Minggu, 11 Oktober 2026
00:35 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Suratte Belanda

Suratte Belanda

Bagikan:
Suratte Belanda
Suratte
1616–1825
Bendera Suratte Belanda
Bendera
Lambang Suratte Belanda
Lambang
StatusKoloni
Ibu kotaSuratte
Bahasa umumBelanda
Direktur 
• 1640-1644
Paulus Croock
• 1691
Hendrik van Reede
• 1729-1740
Pieter Phoonsen
Era SejarahImperialisme
• Pendirian pos perdagangan di Suratte
1616
• Diserahkan kepada Britania berdasarkan Traktat Inggris-Belanda 1824
21 Desember 1825
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Mughal
India Britania

Suratte atau Soeratte adalah kota perdagangan di pesisir utara India.

Sejarah

Pieter van den Broecke mendirikan pos perdagangan Belanda di Suratte pada tahun 1616, setelah upaya-upaya pada tahun-tahun sebelumnya mengalami kegagalan. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) terpaksa mendirikan pos ini di Suratte karena Sultan Aceh tidak lagi memperbolehkan Belanda membeli kapas murah di pasar lokal.

Pada tahun 1759, perdagangan VOC telah banyak mengalami kemunduran. Sebagian besar aktivitas perdagangan telah pindah ke Bombay yang dikuasai oleh Britania. Akibat Surat-Surat Kew, Suratte Belanda diserahkan kepada Britania pada tahun 1795. Kota ini dikembalikan kepada Belanda berdasarkan Traktat Inggris-Belanda 1814, tetapi kemudian diserahkan lagi kepada Britania berdasarkan Traktat Inggris-Belanda 1824. India Belanda sendiri terdiri dari direktorat Benggala Belanda dan Suratte Belanda, komandemen Malabar Belanda dan kegubernuran Koromandel Belanda dan Sailan Belanda.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Koloni dan pos dagang Vereenigde Oostindische Compagnie (1602–1798)
Kegubernuran Jenderal
Kegubernuran
Direktorat
Komandemen
Keresidenan
Permukiman Opperhoofd
Koloni dan pos dagang Geoctroyeerde Westindische Compagnie (1621–1792)
Koloni di Amerika
Pos dagang di Afrika
Permukiman Noordsche Compagnie (1614–1642)
Permukiman
Koloni Kerajaan Belanda (1815–1962)
Sampai 1825
Sampai 1853
Sampai 1872
Sampai 1945
Sampai 1954
Sampai 1962
Kerajaan Belanda (1954–sekarang)
Negara konstituen
Munisipalitas khusus Belanda
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan