Senin, 21 September 2026
02:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Doa Tobat

doa yang umum digunakan dalam Sakramen Rekonsiliasi, tertulis di Puji Syukur no. 25-26

Doa tobat (bahasa Inggris:act of contrition, bahasa Latin:actus contritionis; arti harfiah: "tindakan penyesalan") adalah suatu jenis doa Kristiani yang mengekspresikan dukacita atau kesedihan karena dosa-dosa yang diperbuat. Doa tobat dapat digunakan dalam suatu ibadat liturgis ataupun digunakan secara pribadi, terutama sehubungan dengan pemeriksaan batin.

Rumusan khusus doa-doa tobat digunakan dalam Gereja Katolik, Anglikan, Lutheran, Metodis, dan Reformed.[1] Dalam Gereja Katolik sendiri dimungkinkan adanya perbedaan rumusan doa tobat antara Gereja Latin dan masing-masing Gereja Katolik Timur.

Gereja Katolik tidak membatasi istilah "doa tobat" pada suatu rumusan tertentu. Namun, dalam Enchiridion Indulgentiarum (Buku Panduan Indulgensi) disebutkan contoh-contoh rumusan resmi doa tobat yang telah disetujui penggunaannya seperti Pernyataan Tobat (Confiteor), Mazmur 130 (De Profundis), Mazmur 51 (Miserere), Nyanyian Ziarah, dan Mazmur Pertobatan. Enchiridion juga mengatur pemberian indulgensi sebagian bagi umat Katolik yang mendaraskan dengan kesalehan salah satu rumusan doa resmi tersebut, khususnya dalam rangka mempersiapkan diri untuk menerima Sakramen Tobat, sesuai persyaratan yang ditetapkan.[2]

Gereja Katolik

Doa Tobat, sebagaimana tercantum dalam Puji Syukur, merupakan bagian dari Sakramen Tobat serta didoakan oleh peniten setelah imam menetapkan penitensi dan sebelum ia memberikan absolusi kepada peniten. Doa Tobat juga lazim didaraskan khususnya sebelum orang tidur pada malam hari.[3] Terdapat anggapan umum bahwa seseorang yang mendapati dirinya berada di ambang kematian mungkin memanfaatkan suatu Doa Tobat. Fulton J. Sheen menyampaikan sebuah kisah yang diceritakan oleh St. Yohanes Maria Vianney. Ketika seorang wanita yang baru saja menjadi janda meratapi kematian suaminya yang bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan, sang pastor dari Ars mengatakan, "Jangan lupa Nyonya, terdapat sedikit jarak antara jembatan tersebut dan air." Dengan perkataan ini ia bermaksud menyampaikan bahwa suami sang janda memiliki waktu untuk mendaraskan suatu Doa Tobat.[4] Hal ini dapat dianalogikan dengan kutipan terkenal, "Antara sanggurdi dan tanah, sesuatu dicarinya dan sesuatu ditemukan," mengindikasikan bahwa belas kasih atau kerahiman tersedia apabila dicari. (Kutipan aslinya berasal dari seorang antikuaris Inggris dari abad ke-16 benama William Camden; versi yang lebih dikenal berasal dari novel tahun 1938 karya Graham Greene yang berjudul Brighton Rock.)

Doa ini mengungkapkan dalam kata-kata suatu "tindakan" (act) yang sangat personal yang melibatkan kehendak dan afeksi orang yang mendaraskannya. Ajaran Katolik menyatakan bahwa "penyesalan tidak sempurna" (imperfect contrition) adalah juga suatu anugerah dari Allah. Meski penyesalan sedemikian timbul karena ketakutan akan hukuman kekal atau siksaan lainnya, dan penyesalan itu saja belum cukup untuk mendapat pengampunan atas dosa berat, tetapi cukup untuk menggugah hati demi mendaraskan suatu Doa Tobat yang sah dan menerima pengampunan dalam Sakramen Tobat.[5] Terdapat beragam versi Doa Tobat, tetapi secara umum semuanya meliputi ungkapan kesedihan, pengakuan atas kesalahan yang dilakukan, serta janji untuk mengubah hidup dan menghindari dosa.

Suatu rumusan Latin dan versi-versi Indonesia

Dalam Gereja Katolik, istilah "doa tobat" sering kali diterapkan pada salah satu rumusan tertentu, yang tidak tercantum secara eksplisit dalam Enchiridion Indulgentiarum (Buku Panduan Indulgensi).

Katekismus Gereja Katolik mencatat bahwa: "Di antara tindakan-tindakan peniten, penyesalan menempati tempat pertama. Penyesalan adalah 'dukacita jiwa dan kejijikan atas dosa yang dilakukan, bersamaan dengan niat untuk tidak berbuat dosa lagi'. Kalau penyesalan itu timbul dari suatu cinta yang melaluinya Allah dicintai di atas segala sesuatu, maka disebut 'sempurna' (penyesalan dari cinta). Penyesalan sedemikian mengampuni dosa-dosa ringan; penyesalan ini juga mendapat pengampunan dosa-dosa berat apabila mengandung niat yang teguh untuk memanfaatkan pengakuan sakramental sesegera mungkin" (KGK 1451–1452).[6][7]

Bahasa Indonesia

Rumusan Doa Tobat sesuai yang tertulis dalam buku Puji Syukur no. 25-26:[8]

Doa Tobat (1)
Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku.
Aku sungguh patut Engkau hukum,
terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau
yang mahapengasih dan mahabaik bagiku.
Aku benci akan segala dosaku,
dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu
hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi.
Allah yang mahamurah, ampunilah aku, orang berdosa.
Amin.
Doa Tobat (2)
Ya Allahku, Engkaulah yang harus kukasihi lebih dari segala sesuatu.
Aku menyesal sungguh atas dosa-dosaku.
Dengan sengaja aku berbuat salah dan tidak mau berbuat baik.
Aku telah berdosa terhadap Engkau.
Dengan pertolongan rahmat-Mu, aku berniat teguh untuk bertobat,
dan untuk tidak berdosa lagi.
Berilah aku kekuatan
untuk menghindari apa saja yang menjerumuskan aku ke dalam dosa.
Ya Allah, kasihanilah aku,
dalam nama Yesus Kristus, Juruselamatku,
yang telah menderita sengsara dan wafat bagiku.
Amin.

Bahasa Latin

Actus Contritionis[9]

Deus meus, ex toto corde paenitet me omnium meorum peccatorum,
eaque detestor, quia peccando,
non solum poenas a te iuste statutas promeritus sum,
sed praesertim quia offendi Te,
summum bonum, ac dignum qui super omnia diligaris.
Ideo firmiter propono,
adiuvante gratia Tua,
de cetero me non peccaturum peccandique occasiones proximas fugiturum.
Amen.

Lihat pula

Referensi

  1. (Inggris) Bowden, John; Bowden, John Stephen (2005). Christianity: The Complete Guide (dalam bahasa English). Continuum. ISBN 9780826459374. Diakses tanggal 14 Juli 2015. Forms for the reconciliation of a penitent may also be found in contemporary prayer books of Anglican, Lutheran, Methodist and Reformed Churches.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. (Latin) "Enchiridion Indulgentiarum" (Edisi 16 iulii 1999 - Quarta editio). Libreria Editrice Vaticana. 1999.
  3. (Inggris) Dohogne, David J., "Act of Contrition can be very personal", Roman Catholic Diocese of Springfield-Cape Girardeau Diarsipkan 2016-11-16 di Wayback Machine.
  4. (Inggris) Sheen, Fulton. Life is Worth Living, Ignatius Press, 1999 ISBN 9780898706116
  5. (Inggris)"Paragraph 1453", Catechism of the Catholic Church, Second Edition, Libreria Editrice Vaticana, 2012{{citation}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  6. (Inggris)"Paragraphs 1451–1452", Catechism of the Catholic Church, Second Edition, Libreria Editrice Vaticana, 2012{{citation}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  7. (Inggris) What if he has serious sin to confess but has no access to a priest in Iraq?, Catholic Answers, August 05, 2011{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  8. Komisi Liturgi KWI. Puji Syukur (Edisi 2010). Jakarta: Penerbit OBOR. hlm. 21. ISBN 978-979-565-009-6.
  9. (Latin)(Inggris) "Thesaurus Precum Latinarum - Actus Contritionis". Preces-latinae.org. Diakses tanggal 2012-03-17.
Doa dalam Misa
Kanak-kanak Samuel sedang berdoa
Doa Maria
Doa lainnya
Catatan: Doa-doa yang dicetak miring dapat mendatangkan indulgensi
Halaman-halaman Awal
  • Pengantar (vi)
  • Isi Buku (vii)
  • Petunjuk Penggunaan Buku (xvii)
  • Daftar Singkatan (xxvi)
  • Daftar Singkatan Alkitab (xxvii)
Sampul Puji Syukur
Pokok-Pokok Iman dan Pedoman Hidup Kristen
Kebiasaan Orang Kristen
  • Berhimpun untuk Perayaan Ekaristi/Sabda
  • Membaca Kitab Suci
  • Melaksanakan Ibadat Harian
  • Berdoa bersama dalam Keluarga
  • Berdoa secara Pribadi
  • Terlibat dalam Kehidupan Jemaat
  • Terlibat dalam Masyarakat
  • Berpuasa dan Berpantang
  • Memeriksa Batin
  • Mengaku Dosa di Hadapan Imam
Doa-Doa Dasar
Doa-Doa Liturgis
Lingkaran Harian
Lingkaran Mingguan
  • Bacaan (83)
  • Doa (84)
  • Doa Persatuan Anggota Tubuh Kristus (85)
Lingkaran Tahun Gereja
Puji Syukur - editio typica cetakan tahun 2012
Disusun oleh Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan