Senin, 21 September 2026
01:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kelt

Kelt

kelompok etnolinguistik masyarakat suku Indo-Eropa di Eropa Zaman Besi

Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
330px-Celts_in_Europe.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Distribusi diakronik bangsa Kelt:
  Daerah inti kebudayaan Halstatt, pada abad ke-6 SM
  Ekspansi maksimal kaum Kelt, dari abad ke-3 SM
  Daerah Lusitania di Iberia: keberadaan bangsa Kelt tak pasti
  "Enam negeri Kelt" yang masih menuturkan bahasa Keltik hingga masa modern awal
  Daerah penuturan bahasa-bahasa Keltik sekarang

Kelt merupakan sebutan bagi sejumlah suku kuno Eropa Tengah pada masa silam yang memelihara kebudayaan dan bahasa yang termasuk subrumpun bahasa Keltik. Pada masa kini, istilah Kelt juga digunakan untuk menyebut sebagian penduduk Kepulauan Britania, daerah Bretagne di Prancis, dan daerah Galicia di Spanyol yang masih memelihara ciri-ciri serupa Kelt asli, terutama dari bahasanya. Walau demikian, pada masa silam mereka tidak dianggap terkait dengan bangsa Kelt oleh orang luar.

Ciri

120px-Keltenf%C3%BCrst_Glauberg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Figur seorang pemimpin Kelt dengan ragam ukir khas Kelt.

Istilah 'Kelt' berasal dari sebutan orang Yunani Kuno. Dalam Referensi tertulis mengenai orang Kelt, Hekataeus dari Yunani pada tahun 517 SM menyebut mereka sebagai keltoi. Namun, literatur sejarah Eropa sebelum abad ke-19 sama sekali tidak pernah menyebut "Kelt" atau "Keltik".

Penyebutan masa kini berasal dari temuan-temuan arkeologi yang menunjukkan adanya migrasi kaum Kelt dari wilayah Galia dan Belgia menuju Kepulauan Britania, seperti Atrebates, Menapii, dan Parisi, dan berperan pada pembentukan penduduk Kelt.

Penciri kaum Kelt yang jelas adalah mereka bertutur atau keturunan dari penutur salah satu dari bahasa-bahasa Keltik. Wilayah Wales, Pulau Irlandia, Skotlandia, Cornwall, Pulau Man dan Bretagne disebut sebagai "tanah Keltik" karena penduduknya menuturkan bahasa-bahasa yang termasuk dalam bahasa Keltik. Kawasan Eropa lain yang dikaitkan sebagai Keltik adalah Galicia di Spanyol, dan Devon, Cumbria dan Northumbria di Inggris. Penciri lainnya, khususnya untuk kajian arkeologi, adalah orang Eropa prasejarah yang mengusung kebudayaan yang dianggap berasal dari budaya Hallstatt dan budaya La Tene.

Kajian DNA modern menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk pulau Britania masa kini adalah keturunan Kelt, khususnya Britonik Kuno, meskipun tak terdapat lagi rumpun bahasa Keltik yang selamat di wilayah Inggris. Begitu juga di Skotlandia, bahasa Gaelik terbatas di bagian utara dan barat.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Celts.

Pustaka

  • Cunliffe, Barry. The Ancient Celts. Oxford: Oxford University Press, 1997. ISBN 0-19-815010-5.
  • James, Simon. The Atlantic Celts - Ancient People Or Modern Invention? University of Wisconsin Press: Madison, August 1999. ISBN 0-299-16674-0.
  • Kruta,V., O. Frey, Barry Raftery and M. Szabo. eds. The Celts. Thames & Hudson: New York, 1991. ISBN 0-8478-2193-5.
  • Laing, Lloyd. The Archaeology of Late Celtic Britain and Ireland c. 400--1200 AD. 1975.
  • Powell, T. G. E. The Celts. Thames and Hudson: New York, 1980. third ed. 1997. ISBN 0-500-27275-1.
  • Ward-perkins, Bryan. "Why Did The Anglo-Saxons Not Become More British?" English Historical Review, June 2000.
  • Weale, M. Y Chromosome Evidence For Anglo-Saxon Mass Migration. Society For Molecular Biology And Evolution. 2002
Kelompok etnis Kelt kuno
(Nama-nama)
Kelompok etnis Kelt modern
Orang Kelt perantauan
Kelompok etnis sekerabat
120px-Celtic_round_dogs.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah
Agama kuno
Mitologi
Kemasyarakatan
Bangsa
Definisi Liga Kelt
Pendaku lain
Seni budaya
Sastra
Budaya nasional
Seni rupa
Busana
Budaya daerah
Musik
Kancah musik nasional
Festival
Krida
Politik
Nasionalisme
Otonomi
Kemerdekaan
Pan-Keltisme
Rumpun Briton
Rumpun Gael
Rumpun campuran
Rumpun Kelt Kuno
Sudah punah
Rumpun dialek Gael Skotlandia
Hukum
Kiat tempur
Daftar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan