Sabtu, 31 Oktober 2026
10:25 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Republikanisme di Belanda

Republikanisme di Belanda

gerakan untuk menghapus sistem kerajaan di Belanda

Bagikan:
330px-Leve_de_Republiek_Nederland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanda protes NRG di Hari Raja tahun 2016: "Panjang umur Republik Belanda".[1]

Republikanisme di Belanda adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk meniadakan Monarki Belanda, dan menggantikannya dengan republik. Meskipun terdapat beberapa dukungan populer dan politik di Belanda untuk mengurangi kekuasaan politik dan subsidi wangsa kerajaan, popularitas gerakan republikan terorganisasi yang bertujuan untuk meniadakan monarki secara keseluruhan umumnya minoritas (menurut jajak pendapat tahun 2014, 21%).[2]

Bacaan tambahan

Surat kabar dan majalah (pro-)republikan

  • Le patriote Belge ("Patriot Belgia"; Prancis), Belanda Selatan[3]
  • De vaderlander ("Patriot"), Belanda Selatan[3]
  • De wekker ("Jam Alarm"), Belanda Selatan[3]
  • De Tolk der Vrijheid ("Jurubicara Kebebasan", 1839–1841), Groningen[3]
  • De Onafhankelijke ("Independen", 1843), Amsterdam[3]
  • De Ooyevaar ("The Stork", 1844–1847), Den Haag[3]
  • De Roode Duivel ("The Red Devil", 1892–1897), Amsterdam[4]
  • De Republikein ("Republikan", 1918), Den Haag[3]
  • De Republikein ("Republikan", 2005–sekarang), Zeist

Catatan

Referensi

  1. ↑ Milo van Bokkum (27 April 2016). "'Zo'n gekozen president wil je ook niet. Kijk maar naar Trump'". NRC Handelsblad. Diakses tanggal 30 April 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Rozemarijn Lubbe (31 januari 2014). "Zeeuwen vinden datum bedankfeest Beatrix ongepast". EénVandaag. AVROTROS. Diakses tanggal 23 september 2015.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Van den Bergh (2002), p. 50–52.
  4. ↑ Nop Maas, 'De Roode Duivel' uit 'Satirische tijdschriften in Nederland', in: De Parelduiker 3 (1998), p. 33–39. On DBNL
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Republicanism in the Netherlands.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan