Minggu, 18 Oktober 2026
17:50 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Sekolah menengah pertama

Sekolah menengah pertama

jenjang pendidikan di Indonesia

Bagikan:
Bagian dari seri
Pendidikan di Indonesia
120px-Logo_of_Ministry_of_Education_and_Culture_of_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Seal_of_the_Ministry_of_Religious_Affairs_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Logo_of_the_Ministry_of_Social_Affairs_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi
Kementerian Agama
Kementerian Sosial
Pendidikan doktoral (Doktoral dan Pascadoktoral)
Wiktionary logo
Lihat entri junior high school di kamus bebas Wikikamus.
250px-Siswa_SMP_diskusi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siswa SMP sedang berdiskusi
250px-At_an_Indonesian_school_%28West_Sumatra%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siswa SMP sedang berpose untuk berfoto di Sumatera Barat.

Sekolah menengah pertama (disingkat SMP) adalah jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal di Indonesia yang ditempuh setelah lulus sekolah dasar (atau sederajat). Sekolah menengah pertama ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 7 sampai kelas 9. Pada tahun ajaran 1994/1995 hingga 2003/2004, sekolah ini pernah disebut Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

Murid kelas 9 diwajibkan mengikuti Ujian Sekolah (dahulu diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (dahulu bernama Ebtanas)) yang memengaruhi kelulusan siswa. Lulusan sekolah menengah pertama dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan (atau sederajat).

Pelajar sekolah menengah pertama umumnya berusia 12–15 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7–15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun.

Sekolah menengah pertama diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Sejak diberlakukannya otonomi daerah pada tahun 2001, pengelolaan sekolah menengah pertama negeri di Indonesia yang sebelumnya berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional, kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota. Sedangkan Departemen Pendidikan Nasional hanya berperan sebagai regulator dalam bidang standar nasional pendidikan. Secara struktural, sekolah menengah pertama negeri merupakan unit pelaksana teknis dinas pendidikan kabupaten/kota.

Di beberapa negara, SMP berlaku sebagai jembatan antara sekolah dasar dengan sekolah menengah atas. Namun istilah tersebut dapat dipergunakan secara berbeda di beberapa negara, kadang-kadang saling berbanding terbalik. Untuk negara-negara yang mempergunakan bahasa Tionghoa, khususnya di Tiongkok, Taiwan dan Hong Kong, juga di Italia (= scuola media), SMP berkonotasi yang sama dengan secondary school.

Oleh karenanya di beberapa istilah di pemerintahan dan institusi pendidikan, SMP adalah nama lain dari "junior high school", yang pada dasarnya suatu sekolah setelah sekolah dasar. Penamaan sebagai junior high mulai muncul sekitar tahun 1909 pada waktu pendirian sekolah Indianola Junior High School di Columbus, Ohio.[1] Sedangan konsep penamaan sebagai middle school mulai diperkenalkan pada tahun 1950 dari Bay City, Michigan.[1]

Sejarah

Pada masa penjajahan Belanda, sekolah menengah tingkat atas disebut sebagai meer uitgebreid lager onderwijs (MULO). Setelah Indonesia merdeka, MULO berubah menjadi sekolah menengah pertama (SMP) pada tanggal 13 Maret 1946.

Pada tahun ajaran 1994/1995 hingga 2003/2004, sebutan SMP berubah menjadi Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)

Setelah tahun ajaran 2003/2004, SLTP berubah lagi menjadi SMP.

Budaya

  • Sekolah menengah pertama negeri di Indonesia umumnya menggunakan seragam putih biru untuk hari hari biasa, seragam coklat untuk pramuka/ hari tertentu, dan pada sekolah-sekolah tertentu menggunakan seragam putih-putih untuk upacara bendera.
  • Upacara bendera dilaksanakan setiap hari Senin pagi sebelum dimulai pelajaran.

Kurikulum

  1. Agama
  2. BTQ (Khusus untuk kelas 7, terkadang hingga kelas 9)
  3. Kewarganegaraan
  4. Jasmani dan Kesehatan
  5. Teknologi Informatika dan Komunikasi (Ada sedikit sekolah yang menerapkan mulai kelas 8)
  6. Bahasa Indonesia
  7. Bahasa Inggris
  8. Bahasa Daerah
  9. Bahasa Asing
  10. Matematika
  11. Ilmu Pengetahuan Alam
    1. Fisika
    2. Biologi
    3. Kimia
  12. Ilmu Pengetahuan Sosial
    1. Geografi
    2. Ekonomi
    3. Sejarah
  13. Seni Budaya dan Keterampilan

Kurikulum 2013

  1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  3. Bahasa Indonesia
  4. Matematika
  5. Ilmu Pengetahuan Alam
  6. Ilmu Pengetahuan Sosial
  7. Bahasa Inggris
  8. Seni Budaya
  9. Pendidikan Jasmani, olahraga dan Kesehatan
  10. Prakarya[2]

Lihat pula

Referensi

Daftar institusi pendidikan negeri di Indonesia
SD
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MI
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMP
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MTs
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMA
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MA
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMK
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MAK
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
PT
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
Daftar institusi pendidikan swasta di Indonesia
SD
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MI
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMP
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MTs
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMA
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MA
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMK
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
MAK
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
PT
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa tenggara dan Bali
Maluku
Papua
SMP di Indonesia
SMP Negeri
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Papua
SMP Swasta
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Papua
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan