Sabtu, 31 Oktober 2026
13:47 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Belanda Habsburg

Belanda Habsburg

wilayah Negeri Rendah yang dikuasai oleh Wangsa Habsburg dari 1482 hingga 1795

Bagikan:
Belanda Habsburg
1482–1581
Bendera Belanda
Bendera
Belanda Habsburg (jingga) pada tahun 1548 dengan enklaf Liège (ungu) dan Stavelot-Malmedy (nila)
Belanda Habsburg (jingga) pada tahun 1548 dengan enklaf Liège (ungu) dan Stavelot-Malmedy (nila)
StatusUni personal feudum Kekaisaran Romawi Suci
Ibu kotaBrussel
Bahasa umumBelanda, Jerman Hilir, Frisia, Walloon, Luksemburg, Prancis
Agama Katolik Roma
Protestan
PemerintahanMonarki
Era SejarahPeriode modern awal
• Diwarisi oleh Wangsa Habsburg
1482
• Tergabung dalam Lingkar Bourgogne
1512
• Bagian dari Monarki Habsburg
1526
1549
• Diserahkan kepada Spanyol Habsburg
1556
1568–1648
1581
1795
Kode ISO 3166NL
Didahului olehDigantikan oleh
Belanda Bourgogne
Republik Belanda
Belanda Spanyol

Belanda Habsburg adalah istilah kolektif yang mengacu pada feudum Kekaisaran Romawi Suci di Negara-Negara Dataran Rendah yang dikuasai oleh Wangsa Habsburg dan kemudian oleh Imperium Spanyol. Masa kekuasaan Habsburg di wilayah tersebut dimulai pada tahun 1482 setelah kematian adipati Charles Martin dari Wangsa Valois-Bourgogne. Pernikahan putri Charles Marie dari Bourgogne dengan Maximilian I dari Austria membuat wilayah ini jatuh ke tangan Habsburg.

Wilayah ini pada masanya dikenal dengan julukan Tujuh Belas Provinsi. Belanda Habsburg menjadi bagian dari Imperium Spanyol semenjak tahun 1556. Pada tahun 1581, Tujuh Provinsi Bersatu melepaskan diri dan membentuk Republik Belanda; sisa wilayah Belanda Spanyol pada akhirnya diserahkan kepada Austria.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan