Rabu, 14 Oktober 2026
02:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Kehutanan analog

Bagikan:

Kehutanan analog adalah sistem hutan yang terencana dan terkelola, yang diaplikasikan terutama di area tropis dan subtropis. Hutan ini didesain untuk meniru struktur, ekologi, dan fungsi dari vegetasi klimaks di area tersebut, dan juga untuk menyediakan keuntungan secara ekonomi.

Kehutanan analog mendesain input tidak hanya dari model tradisional, tetapi juga dari dinamika suksesi hutan alami. Ketika ekosistem didesain menjadi analog atau mirip dengan kondisi klimaks vegetasi setempat, efisiensi dan dinamika dari proses alami kehutanan bisa berulang. Meski hutan analog didesain untuk menyediakan keuntungan ekonomi, secara virtual keuntungan ekonomi tidak bisa didapatkan jika kondisi hutan masih belum menyamai kondisi vegetasi setempat, karena faktor lingkungan juga dihitung secara ekonomi. Hutan analog juga mampu menghidupi spesies eksotis.

Hutan tipe ini muncul di Sri Lanka sekitar tahun 1981 sebagai alternatif dari budi daya monokultur pinus dan eukaliptus,[1] dan telah tersebar hingga ke India, Vietnam, Filipina, Australia, Peru, Ekuador, Kolombia, Brasil, Costa Rica, Republik Dominika, Honduras, Meksiko, Kanada, Kenya, dan Zimbabwe.[butuh rujukan] International Analog Forestry Network (IAFN) saat ini berlokasi di Costa Rica.[2]

Kehutanan analog adalah sistem dari silvikultur yang mendesain, merencanakan, dan mengelola ekosistem yang didominasi oleh tumbuhan berkayu. Kehutanan analog selalu mempertimbangkan untuk memasukkan spesies yang bukan asli setempat dengan alasan tertentu seperti lingkungan atau spesies tersebut menyerupai spesies asli yang telah punah atau sulit didapat. Kehutanan analog memiliki potensi untuk menyediakan biomassa fotosintetik dalam jumlah besar.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Scaccabarozzi, Guido (2014-03-27). "Analog Forestry : A way forward for sustainable change in the Amazon - Analog Forestry" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-01-20.
  2. ↑ "The IAFN - Analog Forestry" (dalam bahasa American English). 2024-05-10. Diakses tanggal 2025-01-20.

Bacaan lanjut

  • Senanayake, R. 1987. Analog Forestry as a Conservation Tool, Tiger Paper, vol XIV no2 PP25–29 FAO, Bangkok
  • Senanayake, R. and John, J, Jack. 1998. Analog Forestry: An Introduction. Monash University Publications. Monash Univ.Clayton, Vic. Australia

Pranala luar

Tipe hutan
Bedasarkan status
Bedasarkan fungsi
Bedasarkan iklim
Lain-lain
250px-12_year_old_restoration_plot_Doi_Suthep-Pui_National_Park_N._Thailand.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ekologi dan
manajemen
Lingkungan
Industri kayu
Pekerjaan
Kebijakan and
organisasi
Organisasi kehutanan
Kebijakan kehutanan
Lain-lain
Acara


Ikon rintisan

Artikel bertopik kehutanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan