreksi. Keputusan konsili dan credo ini diterbitkan di Rheims tidak lama setelah konsili selesai, dan di kemudian hari diterima oleh Paus Eugenius III.

Lihat pula

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan