Selasa, 29 September 2026
21:55 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Revolusi Batavia

Revolusi Batavia

Bagikan:
330px-Krayenhoff_Daendels_1795.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Patriot, 18 Januari 1795.

Revolusi Batavia (bahasa Belanda:De Bataafse Revolutie) adalah sebuah pergolakan politik, sosial, dan kultural pada akhir abad ke-18 yang menandai berakhirnya Republik Belanda dan terjadinya proklamasi Republik Batavia. Periode sejarah Belanda yang mengikuti revolusi tersebut disebut sebagai "era Batavia-Prancis" (1795–1813) meskipun rentang waktunya hanya 20 tahun, di mana tiga di antaranya berada di bawah pendudukan Prancis.

Latar belakang

250px-Exercitiegenootschap_Sneek_by_Hermanus_van_der_Velde.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Milisi Sneek.

Sampai dengan akhir abad ke-18, Belanda menemukan diri mereka dalam krisis ekonomi yang dalam, yang disebabkan oleh Perang Anglo-Belanda Keempat yang menghancurkan.[1] Seperti di sebagian besar Eropa, rakyat Belanda semakin tidak puas dengan rezim otoriter stadtholder, William V. Selama masa ini, bank-bank Republik Belanda menguasai sebagian besar modal dunia. Bank-bank yang dibiayai pemerintah memiliki hingga 40% dari utang negara Britania Raya. Konsentrasi kekayaan ini (dan hubungan yang dimiliki pemerintah dengan Wangsa Stuart) menyebabkan terbentuknya Patriot Belanda oleh seorang bangsawan Belanda kecil bernama Joan Derk van der Capellen tot den Pol. Mereka berusaha mengurangi kekuasaan yang dimiliki oleh stadtholder.

Referensi

  1. ↑ De Vries and Van der Woude, p. 126

Pranala luar

Bacaan lebih lanjut

  • Klein, S.R.E. (1995) Patriots Republikanisme. Politieke cultuur in Nederland (1766-1787).
  • Leeb, I.L. (1973) The Ideological Origins of the Batavian Revolution.
  • Verweij, G. (1996) Geschiedenis van Nederland. Levensverhaal van zijn bevolking.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan