Kamis, 08 Oktober 2026
17:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Kredo Lateran IV

Bagikan:

Credo Lateran IV adalah salah satu rumusan iman yang diakui oleh Gereja Katolik. Secara tersurat, credo ini disebut dalam Catechismus Catholicae Ecclesiae (1983) No. 192.

Penggunaan

Sejauh ini, Credo Lateran IV tidak digunakan dalam upacara liturgi. Karena itulah Credo Lateran IV kurang dikenal. Credo ini disusun dalam Konsili Lateran IV (1215) untuk mengulangi dan mempertegas posisi ajaran Gereja terhadap ajaran sesat Albigensis dan Kathar yang muncul dan berkembang pada akhir Abad XII dan awal Abad XIII. Credo ini sendiri merupakan konstitusi pertama yang diputuskan dalam konsili tersebut. Dalam konstitusi ketiga Konsili Lateran IV – mengenai ajaran sesat – tertulis: Kami mengucilkan dan mengutuk setiap ajaran sesat yang muncul melawan iman yang kudus, ortodoks, dan katolik ini, sebagaimana kami uraikan di atas. Kalimat tersebut menjelaskan maksud penyusunan Credo Lateran IV.

Asal usul

Credo Lateran IV disusun dalam Konsili Ekumenis XII yang bersidang di Basilika St. Yohanes (Basilika Agung Penyelamat Mahakudus) di Lateran pada tanggal 11 November 1215 – 30 November 1215. Pada hari terakhir konsili tersebut, rancangan konstitusi-konstitusi (termasuk credo ini) dibacakan dan disetujui. Adapun rancangan konstitusi-konstitusi tersebut disusun oleh Paus Innocentius III dan aparat kepausan. Konsili yang dalam upacara pembukaannya dihadiri oleh 404 uskup ini, diundang oleh Paus Innocentius III dengan maksud antara lain “… untuk memperbaiki kesalahan dan memperbaiki susila, untuk melenyapkan kesesatan dan untuk menguatkan iman, … .”

Lihat pula

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan