Jumat, 25 September 2026
08:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Guangzhou

Guangzhou

kota di Tiongkok

Kota Sub-provinsi in Guangdong, TiongkokTemplat:SHORTDESC:Kota Sub-provinsi in Guangdong, Tiongkok
Guangzhou
广州市
Dari atas: Tianhe CBD, Menara Kanton & Pagoda Chigang, Jembatan Haizhu, Sun Yat-sen Memorial Hall, Patung Lima Kambing, Menara Zhenhai di Taman Yuexiu, dan Katedral Hati Kudus.
Lokasi Guangzhou di Guangdong
Lokasi Guangzhou di Guangdong
Negara Tiongkok
ProvinsiGuangdong
Pemerintahan
 • JenisKota Sub-provinsi
 • CPC Ctte SecretaryRen Xuefeng
 • MayorChen Jianhua
Luas
 • Kota Sub-provinsi7.434,4 km2 (2.870 sq mi)
 • Luas perkotaan3.843,43 km2 (1.483,95 sq mi)
Ketinggian21 m (68 ft)
Populasi
 (2023)[2] [3]
 • Kota Sub-provinsi18 700 000
 • Perkotaan12.926.800
 • Metropolitan44.449.738
DemonimKanton
Zona waktuUTC+8 (Waktu Standar Tiongkok)
Kode pos
510000
Kode area telepon+ 86 (0)20
GDP[4]2014
 - TotalCN¥1,67 triliun
(US$271.84 miliar)
 - Per kapitaCN¥111.333
(US$18.123)
 - GrowthKenaikan 8.6%
Licence plate prefixes粤A
BungaBombax ceiba
BurungHwamei
Situs webenglish.gz.gov.cn
Guangzhou

330px-GuangZhou.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

"Guangzhou", ditulis dalam Mandarin Tradisional dan Mandarin Sederhana

330px-Semal_%28Bombax_ceiba%29_flowers_in_Kolkata_W_IMG_4132.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Bombax ceiba, the official flower of Guangzhou
Hanzi sederhana: 广州
Hanzi tradisional: 廣州
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Guǎngzhōu
[Listen]ⓘ
- Wade-Giles: Kuang3-chou1
- Peromawian Pos: Canton
Min Nan
- Romanisasi POJ: Kńg-chiu
Wu
- Romanisasi: kuaon tseu
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Gwóngjàu
- Jyutping: Gwong2 zau1

Guangzhou (Hanzi tradisional: 廣州; Hanzi sederhana: 广州; pinyin: Guǎngzhōu; Wade-Giles: Kuang-chou; Jyutping: Gwong2zau1; Yale: Gwóngjaū; transliterasi Indonesia: Kuangcou) dikenal juga sebagai Kanton,[5] ialah ibu kota dan kota terbesar dari Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan. Guangzhou merupakan kota terbesar di dunia di awal abad ke-19. Penduduknya yang berpendidikan tinggi selalu aktif dalam kegiatan politik, terlibat dalam Kebangkitan Kanton 1911 yang mengarah pada Revolusi Tiongkok menentang Dinasti Qing.

Di sini Festival Musim Semi tahunan memperlihatkan koleksi bunga tak tertandingi, museum kota yang penuh, serta universitas berkembang pesat termasuk Universitas Sun Yat Sen, Perguruan Tinggi Guangzhou untuk Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Lembaga Teknik Mesin Guangzhou.

Daerah

Guangzhou terletak terutama di tepi utara Sungai Mutiara. Distrik Yueh Hsiu di lokasi tua tetap menjadi pusat perdagangan dan kedudukan pemerintahan. Seperti lalu, jalanan berliku yang dipadati manusia bisa ketemu, tetapi gedung pencakar langit, taman, dan jalan raya lebih mendominasi. Di antara monumen terbaik di distrik ini ialah Museum Pemerintah Kota Guangzhou, mengambil tempat di sebuah pagoda merah sejak 1380, Lembaga Gerakan Petani, terletak dekat pusat kota, dan Masjid Huai Sheng (dibangun pada 627 M) dianggap masjid tertua di Tiongkok.

Penduduk

Juga memadati pusat kota ialah kebanyakan penduduk Guangzhou sejumlah 3 juta jiwa, dengan logat Tionghoa yang digunakan dikenal sebagai logat Guangzhou.

Sejarah

Kota ini berdiri pada tahun 214 SM. Kota ini tumbuh makmur di bawah rezim Tiongkok asli, membangun kuil Buddha dan mengembangkan komunitas yang dikelola pedagang Arab dan Hindu. Tembok kota diperluas buat menampung pertumbuhan selama Dinasti Sung (960-1279) dan banyak keluarga Tionghoa membanjiri bagian selatan untuk menghindari serangan Mongol dari utara abad 13-14. Dinasti Man Chu memerintah 1644-1911, dan Guangzhou menjadi ibukota Guangdong dan Guangxi. EIC mulai berdagang pada 1699, dan Perang Candu I (1839-1842) pecah saat orang Guangzhou menyita dan menghancurkan candu-candu ilegal selundupan Inggris, yang mendorong pemakainya melemahkan pekerja India dan Tionghoa. Perlu biaya $ 6 juta untuk menyelamatkannya dari kehancuran setalah kekalahan besar-besaran Tiongkok.

Perang Candu II terjadi antara Inggris, Prancis, dan Tiongkok pada 1856, dan Guangzhou diduduki pasukan Inggris-Prancis sampai 1861. Saat itu juga permusuhan pada dinasti yang berkuasa meletuskan Pemberontakan Taiping (1820-1864). Gerakan ini menjadi gerakan bawah tanah setelah kekalahan pertama pemberontak dalam upayanya tetapi muncul lagi ke permukaan bersama Sun Yat Sen yang dinamis pada 1885.

Pada 1949, setelah pendudukan Jepang dalam Perang Dunia II, pemerintahan komunis mengambil alih kekuasaan dan pertumbuhan kotapun berlanjut di tengah periode perselisihan yang berlanjut, termasuk dalam wujud Revolusi Kebudayaan pada 1966-1967.

Ekonomi

Kini Guangzhou muncul sebagai salah satu kota padat di Tiongkok. Menjadi pusat dagang penting, dicirikan peradaban gaya Barat yang kian tumbuh dan menghargai kapitalisme.

Kota kembar

Kota Guangzhou memiliki hubungan kota kembar dengan kota kota berikut:[6]

Catatan kaki

  1. ↑ "土地面积、人口密度(2008年)". Statistics Bureau of Guangzhou. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-23. Diakses tanggal 2010-02-08.
  2. ↑ "Обзор Гуанчжоу как экономического центра провинции Гуандун" (dalam bahasa Russian). Китайский помощник. 2023. Diakses tanggal 2024-01-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Guangzhou (Guangdong) City Information" (dalam bahasa English). HKTDC Research. Juni 20, 2023. Diakses tanggal 2024-01-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ 2010年广州市国民经济和社会发展统计公报 (dalam bahasa Chinese). Statistics Bureau of Guangzhou. April 7, 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-09. Diakses tanggal 2011-05-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ La Carpentier, Jean-Baptiste (1655), L'Ambassade de la Compagnie Orientale des Provinces Unies vers l'Empereur de la Chine [Embassy of the United Provinces' East India Company to the Emperor of China] (dalam bahasa Prancis)
  6. ↑ "Sister Cities of Guangzhou-广州外办". web.archive.org. Diarsipkan dari versi asli pada 2011-10-20. Diakses tanggal 2020-06-01.
  7. ↑ "Gestiona Ecatepec oportunidades para intercambios estudiantiles con Guangzhou, China". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-23. Diakses tanggal 2017-12-30.
  8. ↑ "Relación México-Estados Unidos necesita puentes para construir paz, respeto y reconocimiento, no muros: EAV". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-05. Diakses tanggal 2018-04-02.
  9. ↑ "Viajarán a China alumnos de Ecatepec". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-04-11.
  10. ↑ "Gestiona Ecatepec oportunidades para Intercambios estudiantiles con Guangzhou, China". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-09-05. Diakses tanggal 2017-12-30.

Daftar pustaka

Beckner, Chrisanne dan Soetrisno, Eddy.2001.Buku Pintar 100 Kota Besar Bersejarah di Dunia.Jakarta:Ladang Pustaka & Intimedia

 
Kota terbesar di Tiongkok
Berdasarkan populasi tahun 2010
Peringkat Provinsi Pop. Peringkat Provinsi Pop.
Shanghai
Shanghai
Beijing
Beijing
1ShanghaiShanghai20,217,70011FoshanGuangdong6,771,900 Chongqing
Chongqing
2BeijingBeijing16,858,70012NanjingJiangsu6,238,200
3ChongqingChongqing12,389,50013ShenyangLiaoning5,890,700
4GuangzhouGuangdong10,641,40014HangzhouZhejiang5,578,300
5ShenzhenGuangdong10,358,40015Xi'anShaanxi5,399,300
6TianjinTianjin10,007,70016HarbinHeilongjiang5,178,000
7WuhanHubei7,541,50017DalianLiaoning4,222,400
8DongguanGuangdong7,271,30018SuzhouJiangsu4,083,900
9ChengduSichuan7,112,00019QingdaoShandong3,990,900
10Hong KongHong Kong7,055,07120ZhengzhouHenan3,677,000
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan