Jumat, 30 Oktober 2026
12:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kegubernuran Ambon

Kegubernuran Ambon

Bagikan:
Kegubernuran Ambon
Gouvernement Amboyna
1605–1796
Bendera Ambon
Bendera
Lambang Ambon
Lambang
Ambon sekitar tahun 1725
Ambon sekitar tahun 1725
StatusKoloni
Ibu kotaBenteng Victoria
Bahasa umumBahasa Belanda
Gubernur 
• 1605-1611
Frederick de Houtman
• 1618-1625
Herman van Speult
• 1701-1706
Balthasar Coyett
• 1724-1729
Stephanus Versluys
• 1794-1796
Alexander Cornabé
Era SejarahImperialisme
• Perebutan Benteng Victoria
22 Februari 1605
• Penaklukan Pulau Ambon oleh Britania Raya
1796
Didahului olehDigantikan oleh
Imperium Portugis
krjKerajaan
Britania Raya

Ambon adalah sebuah kegubernuran dari Perusahaan Hindia Timur Belanda, terdiri dari Pulau Ambon dan sepuluh pulau-pulau sekitarnya.[1] Steven van der Hagen merebut Benteng Victoria pada 22 Februari 1605 dari Portugis atas nama Perusahaan Hindia Timur Belanda. Sampai tahun 1619, Ambon berfungsi sebagai ibu kota penguasaan Belanda di Asia Timur. Pada tahun tersebut, Batavia didirikan untuk berfungsi sebagai pelabuhan utama bagai Perusahaan Hindia Timur Belanda di Asia. Pulau ini merupakan pusat produksi cengkih dunia sampai abad ke-19. Belanda melarang penanaman pohon cengkih di seluruh pulau-pulau lainnya yang dikuasai mereka, dalam rangka untuk mengamankan monopoli bagi Ambon.

Sejarah

Pada tahun 1513, Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang mendarat di Pulau Ambon, dan menjadi pusat baru bagi aktivitas Portugis di Maluku setelah pengusiran mereka dari Ternate.[2] Portugis, bagaimanapun, secara teratur diserang oleh Muslim pribumi di pantai utara pulau itu, khususnya di Hitu, yang memiliki hubungan perdagangan dan keagamaan dengan kota pelabuhan utama di pesisir utara Jawa.

Galeri

  • Kediaman Gubernur Ambon.
    Kediaman Gubernur Ambon.

Referensi

  1. ↑ "Amboina". De VOC site. Diakses tanggal 4 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Ricklefs 1999, hlm. 25.

Sumber

  • Ricklefs, M.C. (1999). A History of Modern Indonesia Since c.1300 (Edisi 2nd). London: Macmillan. hlm. 25, 28. ISBN 0-333-57689-6.
Topik Maluku 
Sejarah
120px-Coat_of_arms_of_Maluku.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Geografi
Pemerintahan
Pembagian administratif
Kabupaten dan kota
Ekonomi
Masyarakat
Kependudukan
Budaya
Koloni dan pos dagang Vereenigde Oostindische Compagnie (1602–1798)
Kegubernuran Jenderal
Kegubernuran
Direktorat
Komandemen
Keresidenan
Permukiman Opperhoofd
Koloni dan pos dagang Geoctroyeerde Westindische Compagnie (1621–1792)
Koloni di Amerika
Pos dagang di Afrika
Permukiman Noordsche Compagnie (1614–1642)
Permukiman
Koloni Kerajaan Belanda (1815–1962)
Sampai 1825
Sampai 1853
Sampai 1872
Sampai 1945
Sampai 1954
Sampai 1962
Kerajaan Belanda (1954–sekarang)
Negara konstituen
Munisipalitas khusus Belanda
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan