Selasa, 03 November 2026
17:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kesenian Belanda

Kesenian Belanda

Bagikan:
250px-The_Nightwatch_by_Rembrandt_-_Rijksmuseum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ronda Malam karya Rembrandt, 1642, Rijksmuseum, Amsterdam
250px-Starry_Night_Over_the_Rhone.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Malam Berbintang di Atas Rhône karya Vincent van Gogh, 1888, Musée d'Orsay, Paris

Seni Belanda menggambarkan sejarah seni visual di Belanda, setelah Republik Belanda memisahkan diri dari Flandria. Seni lukis awal di wilayah tersebut meliputi seni lukisan Belanda Awal dan seni lukisan Renaisans Belanda dan Flanders.

Seni lukis Masa Keemasan Belanda, yang berlangsung dari sekitar tahun 1620 hingga 1680, merupakan gaya dan gerakan khas yang berkembang dari tradisi Barok Flandria. Itu adalah periode pencapaian artistik yang hebat di Belanda. Terdapat iklim artistik yang sehat di kota-kota Belanda selama abad ke-17. Misalnya, antara tahun 1605 dan 1635, lebih dari 100.000 lukisan diproduksi di Haarlem.[1] Saat itu, kepemilikan seni di kota tersebut adalah 25%, rekor tertinggi.[2] Setelah berakhirnya Masa Keemasan, produksi lukisan tetap tinggi, tetapi tidak lagi memengaruhi seluruh Eropa dengan kuat.

Banyak pelukis, pematung, dan arsitek abad ke-17 "master Belanda", sementara seniman sebelumnya secara umum disebut sebagai bagian dari tradisi "Belanda". Bila sebuah karya seni diberi label 'Sekolah Belanda', itu berarti seniman yang menciptakannya tidak diketahui.

Aliran Den Haag di abad ke-19 menafsirkan ulang berbagai subjek Masa Keemasan dalam istilah kontemporer, dan menjadikan seni lukis Belanda sekali lagi sebagai pemimpin Eropa. Dalam gerakan seni berturut-turut sejak abad ke-19, kontribusi Belanda paling dikenal dari karya tokoh-tokoh individual Vincent van Gogh dan Piet Mondrian, meskipun keduanya menghasilkan karya terbaik mereka di luar Belanda, dan butuh waktu untuk diapresiasi. Impresionisme Amsterdam memiliki dampak secara lokal, tetapi gerakan De Stijl yang diikuti Mondrian, berpengaruh di luar negeri.

Referensi

  1. ↑ "FransHals Museum". web.archive.org. 2011-07-27. Diakses tanggal 2025-01-03.
  2. ↑ "FransHals Museum". web.archive.org. 2011-07-27. Diakses tanggal 2025-01-03.
Topik Belanda 
Bagian dari Kerajaan Belanda
Sejarah
Geografi
Politik
Ekonomi
Transportasi
Kebudayaan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan